Kenali dan tangani, 5 hal buruk yang disebabkan fase menstruasi Anda

Keluhan kesehatan yang menyapa wanita sebulan sekali. Kenali dan ketahui cara penanganan 5 hal buruk yang hadir dari menstruasi Anda.

525 views   |   5 shares
  • Sebagai bagian dari siklus kesehatan wanita yang aktif secara seksual, menstruasi tak jarang melahirkan masalah setiap bulannya. Untuk mengatasi keluhan kesehatan yang hampir pasti akan menyapa Anda sebulan sekali, mari kenali dan siapkan cara mengatasi 5 hal buruk yang mengintai dari menstruasi Anda.

  • 1. Nyeri haid (Dysmenorrhoea)

  • Inilah "sakit bulanan", semacam derita yang dialami para kaum Hawa yang aktif secara seksual. Nyeri haid pada dasarnya terbagi menjadi dua. Nyeri haid primer yang umum dialami oleh para wanita, berupa rasa sakit pada perut dan punggung bagian bawah. Nyeri ini dialami 1-2 hari di awal haid dan berlangsung kurang lebih 2-4 hari. Nyeri kedua adalah nyeri haid sekunder, dimana nyeri yang terjadi adalah manifestasi dari kondisi abnormal pada organ reproduksi Anda. Sebut saja endometriosis, uterine fibroids, dan pelvic inflammatory disease. Gejala-gejala yang umum terjadi antara lain kram perut, mual, muntah, sakit kepala, keringat berlebihan, dan masalah pencernaan seperti sembelit atau diare. Risiko nyeri haid ini lebih besar terjadi pada wanita :

    • Usia 20 tahun ke bawah

    • Mendapatkan haid pertama pada usia 11 tahun ke bawah

    • Mengalami menorrhagiaatau pendarahan berlebihan

    • Belum pernah melahirkan

    • Jarang berolahraga

    • Mengalami stres secara emosional

  • Umumnya, banyak wanita mengonsumsi pain killers untuk menghilangkan nyeri haid (tersedia beberapa merek yang khusus dibuat untuk kondisi ini). Terapi lain yang juga disarankan adalah mengonsumsi pil KB. Terapi non medis yang dapat pula Anda coba adalah meminum teh chamomile, mengompres perut yang nyeri dengan air hangat, melakukan olahraga ringan, suplemen (vitamin E, thiamin, dan omega-3), pijat, dan akupuntur.

  • 2. Menstrual migraine

  • Wanita mengalami migren atau sakit kepala sebelah, tiga kali lebih banyak dari pria. 60 persen dari migren pada wanita adalah menstrual migraine yang terjadi sebelum, saat, dan sesudah menstruasi atau kala fase ovulasi berlangsung. Kala datang bulan, terjadi perubahan signifikan pada level hormon estrogen dan progesteron. Selain itu, interaksi kedua hormon wanita ini dengan serotonin (sebagai neurotrasmitter yang diduga sebagai penyebab utama sakit kepala) diperkirakan turut berperan dalam gejala sakit kepala yang dialami oleh wanita. Pengguna pil KB memiliki risiko lebih besar terkena menstrual migraine,terutama yang mengonsumsi pil berkadar estrogen tinggi. Sejauh ini, penanganan yang dianjurkan untuk kondisi menstrual migraine ini adalah terapi dengan painkillers, seperti ibuprofen, naproxen, asam mefenamat, dan triptan.

  • Advertisement
  • 3. Ketidaknyamanan pada payudara

  • Perubahan hormon, khususnya estrogen menyebabkan pembesaran saluran pada payudara Anda. Akibatnya, selain terasa membengkak, sensitivitasnya pun meningkat. Faktor risiko juga terdapat bagi wanita yang banyak mengonsumsi lemak dan kafein. Beberapa wanita melaporkan puting mereka juga rentan teriritasi dan sangat mengganggu saat beraktivitas atau bergesekan dengan pakaian dalam. Mengurangi asupan lemak, kafein, dan garam menjelang menstruasi dapat mengatasi hal ini. Gunakan bra dengan bahan yang lembut atau memberikan support pada payudara Anda seperti sport bra. Anda juga dapat melindungi puting dengan menyelipkan silikon disposable dalam cupbra Anda.

  • 4. Pendarahan berlebihan (menorrhagia)

  • Biasanya, pendarahan mencapai puncak di hari kedua dan ketiga haid. Akan tetapi, Anda perlu waspada jika Anda perlu mengganti pembalut setiap jam dan perlu memakai pembalut berlapis-lapis. Adanya gumpalan darah, pendarahan yang terjadi lebih dari satu minggu, dan efek lain pendarahan yang mengganggu seperti pusing, lemas, serta pandangan berkunang-kunang sebagai gejala anemia; juga menjadi pertanda lain bahwa Anda mengalami kondisi pendarahan berlebih (menorrhagia). Banyak hal yang dapat menyebabkan kondisi ini, di antaranya :

    • Ketidakseimbangan hormon

    • Gangguan fungsi ovarium

    • IUD yang tertanam di rahim

    • Kegagalan kehamilan

    • Polip pada rahim

    • Uterine fibroids (semacam miom jinak pada rahim)

    • Efek samping obat, misalnya obat anti inflamasi dan anti koagulan

    • Pelvic inflammatory disease (sebuah jenis penyakit menular seksual pada wanita)

  • Advertisement
  • Kondiri pendarahan berlebih ini dapat ditangani dengan anti inflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen, terapi hormon, menggunakan IUD hormon yang relatif kecil efeknya pada pendarahan rahim, dan asam traneksamat untuk menekan keluarnya gumpalan darah haid.

  • 5. Gangguan di dalam perut

  • Pergolakan hormon saat datang bulan, salah satunya, hormon estrogen cenderung menahan air dalam tubuh. Akibatnya Anda merasakan perut terasa tak nyaman dan kembung. Rasa ini mulai berangsur hilang saat hari ketiga menstruasi. Selain itu, nafsu makan berkurang dan gerakan usus yang terhambat akibat hormon prostaglandin juga menimbulkan efek pada pencernaan seperti sembelit atau diare. Untuk mengatasinya, perbaiki asupan makanan dan minuman Anda.

    • Hindari bahan yang mengandung alkohol, kafein, minuman berkarbonasi, gula sintetik, memicu munculnya gas (contoh : brokoli, kol, kembang kol, dan selada), dan tinggi garam.

    • Sebaliknya, utamakan konsumsi bahan makanan yang kaya protein, kalium, dan bertindak sebagai diuretik alami. Sebut saja ayam, ikan, tahu, melon, pisang, asparagus, tomat, semangka, bawang putih, mentimun, seledri, air jeruk lemon, dan jahe.

    • Lemak-lemak baik dari chia seeds, kacang-kacangan (nuts), dan ikan salmon akan menurunkan prostaglandin dalam tubuh sehingga kontraksi usus pun ikut berkurang.

  • Pantau selalu siklus menstruasi Anda dan kondisi yang terjadi selama menstruasi. Rutinlah mengunjungi dokter kandungan untuk melakukan pemeriksaan berkala pada organ reproduksi Anda untuk kualitas hidup yang lebih baik. Menjaga kesehatan organ reproduksi Anda melalui gaya hidup sehat dan higienis akan menjadi bekal untuk umur panjang Anda kelak.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Kenali dan tangani, 5 hal buruk yang disebabkan fase menstruasi Anda

Keluhan kesehatan yang menyapa wanita sebulan sekali. Kenali dan ketahui cara penanganan 5 hal buruk yang hadir dari menstruasi Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr