Siasati waktu yang terbuang karena macet dengan hal-hal ini

Macet adalah hal menyebalkan yang harus ditelan oleh setiap warga kota besar, termasuk ibu bekerja. Namun sebetulnya, terjebak berjam-jam di jalan dapat dimanfaatkan dengan melakukan banyak hal bermanfaat, lho

76 views   |   1 shares
  • Kemacetan, adalah masalah utama yang dihadapi setiap penduduk kota besar di mana pun. Jabodetabek, salah satunya. Terutama bagi mereka yang harus pulang-pergi kerja dari kota satelit sekitar Jakarta setiap harinya.

    Menurut data BPS, jumlah komuter dari Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang dan Jakarta menuju pusat kota Jakarta di tahun 2014 sebanyak 3,6 juta orang dan mengalami peningkatan sekitar 9,93 persen dalam satu tahun. Ditambah angka pengguna kendaraan umum yang hanya 24 persen dari total komuter, maka artinya kebanyakan menggunakan motor atau mobil pribadi. Ini jelas menjadi penyebab kemacetan yang terus mengular sepanjang hari.

    Bahkan, hitungannya, dalam satu hari, seorang komuter bisa menghabiskan perjalanan pulang-pergi selama 4 jam. Artinya, dalam satu tahun, komuter menghabiskan 40 hari di jalanan. Ini, jika tak ada kejadian khusus atau tidak harus mobil pergi keluar kantor di jam kerja. Ya, sementara, setiap makhluk hidup hanya memiliki 24 jam setiap harinya.

    Jika dihitung-hitung, dari 24 jam itu, biasanya orang dewasa membutuhkan tidur malam sebanyak 8 jam. Dipotong lagi dengan 4 jam perjalanan, dan jam kerja sebanyak 8 jam, artinya, seorang komuter hanya memiliki waktu luang tersisa sebanyak 4 jam saja. Waw.

    Creative Thinker, Yoris Sebastian pernah menuliskan hal serupa dalam bukunya yang berjudul Time is More Valuable than Money. Ia menekankan bahwa uang bisa dicari jika hilang, namun ketika waktu yang hilang, ia tak akan pernah bisa kembali. Dan tak ada seorang pun dari kita yang bisa menambah waktu dalam sehari, bukan? Apa pun jabatannya, siapa pun ia, ya hanya memiliki 24 jam.

    Lalu bagaimana dengan kehidupan seorang ibu bekerja, yang juga hanya memiliki 24 jam, namun harus membaginya dengan adil antara pekerjaan dan mengurus anak? Kenyataannya, menurut data dari International Institute of Population Science, di Indonesia, sekitar 40 persen perempuan menjalankan fungsi ganda membesarkan anak sambil bekerja. Masalah? Bisa jadi. Namun, bisa juga tidak, kok.

    Sebab, persoalannya terletak pada pemanfaatan waktu. Kita semua diberi 24 jam oleh Tuhan. Dan yang membedakan kita dengan orang lain adalah seberapa efektif kita memanfaatkannya. Menurut Yoris, semakin tinggi kita menghargai waktu maka akan semakin produktif. Apalagi sebagai ibu, bukan? Semakin maksimal kita memanfaatkan waktu, semakin optimal juga kualitas hidup kita dengan anak-anak.

    Selain mengakali berbagai aktivitas rumah tangga seperti menyiapkan menu sejak awal pekan, menyiapkan pakaian anak selama sepekan, dan segala tetek bengek di rumah, sebetulnya setiap kita masih memiliki waktu tambahan untuk dimanfaatkan. Kapan? Tentunya 4 jam waktu macet itu.

  • Mengatur jadwal kegiatan harian bahkan mingguan

    Di era serba canggih ini, selalu ada aplikasi untuk semua hal. Dan ini bisa kita lakukan saat "parkir" di tengah jalan. Jika harus menyetir sendiri, aplikasi di telepon pintar bisa membantu kita mengatur jadwal dengan perintah suara, lho. Jadi tak membahayakan.

  • Belajar dengan audio

    Sebagai orang yang bekerja, kita butuh belajar setiap saat. Dan tak punya waktu adalah alasan yang paling sering diungkapkan. Padahal selama berada di jalan, kita bisa menghabiskan 1 buku dengan aplikasi audio.

  • Menangkarkan ide

    Jika Anda pekerja kreatif yang terus-menerus membutuhkan ide segar, maka, berada di jalanan sebetulnya bisa menjadi ajang berpikir dan mendapat ide dari melihat sekeliling. Teruslah memandang hal-hal yang dianggap membosankan oleh orang lain, sebagai hal menarik agar ide terus berdatangan.

  • Memompa ASI

    Jika tidak harus menyetir, berada di jalanan bisa lho sambil memompa ASI. Jadi sesampainya di kantor, Anda bisa langsung bekerja tanpa terpotong kegiatan pumping.

  • Membentuk koneksi dengan anak

    Jika Anda memilih untuk menitipkan anak di daycare dekat kantor, maka sepanjang perjalanan, Anda bisa memanfaatkan waktu untuk bermain, mengobrol, bercanda, menyusui dan terus menjalin ikatan dengan anak. Hal ini amat bermanfaat untuk membangun kedekatan dengannya. Anda jadi tak kehilangan terlalu banyak momen tumbuh kembangnya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Siasati waktu yang terbuang karena macet dengan hal-hal ini

Macet adalah hal menyebalkan yang harus ditelan oleh setiap warga kota besar, termasuk ibu bekerja. Namun sebetulnya, terjebak berjam-jam di jalan dapat dimanfaatkan dengan melakukan banyak hal bermanfaat, lho
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr