Tips memotivasi diri untuk mulai kerja setelah mengambil cuti panjang

Memunculkan semangat untuk itu memang memerlukan motivasi lebih khususnya bagi mereka yang bekerja di bidang yang memberikan tekanan tinggi.

142 views   |   3 shares
  • Liburan yang menyenangkan sudah berakhir, bagi para pekerja tentu harus kembali mempersiapkan diri untuk memulai kembali hari-hari sibuk mereka dengan kembali ke rutinitas pekerjaannya. Tentu sudah terbayang di benak pikiran bagaimana monoton dan membosankannya pekerjaan yang sudah dilakukan selama ini, rasanya waktu untuk berlibur dari itu semua terasa sangat singkat. Tetapi itulah kenyataannya, beberapa dari kita ada yang bersemangat sekali untuk kembali bekerja, namun ada pula yang sulit untuk menerima bahwa masa untuk liburan sudah berakhir. Memunculkan semangat untuk itu memang memerlukan motivasi lebih khususnya bagi mereka yang bekerja di bidang yang memberikan tekanan tinggi. Saat seperti ini tentu memberikan bayangan pekerjaan berat yang menanti bersamaan dengan suasana liburan yang masih saja melekat.

  • Lalu bagaimanakah cara agar diri kita termotivasi untuk kembali ke pekerjaan setelah berlibur? Berikut ini ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda mengatasinya:

  • 1. Temukan Fokus Anda

  • Memikirkan hal-hal yang membuat Anda malas di pekerjaan hanya akan semakin menjatuhkan motivasi Anda dalam bekerja. Temukanlah fokus dan tujuan awal Anda bekerja. Ketika Anda berhasil menemukan kembali fokus tujuan Anda, semangat yang mungkin sebelumnya memudar akan kembali lagi dengan cepat.

  • 2. Berpikir Positif

  • Berpikirlah positif dan jauhkan segala hal yang akan membuat Anda kembali merasa malas untuk bekerja, berpikir positif cukup dengan mengingat hal-hal menyenangkan yang dapat Anda lakukan ketika bekerja atau mungkin ada teman kerja yang selalu dekat dengan Anda di kantor pun dapat Anda hubungi.

  • 3. Kembali ke rumah lebih awal

  • Bagi Anda yang berlibur ke tempat yang cukup jauh, sebaiknya tidak menentukan waktu untuk pulang terlalu dekat dengan hari Anda masuk kerja. Pulanglah sehari sebelum Anda mulai masuk kerja, agar Anda dapat lebih baik untuk beradaptasi dengan lingkungan. Selain itu, dengan memberikan jeda waktu seperti itu, akan membuat Anda memiliki waktu untuk beristirahat sebelum kembali disibukkan oleh aktivitas keesokan harinya.

  • 4. Jangan memperpanjang waktu liburan Anda

  • Cuti memang tersedia diberikan oleh perusahaan pada umumnya, namun jika tujuannya adalah Anda ingin mengembalikan motivasi untuk bekerja, jangan menambahkan waktu libur Anda dengan mengambil cuti. Banyak orang melakukan ini dengan berbagai alasan, di saat akan mulai masuk kerja justru mengambil cuti untuk menambahkan waktu libur untuk mempersiapkan diri. Sebenarnya ini adalah cara yang salah, terkadang perasaan memang terlalu kuat untuk membuat diri sadar, untuk itu Anda perlu melawannya dan mulailah bekerja saja dan memaksa diri Anda untuk cepat kembali beradaptasi.

  • Advertisement
  • 5. Membuat target baru

  • Liburan akhir tahun sudah Anda lewati, tentu sekarang adalah tahun yang baru yang merupakan waktu yang tepat untuk menentukan kembali target yang mungkin belum tercapai di tahun sebelumnya atau ada target lain yang ingin dicapai. Dengan menentukan kembali target Anda dalam bekerja dan apabila target tersebut hanya akan terwujud jika Anda mendapatkan pencapaian tertentu dalam bekerja, motivasi tersebut akan muncul dengan sendirinya.

  • Demikian tips untuk memotivasi diri kembali bekerja setelah berlibur, jadi sekarang tentu tidak ada alasan lagi untuk bermalas-malasan masuk kantor hari pertama, karena tentu ada juga alasan lain yang akan membuat Anda lebih termotivasi untuk melakukan pekerjaan Anda. Tetap semangat!

Baca, hidupkan, bagikan!

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Tips memotivasi diri untuk mulai kerja setelah mengambil cuti panjang

Memunculkan semangat untuk itu memang memerlukan motivasi lebih khususnya bagi mereka yang bekerja di bidang yang memberikan tekanan tinggi.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr