Menghidupi diri hanya dengan menjadi 'freelancer'? Bisa!

Ingin sukses bekerja paruh waktu? Persenjatai diri dengan 7 kiat ini

687 views   |   3 shares
  • Memasuki era milenial, bekerja tidak lagi dibatasi oleh dinding-dinding kaku perkantoran dan sudut-sudut kubikel. Semakin banyak wanita yang memilih untuk berkarier paruh waktu, atau populer dengan sebutan freelancers. Wanita dinilai mampu bekerja lebih teliti, lebih rajin, mampu menjalankan multi tasking, lebih sociable,dan memiliki daya tahan lebih tinggi untuk bekerja larut atau jam kerja panjang.

  • Banyak bidang pekerjaan freelance yang dipilih oleh kaum Hawa. Beberapa pekerjaan yang populer adalah penulis atau content writer, penerjemah dan editor, make-up artist, event planner, pengajar atau trainer (baik online maupun offline), dan desainer grafis.

  • Secara positif, freelancing yang dikerjakan dengan strategi yang tepat dan profesional dapat mendatangkan pundi-pundi yang nyaris serupa dengan gaji pekerja kantoran, dengan waktu kerja yang lebih fleksibel dan mandiri.

  • Bagaimana untuk dapat menjadi freelancer yang sukses? Berikut 7 kiat yang patut Anda ikuti:

  • 1. Bangun citra dan reputasi profesional

  • Sebagai freelancer, Anda wajib pandai memasarkan diri Anda secara profesional. Anda perlu meyakinkan mereka, mengapa Anda spesial dan cocok untuk proyek tersebut?

  • Citra dan reputasi, diawali dengan membuat resume dan portofolio yang menarik. Tak cukup hanya menjabarkan keterampilan profesional, Anda juga perlu membuat personal branding. Citra profesional yang membuat Anda menonjol dari para pesaing Anda. Beberapa hal yang dapat Anda terapkan adalah:

    • Memilih area kerja spesifik, misalnya menulis topik tertentu yang Anda benar-benar kuasai. Lebih baik lagi jika Anda memiliki latar belakang pendidikan formal atau pengalaman kerja dalam bidang tersebut. Seorang ahli akan mendapatkan pengakuan dan respek lebih dari seorang medioker.

    • Buat pembeda yang unik dari karakter profesional Anda, seperti cara Anda mencetuskan ide, metode kerja, hingga kemampuan sosialisasi Anda

    • Mencari klien yang lebih baik dan menyuguhkan hasil kerja yang terus menanjak kualitasnya, pada waktu yang lebih singkat

  • Advertisement
  • 2. Cerdik menetapkan tarif

  • Bisnis adalah bisnis. Kelangsungan dari karier Anda sebagai freelancers ditentukan dengan bagaimana klien 'menghargai' Anda. Kebanyakan pemula, sampai rela dibayar rendah, atau bahkan gratis, demi mengumpulkan dahulu daftar klien untuk resumenya. Well, sepanjang ini bukan pekerjaan sosial, Anda perlu menetapkan tarif rasional dan sesuai untuk jerih payah Anda. Carilah informasi mengenai pasaran yang berlaku dalam bidang pekerjaan Anda. Pertimbangkan modal yang Anda miliki, apakah patut dihargai lebih?

  • Summet Goel dalam wawancaranya dengan Harvard Business Review, menyebutkan bahwa hindari menetapkan tarif berdasarkan kebutuhan hidup dan pengeluaran keuangan Anda. Jika Anda baru saja keluar dari kerja fulltime, ada sebuah rumus perhitungan kasar untuk tarif Anda sebagai freelancers di bidang tersebut. Ambil nilai kompensasi tunai Anda, bagi dengan angka hari kerja optimal, yaitu 250. Kemudian tambahkan 25-50% dari angka tersebut. Bandingkan hasil perhitungan Anda dengan pasaran tarif yang berlaku menurut jejaring freelancers Anda. Anda dapat mengambil angka tengah atau menyesuaikan dengan kemampuan klien.

  • 3. Manajemen waktu kerja yang efektif

  • Masalah terbesar dari freelancers adalah fleksibilitas waktu kerja yang dapat menjadi pedang bermata dua. Anda wajib menentukan jam kerja Anda sendiri dan melaksanakannya dengan disiplin karena umumnya Andalah yang memegang kendali jam kerja tersebut. Para freelancer mom biasanya menghadapi kerikil pada bagian ini. Suka atau tidak suka, membuat dan menepati jadwal kerja harus Anda lakukan demi terpakainya waktu secara efektif. Jika bekerja di rumah menghadirkan banyak gangguan, Anda dapat mencari working space di luar rumah. Berdayakan atau delegasikan tugas-tugas di luar pekerjaan kepada pihak lain, apabila Anda menyadari tak cukup waktu dan energi untuk melaksanakannya.

  • Sebuah contoh, Anda dapat mengatur hari kerja dari Senin hingga Kamis, di mana Jumat adalah hari untuk Anda mengevaluasi dan merencanakan jadwal untuk minggu mendatang. Akhir pekan menjadi waktu penebusan dan istirahat Anda untuk mempertahankan work-life balance.

  • Advertisement
  • 4. Administrasi yang rapi

  • Kecuali Anda memiliki asisten atau sekretaris pribadi, segala tanggung jawab yang berhubungan dengan administrasi terletak di pundak Anda sendiri. Untuk memudahkan Anda melacak segala perincian tentang perjalanan profesional Anda sebagai freelancer, buatlah sistem administrasi yang mudah dikerjakan dan diperiksa. Lakukan pekerjaan administrasi ini segera. Lengkapi area kerja Anda dengan perangkat yang mempermudah Anda menjadi tenaga administrasi atas pekerjaan Anda ini. Manfatkan teknologi seperti aplikasi pada ponsel pintar untuk membuat Anda mudah mengerjakan kewajiban administrasi ini di manapun dan kapanpun berada.

  • 5. Cermat mengelola finansial

  • Seorang freelancer harus siap berdamai dengan ketidakpastian. Angka proyek atau order yang tak menentu, pembayaran dari klien yang tidak tepat waktu, maupun tiadanya dana pensiun dan berbagai manfaat seperti jaminan atau asuransi untuk masalah kesehatan serta kecelakaan. Banyak pekerjaan rumah di ranah finansial yang perlu dipenuhi oleh freelancers. Membuat pembukuan keuangan yang komprehensif dan rapi, mempersiapkan asuransi dan dana pensiun secara mandiri, mencatat dan melaporkan pajak, hingga pengelolaan keuangan dari segi pengeluaran, hutang, dan investasi. Menyediakan dana darurat adalah jaring pengaman utama, ketika karier paruh waktu Anda tersendat atau bahkan berakhir. Apabila Anda tidak mampu mengerjakannya sendiri, berkonsultasilah dengan perencana keuangan untuk mendapatkan gambaran dan petunjuk langkah-langkah pengelolaan keuangan Anda.

  • 6. Memperluas dan memelihara jejaring

  • Jejaring adalah harta berharga Anda dalam karier sebagai freelancers. Mereka akan menghubungkan Anda dengan klien potensial atau justru merekalah klien Anda. Giatlah membangun koneksi baru dengan bergabung ke dalam komunitas freelancers, menghadiri events yang berkaitan dengan bidang kerja Anda, atau selalu terbuka untuk memulai percakapan dengan seseorang. Pelihara jejaring yang Anda telah miliki, baik jejaring profesional maupun sosial. Sisihkan waktu Anda untuk bercengkrama dan menelusuri kabar terbaru. Terhisap dalam pekerjaan dan menua di depan meja kerja tidaklah bijaksana untuk masa depan Anda sebagai freelancers.

  • Advertisement
  • 7. Rajin mengasah diri untuk mempertajam kualitas

  • Sukses bekerja perlu didukung oleh amunisi yang kuat. Dalam hal ini, Anda perlu memperbaharui perangkat dan teknik kerja Anda. Sediakan gawai yang mumpuni untuk membantu Anda bekerja dan berkomunikasi. Meskipun sibuk, secara berkala, tambahkan dan asah keahlian yang mendukung kerja Anda. Kini, berbagai situs menyediakan sarana pembelajaran yang mudah diakses, mulai dari bahasa asing, pengetahuan teknis, hingga keterampilan pada bidang spesifik, seperti IT, pemasaran, jurnalistik, dan sebagainya.

  • Jalani pilihan karier paruh waktu Anda dengan strategi yang terancang rapi. Tantangan-tantangan takkan berhenti datang, hanya persiapan matanglah yang mampu mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkannya.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Menghidupi diri hanya dengan menjadi 'freelancer'? Bisa!

Ingin sukses bekerja paruh waktu? Persenjatai diri dengan 7 kiat ini
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr