Pernikahan yang Patut Diselamatkan

Saya percaya akan pernikahan yang baik. Jika pernikahan Anda pada dasarnya baik, jangan pernah menyerah sebelum Anda mencoba segalanya, berusaha semaksimal mungkin, untuk meningkatkan kebaikannya, dan memperkecil kekurangannya.

1,233 views   |   shares
  • Saya percaya akan pernikahan yang baik. Jika pernikahan Anda pada dasarnya baik, jangan pernah menyerah sebelum Anda mencoba segalanya, berusaha semaksimal mungkin, untuk meningkatkan kebaikannya, dan memperkecil kekurangannya.

  • Sepanjang karir saya sebagai pengacara dan penengah perceraian, saya yakin bahwa terlalu banyak orang bercerai gara-gara masalah—yang dengan sedikit bantuan—seharusnya bisa mereka atasi. Orang jarang bercerai karena keinginan mereka, namun karena mereka tidak melihat jalan keluar. Mereka sering terlalu frustrasi atau marah buat menyadari bahwa ada cara lain untuk berkomunikasi, ada cara lain untuk menyelesaikan pertengkaran, ada cara lain untuk berfungsi sebagai pasangan sementara tetap mempertahankan identitas pribadinya. Saya perkirakan 80% dari perceraian tidak perlu terjadi.

  • Bagaimana dengan 20% selebihnya? Apakah ada pernikahan yang begitu buruk, begitu tak ada harapan, sehingga sebanyak apa pun pendidikan, daya khayal, atau nasihat dapat menyelamatkannya? Dengan sedih saya harus menjawab ya: tidak semua pernikahan dapat diselamatkan. Malah tidak semua pernikahan patut diselamatkan.

  • Pernikahan yang tak ada harapan cenderung terbagi dalam 4 golongan:

  • 1. Perundungan

  • Pernikahan yang ditandai dengan perundungan fisik maupun perkataan. Tidak seorang pun pantas mengalami hal ini satu hari pun, apalagi seumur hidup. Dalam hal perundungan fisik yang parah, umur akan dipersingkat.

  • 2. Kecanduan

  • Pernikahan di mana salah satu pasangan adalah pecandu dan menolak pertolongan. Jika Anda menikah dengan orang seperti itu Anda seperti juga bukan pasangan hidup, melainkan penasihat dalam bidang kecanduan—yang tidak terdidik dan tidak dibayar.

  • 3. Penyelewengan

  • Pernikahan yang ditandai dengan penyelewengan berkali-kali. Saya sering melihat pernikahan yang selamat walau ada penyelewengan, asalkan itu terjadi hanya satu kali. Tetapi bila itu terjadi berkali-kali, berarti tidak ada penyesalan yang sejati—yang ada hanya rasa menyesal karena tertangkap basah. Jika Anda menikah dengan penyeleweng yang berulang-ulang, putuskan hubungan sekarang juga.

  • 4. Perbedaan yang mencolok

  • Pernikahan dengan perbedaan mencolok di mana tidak bisa ada kompromi. Jika si istri ingin sekali punya anak, tetapi suaminya sama sekali tidak suka gagasan itu, mereka punya masalah. Membiarkan dirinya hamil dan berharap suaminya akan senang menjadi seorang ayah, menurut saya bukanlah cara berkompromi yang baik. Sebaliknya, dijamin ini akan menjurus ketidakbahagiaan yang lebih besar dan perceraian yang rumit pada akhirnya. Lebih baik berpisah secara baik-baik dan mencari orang yang memiliki kebutuhan dan keinginan yang sama.

  • Advertisement
  • Jika Anda dalam pernikahan yang tidak punya harapan, sadarilah kenyataan dan keluarlah. Kalau tidak, Anda menjalani hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan keluar, dengan pasangan Anda sebagai rekan satu sel dan kadang sebagai penjaga. Perceraian tidak pernah membuat bahagia, tapi dapat menjadi kunci untuk membuka sel penjara Anda, dan membukakan bagi Anda kehidupan yang seharusnya Anda jalani.

  • Ada beberapa situasi lain yang sulit diatasi—perbedaan dalam kebutuhan misalnya, atau dalam kebiasaan belanja dan menabung—tidak selalu menghancurkan pernikahan. Saya percaya akan pernikahan yang baik. Jika pernikahan Anda pada dasarnya baik, jangan pernah menyerah sebelum Anda mencoba segalanya, berusaha semaksimal mungkin, untuk meningkatkan kebaikannya, dan memperkecil kekurangannya.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Marriage worth saving" karya Jim Duzak.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Jim is an experienced family law attorney. He is also an advice columnist, relationship writer and personal coach. Jim puts on workshops dealing with marriage, divorce and relationships. See his website at www.attorneyatlove.com.

Pernikahan yang Patut Diselamatkan

Saya percaya akan pernikahan yang baik. Jika pernikahan Anda pada dasarnya baik, jangan pernah menyerah sebelum Anda mencoba segalanya, berusaha semaksimal mungkin, untuk meningkatkan kebaikannya, dan memperkecil kekurangannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr