Travelling dengan si kecil yang berkebutuhan khusus. Bisa kok!

Ingin bepergian tetapi khawatir jika kejenuhan melanda si kecil yang berkebutuhan khusus. Apa yang harus saya siapkan?

119 views   |   shares
  • Memiliki anak spesial yang berkebutuhan khusus, memang tidak mudah dan membutuhkan banyak perjuangan. Banyak hal yang harus dikorbankan dan kadang membuat ibu dengan anak spesial menjadi lebih tertekan dan lelah luar biasa, sebab fokus hidupnya berganti total untuk anak.

  • Hal ini akan semakin menyiksa bagi ibu yang biasanya senang bepergian, sebab, memikirkan harus mengajak anak berkebutuhan khusus travelling saja sudah melelahkan. Namun ternyata tidak harus seperti itu, kok. Selama usianya sudah cukup, tak jadi masalah jika anak berkebutuhan khusus ikut berpetualang bersama orangtuanya. Hal ini dilakukan oleh seorang ibu bernama Fitri yang menceritakan pengalamannya di situs berikut ini.

  • Justru, menurut Fitri, membawa anak spesial berjalan-jalan akan menciptakan suatu pengalaman baru yang bisa diingatnya sepanjang masa. Pengalaman bertemu orang asing, naik pesawat, kereta, bajaj, travel, sampai angkot.

  • "Tujuannya enggak muluk-muluk, biar dia tidak takut orang dan nyaman diajak pergi-pergi. Yes, dia dulu takut orang terutama orang banyak, diajak ke mal aja rewel karena banyak orang yang dia tidak kenal -sama yang dia kenal saja suka gak mau, apalagi orang asing." ujar Fitri.

  • Hal serupa juga diungkapkan oleh Suzan Parziale, seorang relawan di Yayasan Doug Flutie Jr. untuk autism. Menurutnya, travelling bersama anak spesial adalah tantangan yang sangat besar. Sebab, rencana perjalanan harus dibuat sedetail dan sehati-hati mungkin. Memilih destinasi, menemukan agen perjalanan yang pengertian, mempersiapkan untuk terbang, berkemas dan masih banyak lagi.

  • Berdasarkan pengalaman Suzan, hal-hal yang penting diingat saat berencana untuk travelling bersama anak spesial adalah:

    1. Dua pekan sebelum tanggal keberangkatan buatlah kolom checklist yang dapat dibawa dalam perjalanan untuk seluruh anggota keluarga. Satu minggu sebelum, keluarkan koper dan mulailah berkemas. Pastikan barang-barang yang tersedia di penginapan. Misalnya Anda menginap di rumah saudara, tanya dengan jelas apakah mereka memiliki hair dryer, agar Anda tidak perlu membawanya. Begitu juga dengan hotel.

    2. Komunikasi. Jelaskan pada agen perjalanan bahwa Anda akan membawa anak berkebutuhan khusus, jadi saat di pesawat butuh duduk di depan atau di lokasi yang dekat dengan toilet, saat berada di pesawat.

    3. Saat menunggu, ingatkan lagi agen perjalanan agar mendahulukan Anda agar dapat membawa anak Anda untuk duduk secepatnya. Setelah duduk, beritahukan pada para penumpang di pesawat mengenai anak Anda. Jika mereka tahu, akan lebih banyak yang akan siap memberi bantuan.

    4. Jika bepergian dengan kendaraan, siapkan segala kebutuhannya. Kalau perlu siapkan cooler dengan ukuran cukup besar agar bisa memuat banyak minuman dan makanan di dalamnya.

    5. Goody bag. Lengkapi sebuah tas dengan iPad, buku mewarnai dan krayon, buku bacaan, stiker, camilan, air minum dan sebagainya. Bawakan juga mainan kesayangannya, dan letakkan tas segala ada ini di dekat anak agar mudah diraih.

  • Advertisement
  • Ke mana pun Anda dan si kecil akan melangkah, hal terpenting yang harus diingat adalah rencana perjalanan yang sangat matang hingga hal terkecil. Jangan ragu untuk mencari informasi dari mana pun, lalu tanyakan fasilitas pesawat, tempat menginap hingga tempat tujuan wisata. Ada juga situs yang memberikan banyak tips mengenai hal ini, salah satunya adalah friendshipcircle.org.

  • Sebab banyak sekali hal yang harus dipikirkan masak-masak untuk membawa anak berkebutuhan khusus bepergian jauh. Misalnya, jeli memilih penerbangan yang langsung atau transit. Lalu memilih waktu yang paling tepat untuk melakukan perjalanan, sesuaikan dengan jam tidur dan makannya, persiapkan segala kemungkinan seperti delay. Jangan lupa juga untuk memilih maskapai penerbangan yang ramah dengan anak berkebutuhan khusus.

  • Tak hanya soal bepergian naik pesawat, namun juga hal-hal detail yang wajib dipersiapkan misalnya obat-obatan, atau suplemen. Surat pernyataan berkebutuhan khusus dari dokter. Selain itu, persiapkan diri juga untuk hal-hal darurat, pastikan dengan baik bahwa di tempat tujuan ada rumah sakit atau tenaga kesehatan yang mudah dijangkau.

  • Cara-cara mempersiapkan anak pun harus dilakukan sejak jauh-jauh hari. Misalnya bersama-sama menyaksikan tayangan mengenai tempat tujuan, lalu naik pesawat. Membaca buku dan mengulang-ulang cerita mengenai urutan untuk naik pesawat, hingga jika perlu berkunjung ke bandara sejak beberapa hari sebelum pergi pun bisa dilakukan untuk mencegah tantrum karena kaget akan suatu perubahan.

  • Ya, sebab seperti yang dikatakan Fitri, "Jangan pernah takut dan malu untuk ajak anak kita yang berkebutuhan khusus ini. Mereka juga perlu mengenal dunia luar yang asing. Beri ruang gerak lebih, pelajaran akan datang dengan sendirinya selaras dengan pengalaman. Persiapkan segala yang dibutuhkan anak kita, mulai dari perlengkapan anak, mainan, makanan, camilan, dan hal-hal yg bisa bikin anak kita nyaman dan mengalihkan kejenuhan mereka."

  • "Kadang anak hiper aktif dan autis senang bermain di dunianya, sebisa mungkin ajak mereka bermain bersama yaa.. Untuk masalah susah tidur di perjalanan, wellpada akhirnya kids will be kids, ngantuk akan datang ketika mereka lelah. Kunci utamanya sabar, sabar, dan selalu telaten. Setiap anak itu spesial dan semua pun perlu special treatment, jangan membeda-bedakan anak kita dengan anak lainnya -anak adalah anugerah. Tugas kita sebagai orangtua adalah mendidik dan membesarkannya." pungkasnya.

  • Advertisement
1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Travelling dengan si kecil yang berkebutuhan khusus. Bisa kok!

Ingin bepergian tetapi khawatir jika kejenuhan melanda si kecil yang berkebutuhan khusus. Apa yang harus saya siapkan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr