Ayah ini tidak menyerah saat dokter mengatakan putrinya sudah tiada. 30 menit kemudian, mujizat itu terjadi

Keajaiban itu ada dan dapat terjadi kepada siapa saja. Kali ini, mujizat itu terjadi pada seorang ayah bernama Ruslan.

6,530 views   |   20 shares
  • Peristiwa menakjubkan dalam sebuah keluarga warga Rusia ini terjadi 4 tahun yang lalu ketika mereka sedang merayakan tahun baru di rumah mereka. Tetapi bagi Ruslan dan Anastasia Odomec, tanggal 31 Desember itu adalah hari yang tak terlupakan.

  • Pasangan suami istri itu memiliki dua anak, Rodomis, 5 tahun dan Alesya, 3 tahun. Sementara orangtua mereka merayakan tahun baru di bagian lain rumah, mereka mendengar anak-anak mereka sedang bermain-main di kamar sebelah -sampai tiba-tiba ada kesenyapan yang mencekam malam itu.

  • Senyapnya tawa Alesya membuat kedua orangtuanya curiga adanya sesuatu yang tidak beres.

  • Mereka mencari dia di semua sudut rumah dan akhirnya menemukannya di dasar kolam renang rumah mereka.Tanpa berpikir panjang, Ruslan menariknya keluar dari air, dan "menurut apa yang disaksikan di film" dia mulai memompa dada anak perempuannya dan memberi napas buatan lewat mulutnya.

  • Ketika ibu Alesya tiba dan menyaksikannya dan melihat anak perempuanya yang telah meninggal dan suaminya yang memberi pertolongan pertama, dia jatuh pingsan.

  • Untungnya, kakek dan nenek Aleysa saat itu juga sedang berada di rumah, dan mereka sigap memanggil ambulans.

  • Setelah setengah jam mencoba memberi napas buatan, dokter yang menanggapi panggilan tersebut mulai mengisi formulir yang menyatakan bahwa Aleysa telah meninggal. Tetapi ayah Alesya tidak menyerah. Dia mendekati tubuh yang tak bernyawa anak perempuannya tersebut dan sekali lagi mulai memompa dadanya dan memberi napas buatan. Dokter tersebut dan perawatnya mencoba menariknya dan memberi tahu dia agar berhenti 'menyiksa' Aleysa.

  • Tetapi keajaiban terjadi

  • Detak jantung lemah mulai terdengar. Tetapi di samping jantungnya yang mulai bekerja kembali, perubahannya tidak menggembirakan buat Alesya. Dia mengalami koma dan sudah tidak menerima asupan oksigen selama 45 menit. Meskipun dia sadar kembali, otaknya pasti sudah rusak dan mungkin cacat.

  • Dia sadar setelah dua hari, dan yang dikhawatirkan benar-benar terjadi, dia tidak dapat melihat, bergerak atau berbicara.

  • Selanjutnya keajaiban kedua terjadi

  • Alesya, yang sama seperti ayahnya, tidak memahami kata 'tidak mungkin', melakukan segala daya upaya untuk sembuh sepenuhnya.

  • Beberapa minggu kemudian, dia dapat melihat kembali dan kemudian berbicara lagi seperti sebelum terjadi kecelakaan tersebut. Akhirnya, dia kembali seperti semula.

  • Kadang-kadang menyerah adalah opsi paling mudah yang kita miliki, sekalipun itu adalah sesuatu yang paling menyakitkan

  • Advertisement
  • Sementara segala upaya untuk menyelamatkan Alesya telah dilakukan, hanya ketetapan hati ayahnya (ditambah dengan keajaiban) yang membuat dia bertahan hidup di dunia ini. Kisah ini dapat diterapkan dalam banyak aspek kehidupan kita.

  • Kita seharusnya jangan pernah berhenti berjuang untuk apa yang kita percayai, bahkan jika seluruh dunia mengira kita sedang menyiksa diri kita.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari judul asli The doctors told him to stop 'torturing' his daughter who was declared dead; he continues and what happened 30 min later is incredible karya Mariel Reimann

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Mariel Reimann menjabat sebagai Content Manager Familias.com. Ia mengambil studi hukum di National University of Cordoba dan saat ini berdomisili di Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat.

Ayah ini tidak menyerah saat dokter mengatakan putrinya sudah tiada. 30 menit kemudian, mujizat itu terjadi

Keajaiban itu ada dan dapat terjadi kepada siapa saja. Kali ini, mujizat itu terjadi pada seorang ayah bernama Ruslan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr