Mengetahui pengaruh buruk 'online games' untuk perkembangan anak

Bukannya jadi anti 100%, tapi coba mengetahui dan memilah 'game online' mana yang lebih aman untuk anak

173 views   |   1 shares
  • Tidak sulit mendapatkan aplikasi game online saat ini, bahkan beberapa penyedia layanan seperti google playstore dan app store memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengunduhnya secara cuma-cuma. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan ternyata permainan game online menyisakan kesedihan tersendiri bagi para orangtua.

  • Sebuah harian berita di Hongkong, Wen Wei Po, seperti dilansir dari laman Games in Asia (7/7/2014), menyebutkan seorang anak perempuan berusaha mengakhiri hidupnya lantaran terpengaruh adegan di dalam sebuah game online, gadis tersebut berpikir bahwa dirinya akan mampu hidup kembali seperti apa yang dilakukan oleh karakter di dalam permainan tersebut.

  • Setelah melalui serangkaian penyelidikan, ternyata yang menjadi penyebab utama mengapa gadis tersebut ingin mengakhiri hidupnya bukan karena permainan game online, tetapi akibat tekanan akademis berlebihan yang diberikan oleh orangtuanya. Gadis tersebut menggunakan video game hanya sebagai pelarian dari tekanan yang orangtuanya lakukan.

  • Tidak bisa dipungkiri lagi, anak-anak zaman sekarang telah terbiasa mengakses permainan online melalui perangkat gadget yang mereka miliki. Hal ini merupakan imbas dari makin berkembangnya teknologi yang wajib dibarengi dengan peningkatan pemahaman akan bahaya permainan online jika tidak dimanfaatkan secara bijaksana.

  • Melalui pengawasan orangtua secara ketat sebetulnya permainan game online tidak akan terlalu berdampak pada perkembangan mental dan psikologis seorang anak, ujar manajer program LBH anak, Rudy Bastian, kepada harian Republika (13/1/2016).

  • Bagaimana mengatasi kecanduan game online pada anak?

  • Namun demikian, layaknya narkoba game online memang sangat adiktif. Banyak anak-anak hingga orang dewasa rela menghabiskan waktunya berjam-jam hanya untuk menikmati dunia di mana sebenarnya tidaklah nyata. Di sinilah orangtua harus mulai khawatir terhadap perkembangan psikologis mereka.

  • Timothy Wibowo, seorang pakar karakter spesialis yang telah berpengalaman lebih dari 8 tahun dan juga penulis dari buku best seller, di antaranya Embryo of Success dan 7 Hari Membentuk Karakter Anak, mencoba memberikan beberapa tips bagaimana orangtua bisa membantu anak-anak yang telah mengalami kencanduan game online:

  • 1. Sediakan waktu dan kebersamaan dengan anak lebih banyak. Jika sibuk aturlah waktu sedemikian rupa, biarkan anak-anak memiliki kesempatan lebih banyak untuk bercengkrama dengan Anda ketimbang bermain video game sebagai cara mengisi waktu.

  • Advertisement
  • 2. Jadilah orangtua yang komunikatif, bahaslah bersama anak topik-topik yang sedang hangat berkembang di sekitar Anda.

  • 3. Berusahalah memahami kebutuhan anak. Jangan jadikan permainan video game sebagai musuh, tetapi bantulah anak-anak mengenali permainan-permainan apa saja yang sebaiknya dihindari untuk dimainkan yang dapat memberikan pengaruh buruk.

  • 4. Rencanakan rekreasi sehat bersama seluruh anggota keluarga, rekreasi sehat bersama keluarga mampu mengalihkan perhatian anak-anak dan menghilangkan keinginan mereka untuk terus memainkan video game.

  • 5. Jangan memarahi anak ketika sedang asyik bermain video game. Sebaiknya buatlah jadwal yang telah disepakati bersama kapan seharusnya anak-anak boleh bermain video game dan kapan saatnya mereka harus belajar atau melakukan aktivitas yang lain.

  • 6. Perbanyak aktivitas anak di luar rumah, orangtua bisa mengajak anak-anak untuk ikut serta dalam sebuah kegiatan

  • outbond atau memasukkan mereka dalam sebuah sanggar kreativitas untuk mengembangkan bakat-bakatnya serta melatih anak-anak bersosialisasi.

  • 7. Pahami game online bisa berdampak baik maupun buruk tergantung bagaimana reaksi Anda sebagai orangtua terhadapnya. Maksudnya, jika Anda sebagai orangtua ikut mengalami kecanduan terhadap permainan online, maka anak-anak juga akan mengalaminya. Jadi, bijaksanalah memanfaatkan permainan-permainan tersebut, jadilah teladan yang baik. Perbanyaklah interaksi bersama orang-orang di sekitar Anda dan ajak anak-anak ikut serta di dalamnya, sehingga diharapkan hari-hari mereka tidak terasa membosankan.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Mengetahui pengaruh buruk 'online games' untuk perkembangan anak

Bukannya jadi anti 100%, tapi coba mengetahui dan memilah 'game online' mana yang lebih aman untuk anak
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr