Mengorganisir rumah tanpa pembantu rumah tangga? Ini rahasianya

Rumah tetap bersih dan aman terkendali sekalipun tanpa kehadiran asisten rumah tangga. Bisa kok!

361 views   |   5 shares
  • Kebutuhan rumah tangga akan asisten yang membantu ibu dalam membereskan rumah hingga memasak, kini menjadi amat penting. Baik ibu bekerja maupun tidak, kehadiran ART amatlah menolong agar bisa membagi tugas. Namun kenyataannya kini mencari orang yang mau bekerja rumah tangga amatlah sulit. Belum lagi mencari orang yang dapat dipercaya. Tidak sedikit lho, kasus penyiksaan anak hingga pencurian yang berawal dari ART.

    Jadi, tidak ada salahnya jika kita menjalankan kehidupan tanpa mereka. Sebab sebetulnya banyak hal yang bisa kita lakukan dengan membagi tugas bersama seluruh anggota keluarga. Ya, merapikan rumah, memasak, mencuci, menyetrika, mengurus anak, mengantar anak sekolah, hingga berbelanja apalagi sambil bekerja terdengar mustahil untuk dilakukan.

    Tapi, untuk apa hidup jika tidak menantang, bukan? Apa yang bisa dilakukan untuk bisa melakukannya?

  • 1. Tidak perlu "ngoyo"

    Kalau ada si mbak, kita seringkali terbuai dan jadi amat rapi juga bersih. Misalnya kotor sedikit, ganti baju. Atau makan dan minum berganti-ganti piring juga gelas. Kalau tidak ada, ya sudah pasrahkan saja. Ganti baju tidak perlu terlalu sering, dan gunakan terus gelas serta piring bekas pakai. Tak ada salahnya lho, usai menyuapi anak lalu kita makan dengan piring yang sama.

    Intinya selama makanan dari kategori yang sama masih bisa kok untuk memakai piring yang sama. Bukan piring bekas makan tumis kemudian dipakai untuk makan kue. Tipsnya untuk baju pun, hindari baju putih atau berwarna terang. Kan kalau warna gelap tidak terlalu mudah terlihat kotor, ya kan?

  • 2. Membagi tugas rumah yang disesuaikan dengan jam rutin anak

    Sebab anak-terutama yang masih balita- biasanya punya kecenderungan membuat rumah berantakan, bukan? Ketimbang melarang dan menghambat kreativitas, lebih baik menyesuaikan. Saat anak masih/sudah tidur, lakukan pekerjaan yang lebih berat seperti mengepel, mencuci baju, menyetrika dan memasak, misalnya.

    Nah, pekerjaan yang bisa disambi saat anak-anak sudah bangun, misalnya mencuci piring atau melipat baju dan menyiram tanaman. Satu lagi, jika anak sudah cukup besar, bisa juga lho melibatkan anak dalam menyelesaikan pekerjaan rumah. Misalnya membereskan mainan, kamar dan membereskan baju.

  • 3. Stop memanjakan anak

    Dengan anak yang diminta untuk membantu orangtua, dan mengerti saat orangtua sedang melakukan pekerjaan rumah, mereka akan tumbuh lebih mandiri dan bertanggung jawab. Biasakan juga mereka untuk membereskan sendiri bekas makan, atau mengembalikan barang ke tempatnya. Suatu hari nanti, saat mereka sudah dewasa, mereka akan berterima kasih pada Anda karena telah mengajarkannya hal tersebut. Percayalah.

  • 4. Mengatur pakaian

    Tipsnya mudah, saat menjemur baju, usahakan dilakukan dengan rapi mengikuti garis jahitan pakaian. Akan lebih baik jika menggunakan gantungan baju. Tujuannya agar saat kering, tak terlihat kusut. Memang kemeja, atau pakaian berbahan mudah kusut ya tetap harus diseterika, namun setidaknya sudah mengurangi jumlah yang harus diseterika, bukan?

    Setelah itu, siapkan waktu sepekan sekali untuk mengatur baju yang akan dipakai seluruh anggota keluarga selama satu minggu. Ini akan menghemat waktu pagi Anda, agar dapat melakukan hal-hal lain.

  • 5. Semangati diri

    Bagaimana caranya? Pernahkah Anda menyadari manfaat pekerjaan rumah tangga adalah juga bentuk olahraga? Mengepel, melipat pakaian, mencuci, naik turun tangga, akan membuat tubuh bergerak terus dan menjadikan Anda lebih sehat juga mengurangi tumpukan lemak, bukan? Lupakan olahraga ke gym yang menghabiskan banyak uang, lakukan saja pekerjaan rumah!

  • 6. Belanja mingguan dan mengatur menu

    Agar lebih hemat dan cepat, aturlah menu masakan untuk pekan depan setiap Jumat sore, dan belanja seluruh kebutuhan di hari Sabtu. Setelah itu, persiapkan seluruh bahan yang dibutuhkan. Misalnya Anda akan memasak sayur sop, maka potong-potonglah wortel, buncis dan sebagainya, letakkan di kotak kedap udara dalam kulkas. Jadi nanti saat memasak, waktu yang dibutuhkan lebih sedikit.

  • 7. Selalu kembalikan barang ke tempatnya

    Kalau perlu, berikan label untuk setiap laci, kotak atau lemari. Agar seisi rumah mengetahui persis letak barang yang dibutuhkan. Ini akan menghemat waktu Anda, dan tidak membuat Anda menjalani peran one man show di rumah. Semua orang bisa mengambil barang yang diperlukan, tanpa perlu memanggil nama Anda saat sedang sibuk mencuci, betul?

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Mengorganisir rumah tanpa pembantu rumah tangga? Ini rahasianya

Rumah tetap bersih dan aman terkendali sekalipun tanpa kehadiran asisten rumah tangga. Bisa kok!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr