Perhatikan hal ini saat memulai bisnis online

Bisnis online adalah tren yang kini marak dilakukan banyak orang. Alasannya tentu karena fleksibel tidak terbatas jam kerja, dan membutuhkan modal yang minim karena tak perlu kantor. Namun sebetulnya tidak sesederhana itu

240 views   |   3 shares
  • Tidak ada pekerjaan yang mudah, apalagi berbisnis. Meski kelihatannya bisnis online sangat sederhana, hingga banyak orang mengatakan, tidak perlu modal besar dan bahkan bisa hanya menggunakan telepon genggam lalu upload foto di media online, namun sebetulnya tak semudah yang dibayangkan, lho.

  • Memang, dengan model bisnis online, Anda dapat menargetkan untuk merangkul seluruh masyarakat pengguna internet yang ada bukan hanya di Indonesia, tetapi juga teman-teman yang mungkin sedang tinggal di luar negeri. Selain itu, seperti diceritakan Prita Ghozie, pendiri ZAP Finance, model bisnis ini tergolong minim modal. Ia sendiri memulainya hanya dengan 1 laptop, koneksi internet dan restu dari keluarga.

  • Namun, jika Anda ingin bisnis online milik sendiri itu berkembang, Anda harus bisa mengelola keuangan bisnis Anda dengan benar, lho! Walaupun kelihatannya sederhana, hati-hati dengan 4 kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemilik online business ini. Apa saja itu? Berikut yang ditulis oleh Nita Kurniawati dari QM Financial:

  • Tak bisa mengelola keuangan

  • Walaupun Anda hanya membuka bisnis toko baju online, tetap harus bisa mengelola keuangan dengan benar. Contohnya, saat menetapkan biaya produksi, biaya operasional dan biaya tetap lainnya yang dikeluarkan pada setiap bulannya. Tipsnya: hal ini akan lebih mudah dilakukan ketika bisnis baru mulai berjalan dan struktur biayanya masih relatif sederhana.

  • Keuangan pribadi dan bisnis masih tercampur

  • Bisnis adalah komitmen, lho! Untuk bisa melihat apakah bisnis yang dimiliki berjalan atau tidak, Anda harus memisahkan keuangan pribadi dan bisnis. Buat dua rekening berbeda, lalu perhatikan transaksi uang keluar-masuk dari bisnis Anda. Ini juga akan mempermudah pencatatan transaksi yang terjadi.

  • Tak ada laporan

  • keuangan

  • Hal ini sebetulnya bisa dimulai dengan membuat catatan sederhana mengenai keluar-masuknya uang bisnis di dalam buku kas. Catatan ini bisa digunakan untuk mengontrol lalu lintas keuangan dalam bisnis yang dijalankan.

  • Kalau sudah terbiasa mencatat, selanjutnya bisa meningkatkan sistem administrasinya. Identifikasi biaya, persediaan barang, juga utang piutang. Buat laporan laba-rugi dan laporan arus kas secara berkala, minimal per 6 bulanan. Membuatnya bisa dengan mudah download aplikasi laporan keuangan, lho.

  • Tak ada asuransi

  • Asuransi kesehatan adalah proteksi dasar yang wajib dimiliki semua orang. Setidaknya Anda perlu punya BPJS kesehatan. Meski ada kekurangannya, namun sebetulnya BPJS Kesehatan berlaku untuk semua kalangan, punya akses perlindungan yang luas dari penyakit ringan hingga penyakit kritis sekalipun, asalkan membayar iuran tepat waktu setiap bulannya.

  • Advertisement
  • Karena itu, Prita pun mengingatkan bahwa sejak mulai berbisnis, komitmen untuk disiplin dalam perencanaan dan operasional merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan ke depannya. Maka, perhatikan juga hal-hal berikut:

    1. Sangat baik jika memulai bisnis dari hobi, namun, saat harus melakukannya setiap hari, tentu saja akhirnya kegiatan itu bukan lagi hobi, tetapi komitmen. Pastikan kita siap untuk berkomitmen kepada siapa pun yang bekerja bersama kita.

    2. Memiliki Business Plan yang logis dan tertulis itu wajib. Sebab akan menjadi panduan dalam setiap pengambilan keputusan, dan membuat Anda lebih fokus dalam mencapai tujuan.

    3. Jika kemudian bermitra dalam berbisnis, tentukan dengan jelas pembagian tugasnya. Dokumentasikan selalu agar tidak terjadi hal yang tidak menyenangkan di kemudian hari.

    4. Bedakan suntikan modal owner dengan pinjaman owner. Kalau pinjaman, ya harus dikembalikan.

    5. Tentukan seberapa besar Anda mau bisnis ini tumbuh. Jadi apa pun tantangannya ya harus dihadapi untuk mengejar tujuan.

    6. Jangan pernah takut dengan kompetisi. Sedari awal, galilah apa yang jadi keunggulan Anda.

    7. Jangan pernah lupa untuk meminta restu dari orang terdekat: Pasangan, anak, orangtua, dan tentu saja Tuhan YME. Kita wajib berusaha yang terbaik semampu yang kita lakukan, berdoa untuk yang terbaik, dan percaya bahwa apa pun yang kita terima hari ini merupakan anugerah dan takdir dari Tuhan.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Perhatikan hal ini saat memulai bisnis online

Bisnis online adalah tren yang kini marak dilakukan banyak orang. Alasannya tentu karena fleksibel tidak terbatas jam kerja, dan membutuhkan modal yang minim karena tak perlu kantor. Namun sebetulnya tidak sesederhana itu
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr