Ayah, sudahkah Anda meluangkan waktu bermain bersama si kecil?

Apa yang terjadi pada anak-anak ketika mereka kekurangan waktu bermain dengan ayah mereka?

421 views   |   13 shares
  • Kadang-kadang Anda terlalu sibuk untuk bermain bersama anak-anak Anda, padahal itu adalah saat-saat yang penting bagi mereka. Anda dapat membina hubungan yang lebih erat bersama anak-anak. Kenangan ini akan tetap bersama mereka sampai kapan pun. Bila Anda tidak meluangkan waktu untuk mereka, Anda akan kehilangan momen-momen penting dalam hidup mereka. Tetapi kadang-kadang orangtua memiliki alasannya sendiri mengapa mereka tidak bermain bersama anak-anaknya. Misalnya karena:

  • Kesibukan

  • Inilah alasan nomor satu bagi para ayah untuk tidak bermain bersama anak-anaknya. Mereka harus membanting tulang siang malam, kerja lembur, dan hampir tidak pernah ada di rumah. Saat satu-satunya bila mereka di rumah, mereka sudah terlalu lelah untuk bermain. Yang ingin mereka lakukan hanyalah istirahat dan santai menonton televisi. Kita tidak dapat menyalahkan para ayah yang seperti ini. Karena tuntutan hidup mereka terpaksa mengorbankan kehidupan keluarganya. Namun jika mereka mau meluangkan saja sedikit waktu untuk anak-anaknya selagi di rumah, kehidupan mereka akan jauh berbeda.

  • Kesehatan

  • Tidak jarang karena alasan kesehatan orangtua tidak mampu bermain bersama anak-anaknya. Mereka menderita encok, sakit punggung, dan entah penyakit apa lagi. Atau mereka menderita depresi, stres dan frustrasi, hal-hal lain yang memengaruhi emosi mereka. Namun jika mereka mau minum obat dan meluangkan sedikit waktu bersama anak-anak, mereka akan memperoleh obat mujarab bagi penyakitnya, khususnya jika penyakit itu menyangkut pikiran atau suasana hati. Mereka juga tidak perlu bermain yang memerlukan tenaga, mungkin bermain catur, monopoli atau permainan lainnya yang seperti itu dapat mereka lakukan.

  • Penelitian menunjukkan bahwa jika ayah penuh kasih, mendukung, dan berperan serta, dia akan banyak menunjang perkembangan daya pikir, bahasa dan sosial si anak, seperti juga prestasi akademis, perasaan sejahtera, martabat dan autentitas.

  • Bagaimana ayah memengaruhi hubungan tersebut? Hubungan anak dengan ayahnya dapat memengaruhi seluruh hidup anak itu dari lahir sampai meninggal, termasuk hubungannya dengan teman, pacar dan teman hidup. Pola hubungan dengan si ayah ini akan tercermin pada semua hubungannya... selama-lamanya: Tidak hanya pada pendapat si anak tentang siapa dia dalam hubungannya dengan orang lain, tetapi juga, pendapat apakah dia itu pantas diterima dan dicintai.

  • Anak perempuan akan mencari pria yang memiliki sifat seperti ayahnya, karena mereka menganggap ayahnya adalah figur yang baik dan memberi rasa aman. Karena itu jika ayah mereka baik hati, penuh kasih dan lemah lembut, mereka akan mencari sifat-sifat itu pada pria teman kencannya. Anak perempuan akan mencari sesuatu yang mereka alami dan kenal di masa kecilnya. Mereka menganggap bahwa mereka akan mampu menangani hal ini dalam hubungan mereka.

  • Advertisement
  • Sebaliknya anak lelaki membuat ayah mereka sebagai teladan. Mereka akan mencari persetujuan ayahnya dalam segala hal dan meniru pola perilaku yang mereka anggap sukses serta mereka kenal. Karena itu jika si ayah suka merundung, mengontrol dan menguasai, itulah yang akan ditiru oleh si anak. Namun jika si ayah penuh kasih, baik hati, melindungi dan memberi dukungan, si anak akan menjadi seperti itu juga.

  • Karena manusia belajar dari contoh perilaku, anak-anak melihat dan meniru pola hubungan yang mereka kenal sejak kecil itu. Ini akan memengaruhi cara mereka berpikir tentang dirinya sendiri, dan cara mereka tumbuh. Anak-anak peka terhadap pola perilaku yang mereka kenal sejak dini dan akan menanamkan pola itu dalam hubungan sosialnya di luar rumah.

  • Adalah mustahil untuk meremehkan pentingnya peran seorang ayah. Anak perempuan yang memiliki hubungan dekat dengan ayahnya cenderung untuk pandai dalam bidang matematika, dan anak lelaki yang ayahnya berperan aktif dalam hidupnya memiliki nilai-nilai bagus di sekolah serta dalam mengerjakan tes-tes keterampilan. Siapa anak Anda sekarang dan siapa anak Anda kelak, adalah tergantung pada bagaimana peran ayah dalam hidup anak Anda.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Ayah, sudahkah Anda meluangkan waktu bermain bersama si kecil?

Apa yang terjadi pada anak-anak ketika mereka kekurangan waktu bermain dengan ayah mereka?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr