Sudahkah Anda mempertimbangkan hal ini sebelum memberikan gadget pada anak?

Ingat, 'gadget' bukanlah pengasuh anak Anda.

200 views   |   2 shares
  • Menjadi orangtua di era smartphone memang memiliki banyak keuntungan. Pusing mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan unik si kecil? Tinggal minta bantuan dari 'mbah google' di layar ponsel Anda. Berkomunikasi dengan anak baik dalam percakapan teks, suara hingga video pun bisa setiap saat dengan gratis. Berbagi foto? Hanya dengan sentuhan sederhana.

  • Namun dari kemudahan-kemudahan tersebut, ada juga hal-hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikan smartphone kepada anak. Junia Nilna, seorang ibu sekaligus pengasuh di laman Ensiklo.com mengatakan, "Perlu ditegaskan bahwa smartphone bukanlah pengasuh anak. Seperti halnya televisi, kecenderungan orangtua memberikan smartphone atau membiarkan anak menonton televisi agar tidak mengganggu aktivitas bukanlah keputusan yang bijaksana. Dalam masa pertumbuhannya anak-anak sangat membutuhkan sentuhan kasih sayang dan pendampingan dari kedua orangtua secara langsung."

  • Sudahkah anak membutuhkan perangkat smartphone?

  • Pertanyaan ini kerap menghinggapi orangtua dan perlu penjelasan secara benar. Jika Anda merasa harus memberikan smartphone kepada anak, maka ada baiknya pertimbangkan beberapa hal berikut ini:

    1. Cobalah membangun kesepakatan dan terapkan aturan sebelum memberikan perangkat kepada anak.

    2. Pilihlah perangkat yang sesuai dengan usia anak.

    3. Perhatikan kebutuhan anak.

    4. Pilih harga yang sesuai dengan usia anak.

    5. Atur dan batasi waktu penggunaan.

    6. Batasi pula fitur-fitur yang boleh digunakan.

    7. Awasi selalu anak-anak dan arahkan mereka pada penggunaan yang tepat.

    8. Saat menggunakan perangkat, pantau selalu aktivitas mereka dan lindungi saat melakukan kontak dengan orang asing yang tidak dikenal.

    9. Jelaskan kepada anak tentang pornografi dan pengaruh buruknya. Minta kepada mereka untuk selalu menjauhinya

    10. Pertimbangkan riwayat kesehatan anak.

  • Sebagai orang tua, apa yang bisa Anda lakukan agar memiliki lebih banyak waktu untuk anak-anak?

  • Penelitian mengungkapkan bahwa dampak negatif penggunaan smartphoneberlebihan mampu meningkatkan ketergantungan, menyebabkan konflik dan interaksi secara negatif.

  • Penelitian yang diterbitkan dalam the Journal of Development and Behavioral Pediatrics, mewawancarai sekitar 35 pasang suami istri dengan anak usia 5-8 tahun. Para partisipan memberikan jawab yang konsisten bahwa mereka menghadapi pergumulan yang sama antara pekerjaan, anak-anak dan perangkat digital mereka. Mereka juga melaporkan adanya pengaruh pada akses informasi yang berlebihan, ketegangan emosi dan terganggunya rutinitas keluarga harian. Salah seorang ibu menggambarkannya ibarat "Seluruh dunia ada di pangkuan Anda".

  • Advertisement
  • Saat ini, diperkirakan orang dewasa menggunakan perangkat gadget mereka sekitar 3 jam perhari. Anak-anak membutuhkan lebih banyak perhatian ketimbang waktu yang Anda luangkan untuk memantau perangkat Anda tersebut. Seorang ahli kepribadian dan dokter penyakit anak, Jenny Redesky, dari the University of Michiganmenyarankan bahwa dalam situasi semacam ini ada 3 hal utama yang bisa dilakukan orangtua:

  • 1. Rencanakan batas waktu penggunaan

  • Tetapkan batasan kapan dan di mana Anda akan meletakkan perangkat Anda. Setelah itu fokuslah hanya kepada kebutuhan sehari-hari anak seperti waktu makan dan kapan mereka harus tidur. Anda bisa melakukannya setelah pulang kerja atau ketika anak-anak dengan semangat menyambut kedatangan Anda.

  • 2. Selalu pantau penggunaan perangkat Anda

  • Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan untuk memantau berapa banyak waktu yang Anda habiskan untuk melakukan aktivitas tertentu seperti facebook, youtube dan e-mail. Jika salah satunya ternyata lebih banyak menyita waktu Anda, maka pertimbangkan untuk menghapus sementara aplikasi tersebut, atau bertekadlah untuk mengubah kebiasaan Anda.

  • 3. Simpan atau singkirkan barang-barang pengganggu, sehingga Anda memilik lebih banyak waktu untuk anak-anak

  • Emosi anak-anak dapat bereaksi secara negatif akibat smartphone. Jadi alangkah tepat jika Anda tidak membaca berita, memeriksa e-mail pekerjaan atau mengerjakan tugas-tugas lainnya yang bisa membangkitkan perasaan-perasaan tersebut ketika sedang berada dekat anak-anak. Dalam situasi tertentu mungkin Anda bisa melakukannya, dengan terlebih dahulu memastikan anak-anak sedang sibuk dengan kegiatannya sehingga Anda memiliki cukup waktu luang untuk melakukan kegiatan Anda tersebut.

Bantu kami menyebarkan

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr