Batasi konsumsi 8 ‘junk food’ ini pada anak-anak Anda

Duh, justru selama ini saya sering memberikannya pada anak-anak

365 views   |   4 shares
  • Dalam masa pertumbuhannya, anak-anak senang mengeksplorasi berbagai hidangan. Terlebih dengan maraknya media, anak-anak mudah tergiur dengan sederet iklan dan gerai-gerai yang tersebar di berbagai penjuru pusat perbelanjaan yang rutin dilewatinya.

  • Padahal, makanan dan minuman yang dijuluki junk food ini lebih banyak mengandung bahaya bagi kesehatan ketimbang manfaat nutrisi. Salah satu penelitian yang dimuat di Journal of Epiemiology and Community Health terhadap 3966 anak usia 3, 4, 6, dan 8 tahun mengungkapkan bahwa para anak yang banyak mengonsumsi makanan terproses kaya gula dan lemak sejak usia 3 tahun, memiliki kecerdasan IQ yang lebih rendah pada usia 8 tahun. Selain itu, di masa remaja, menurut Preventive Medicine, para remaja yang bermasalah secara emosional ternyata berkaitan dengan pola makan yang cenderung mengonsumsi hidangan junk food dan rendah serat.

  • Demi masa depan dan kesehatan anak yang lebih baik serta berkualitas, catat 8 makanan dan minuman yang patut Anda batasi konsumsinya bagi Si Kecil.

  • 1. Daging terproses

  • Perlunya waktu untuk mengolah daging segar, membuat para orang tua memilih daging terproses sebagai lauk pauk keluarga, khususnya anak-anak. Sebut saja nuggets, kornet, sosis, chicken strips, beef patty, dan lain-lain, pastinya akrab dengan anak-anak Anda. Saat makan di luar pun, aneka bentuk daging terproses tersebar di berbagai menu menggoda. Apa bahayanya? Seperti dikutip dari BBC News, World Health Organization (WHO) melaporkan, konsumsi setidaknya 50 gram daging terproses akan meningkatkan risiko terkena kanker mulai dari 18%.

  • Risiko kanker ini muncul dari berbagai bahan kimia yang digunakan untuk memroses daging tersebut. Di antaranya adalah garam, amin heterosiklik (HCA), hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH), dan senyawa nitrit.

  • 2. Minuman berperisa

  • Manis, segar, dan berwarna cerah. Mayoritas anak-anak begitu gemar menyesap minuman berperisa sebagai penghilang haus. Dengan dalih sebagai pengganti sari buah, minuman ini sesungguhnya memberikan efek jauh berbeda. Sebut saja pemanis buatan dan pewarna yang kaya terkandung di dalamnya. Hati-hati pula dengan label less sugar atau sugar free, karena fungsi gula sebagai pemanis digantikan oleh zat kimia aspartam yang dapat bersifat karsinogenik atau menyebabkan kanker.

  • Advertisement
  • 3. Cokelat dan permen berkadar gula buatan tinggi

  • Kudapan yang menjadi penyebab utama kerusakan gigi pada anak adalah cokelat dan permen berkadar gula tinggi. Bahan yang menempel pada gigi dan tidak terbersihkan dengan benar akan berkembang menjadi plak serta menimbulkan gigi berlubang di kemudian hari. Kandungan gula berlebih juga akan menimbulkan risiko baru kelebihan berat badan dan obesitas.

  • Satu hal menarik, seperti yang diulas oleh media asal Inggris, Daily Mail ternyata kelebihan gula tidak berakibat pada sugar rush. Banyak orang tua menyalahartikan keaktifan berlebih anak-anak mereka di pesta (yang notabene menyajikan banyak hidangan manis) sebagai dampak dari mengonsumsi gula berlebih. Padahal, diperkirakan ini hanyalah ekspresi dan luapan kegembiraan anak-anak menyambut momen spesial.

  • 4. Minuman olahraga dan energi

  • Akibat komersialisasi, banyak anak berpikir, saat berolahraga tidaklah cukup hanya meminum air mineral biasa. Minuman isotonik yang dilengkapi dengan aneka elektrolit menjadi pilihan untuk meredakan dahaga setelah lelah berolahraga. Padahal, sebagai anak yang hanya berolahraga dalam intensitas tidak berat, air mineral biasa cukup untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Tinggal mengatur waktu minum di awal, tengah, dan akhir sesi olahraga. Minuman isotonik mengandung gula dan kalori yang memiliki risiko menimbulkan kegemukan bila dikonsumsi berlebihan. Untuk minuman vitamin dan minuman energi, anak-anak sangat tidak disarankan untuk mengonsumsinya. Selain gula, terkandung pula kafein yang akan menstimulasi sistem tubuh dengan tidak normal pada anak, seperti gemetaran, buang air kecil berlebihan, dan jantung berdebar.

  • 5. Keripik

  • Cemilan teman menonton televisi ini mengandung lemak trans dan kalori yang tinggi. Akibatnya risiko terkena obesitas dan penyakit kardiovaskuler pun meningkat. Kandungan garam yang tinggi dan miskin nutrisi juga berbahaya bagi kesehatan penikmatnya. Tekanan darah dapat melonjak dan membawa berbagai dampak negatif lain mulai dari stroke hingga gagal ginjal.

  • Advertisement
  • 6. Sereal manis

  • Dengan embel-embel "terbuat dari gandum asli" atau "dengan sari buah kaya vitamin", banyak orang tua yang tergoda untuk menyediakan sereal manis aneka rasa sebagai makan pagi Si Kecil. Padahal, sereal manis seperti ini mengalami proses yang menghilangkan kealamian gandum sehingga mengurangi kualitas nutrisinya. Selain itu, tambahan zat pewarna dan gula menjadikan hidangan ini patut dibatasi konsumsinya untuk anak-anak Anda.

  • 7. Soda

  • Soda mengandung kalori dan gula dalam kadar tinggi, serta sangat minim zat gizi. Soda juga menekan nafsu makan anak akibat terpenuhinya kalori dan gula dalam sekejap. Kandungan fosforus dalam soda juga menggerus kalsium dalam tulang. Bahaya lain mengancam dari kandungan kafein dalam soda yang memberikan berbagai efek negatif, dengan dampak besar dan jangka panjang menurunkan fungsi ginjal. Soda juga membuat anak lebih sering buang air kecil dan jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup, dapat menyebabkan dehidrasi.

  • 8. Microvawed pop corn

  • Tampak praktis dan cocok sebagai teman menyaksikan film, ternyata kudapan ini mengandung bahaya luar dalam. Pada kantung pembungkus, terdapat senyawa kimia asam perfluorooktanik (PFOA) dan perfluoroocktan sulfonat (PFOS) yang akan menyatu ke dalam jagung saat dipanaskan. PFOA dan PFOS bersifat karsinogenik atau dapat menyebabkan kanker dengan merusak sistem endokrin (hormonal) tubuh. Bahaya lainnya datang dari senyawa diasetil yang berperan sebagai penambah rasa pada berondong jagung ini. Sindrom popcorn lung muncul berdasarkan efek negatif diasetil pada saluran pernapasan akibat uap diasetil yang terhirup.

  • Dengan bahaya-bahaya mengintai dari hidangan yang dinikmati oleh anak-anak Anda, sudah saatnya Anda meramu dan menyajikan hidangan sehat untuk mereka. Anda dapat mengunduh berbagai resep homemade dari Annabel Karmel dan Super Healthy Kids. Kembangkan kreasi Anda dengan menggunakan aneka bahan lokal dan seminimal mungkin bahan artifisial.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Batasi konsumsi 8 ‘junk food’ ini pada anak-anak Anda

Duh, justru selama ini saya sering memberikannya pada anak-anak
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr