"Rainbow baby", bayi pelangi yang hadir menggantikan terpaan badai

Kehidupan baru itu hadir setelah dukacita yang sangat mendalam

585 views   |   6 shares
  • Pernakah Anda mendengar istilah Rainbow Baby? Di balik istilahnya yang sederhana dan indah, tersimpan kisah dan perjalanan yang menyentuh dari setiap ibu yang mengalaminya.

  • After 6 Miscarriages, Mom Celebrates Rainbow Baby With Breathtaking Photo
    After 6 Miscarriages, Mom Celebrates Rainbow Baby With Breathtaking Photo / via The Huffington Post
  • Rainbow baby adalah istilah yang digunakan oleh para orangtua yang sedang menantikan bayi lagi setelah mereka mengalami kehilangan pada masa kehamilan sebelumnya. "Rainbow Baby" adalah sebutan yang ditujukan kepada bayi yang dilahirkan setelah sang ibu sebelumnya mengalami keguguran. Entah itu dikarenakan keguguran, bayi tidak berkembang dengan semestinya ketika masih dalam kandungan sang ibu, atau stillbirth—bayi yang lahir namun tidak berkembang dengan baik lalu meninggal dalam waktu 28 hari setelahnya, ataupun karena prematur dan akhirnya meninggal.

  • Lalu mengapa diasosiasikan dengan rainbow atau pelangi?

  • Selayaknya pelangi yang hadir sehabis hujan ataupun badai, begitu pula sukacita karena kelahiran yang baru hadir setelah dukacita kehilangan dialami seorang ibu. Pelangi juga merupakan lambang dari harapan yang baru, bahwa semuanya akan menjadi lebih baik. Kehilangan akan bayi sebelumnya merupakan "hujan" ataupun "badai" dalam hidup mereka. Sehingga ketika mereka hamil kembali, dan melahirkan, bayi inilah yang merupakan simbol dari harapan yang baru, bahwa semua akan menjadi lebih baik, sehingga munculah istilah "rainbow baby."

  • Jessica, adalah seorang ibu yang mengalami enam kali keguguran sebelum akhirnya ia melahirkan bayi pelanginya. Ia berkisah kepada Huffington Post tentang pengalaman hidupnya itu. Setelah melahirkan anak pertamanya, Corbin, Jessica dan suami merencanakan untuk menambah anggota keluarga. Tetapi untuk sampai ke sana, mereka harus menghadapi 6 kali dukacita.

  • Belum lagi penyembuhan secara psikis ataupun mental yang harus dilalui seorang ibu yang sempat mengalami keguguran. Seringkali, para ibu yang mengalami kehilangan sebelumnya, kemudian hamil kembali, mengalami perasaan dan emosi yang campur aduk. Perasaan bersalah seringkali melingkupi para ibu ini karena merasa tidak bisa mengasihi anak sebelumnya dibandingkan bayi yang sedang dikandungnya. Atau perasaan bersalah karena tidak bisa menjaganya, atau bersalah kerena mulai melupakan bayi yang telah meninggal digantikan dengan bayi yang sedang dikandungnya. Para ibu dari rainbow baby ini pun acap kali diliputi perasaan cemas berlebihan. Takut jika janin dalam kandungannya akan meninggal seperti pada kehamilan sebelumnya.

  • Advertisement
  • Para ibu ini khawatir berlebihan dan hanya akan tenang jika dia sudah menggenggam dan menggendong bayi tersebut dalam tangannya. Bahkan mereka tidak mau dan tidak bisa merencanakan kelahiran bayi tersebut karena masih trauma bahwa bayinya tidak akan selamat. Jika Anda termasuk di dalamnya, carilah komunitas yang dapat mendukung dan menolong Anda. Ingatlah bahwa semua yang terjadi atas hidup Anda sudah ada yang mengaturnya dan terjadi sesuai kehendakNya. Jika Anda dikaruniai bayi kembali oleh Tuhan, maka syukurilah itu dan nikmatilah pelangi Anda dan percayalah bahwa semua akan menjadi lebih baik.

  • Atas apa yang telah terjadi tidak menunjukkan bahwa Anda adalah ibu yang tidak baik atau tidak bertanggung jawab. Jangan takut, Anda akan menjadi ibu yang baik untuk bayi Anda kelak. Jika Anda dikaruniai rainbow baby dan Anda masih belum bisa mengatasi perasaan bersalah yang muncul, ada baiknya Anda mencari komunitas yang mengalami hal yang sama dengan Anda dan sedang mengandung rainbow baby ataupun yang telah melahirkan. Dengarkan bagaimana ia melewati momen itu, supaya Anda tidak merasa sendiri dan tidak terus menerus dibayangi oleh perasaan bersalah.

  • Pelangi merupakan simbol dari harapan, sebuah janji bahwa akan ada hangatnya mentari setelah hujan, bahwa badai pasti berlalu, bahwa akan ada tawa setelah airmata, bahwa akan ada kedamaian setelah kehilangan, bahwa semua akan baik-baik saja dan semua akan menjadi lebih baik. Jika Anda dikarunia rainbow baby, percayalah bahwa Anda akan menjadi orangtua yang baik.

  • Namun, jika Anda adalah ibu yang mengalami kehilangan dan belum dikaruniai anak kembali oleh Tuhan, janganlah mengutuki diri Anda sendiri. Bersabarlah, nantikan pelangi Anda.

Bantu kami menyebarkan

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

"Rainbow baby", bayi pelangi yang hadir menggantikan terpaan badai

Kehidupan baru itu hadir setelah dukacita yang sangat mendalam
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr