Pernahkah para ibu tunggal merasa kesepian? Lalu apa yang mereka lakukan?

Ini yang membuat para ibu tunggal tetap mantap melangkah meskipun sendirian.

483 views   |   5 shares
  • Sebagai manusia yang menjadi makhluk sosial memang terkadang waktu membutuhkan juga waktu untuk tidak berada di lingkungan yang banyak berinteraksi dengan orang lain. Ada kalanya seseorang membutuhkan waktu untuk sendiri agar dapat berpikir lebih jernih setelah mengalami hari yang berat atau lain sebagainya. Namun berada terlalu lama menyendiri justru menjadi tidak baik bagi hidup dan kesehatan seseorang. Rasa kesepian sudah akan pasti menghampiri orang yang menyendiri terlalu lama.

  • Menyendiri dengan kesepian adalah dua hal yang jauh berbeda, maka tidak benar jika beberapa orang mengatakan sedang menyendiri jika disinggung tentang hidupnya yang seperti kesepian. Jika orang tersebut lajang dan memiliki banyak waktu untuk bersosialisasi tentu tidak terlalu sulit untuk mengobati perasaan kesepian ini.

  • Tapi bagaimana jika seorang ibu yang memiliki anak namun sudah tidak memiliki suami dapat keluar dari kesepian yang melandanya? Menjadi seorang ibu tunggal tidaklah mudah, saat sekarang ini dapat kita lihat banyak contoh disekitar kita yang hidup sebagai ibu tunggal. Mengurus segala sesuatu sendiri, bekerja, mengurus anak, mengurus rumah dan lain sebagainya dilakukan sendiri, sehingga tidak lagi memiliki waktu lebih untuk dapat keluar dari rutinitas dan bersenang-senang bersama teman atau orang lain.

  • Namun inilah yang menjadi luar biasa ketika seluruh peristiwa yang harus dihadapi seorang ibu tunggal, mereka pun umumnya dapat mengatasi perasaan kesepian ini dengan baik tanpa harus melakukan hal-hal negatif. Di bawah ini beberapa contoh yang dilakukan oleh ibu tunggal dalam mengatasi rasa kesepiannya:

  • 1. Mengubah sudut pandang

  • Para ibu tunggal yang memiliki anak dan telah ditinggal suami entah itu karena perceraian ataupun kematian awalnya tentu saja berat untuk menghadapi situasi semacam ini. Namun dengan mengubah sudut pandang mereka terhadap situasi ini untuk tidak lagi memandang kesepian tersebut sebagai suatu kesedihan yang berlarut-larut untuk disesali, mereka dapat mengubah kesepian tersebut menjadi sebuah semangat baru dengan kembali berjuang bersama sang anak dan menyadari bahwa ada anak yang menemani dan keluarga besar yang tentu akan selalu mendukung.

  • 2. Berinisiatif

  • Setiap kejadian atau mungkin musibah memang terkadang menghampiri manusia, ada kalanya kejadian itu begitu berat dan dapat mengubah perilaku. Bisa jadi kesepian yang dialami juga karena kejadian tersebut membuat seseorang menarik diri dari pergaulan secara tidak sadar. Jika ini yang terjadi maka berinisiatif lah untuk kembali bersosialisasi dengan orang lain lebih dahulu, teman terdekat atau tetangga sebelah rumah adalah yang termudah untuk membangun sebuah komunikasi oleh para ibu tunggal.

  • Advertisement
  • 3. Bepergian

  • Bepergian juga selalu menjadi cara yang paling sering dilakukan siapa saja untuk mengobati rasa sepi termasuk oleh para ibu tunggal. Dengan bepergian selain menyegarkan kembali pikiran yang mungkin banyak dipenuhi perasaan tidak enak akan hilang juga dapat membuka kesempatan untuk bertemu dengan orang lain yang mungkin saja dapat menambah teman.

  • 4. Belajar keterampilan

  • Menjadi seorang ibu tidak berarti tidak boleh bekerja, seorang wanita pun juga harus memiliki keterampilan yang berguna. Beberapa ibu tunggal memilih mempelajari keterampilan khusus yang juga menjadi hobi nya untuk dijadikan mata pencarian tambahan. Dengan belajar fokus perhatian secara otomatis juga akan teralihkan kepada hal yang lebih positif.

  • 5. Beraktivitas bersama anak

  • Bagi ibu tunggal yang memiliki anak, tentu akan merasa apa yang dimilikinya paling berharga saat ini adalah anak. Para ibu tunggal biasanya lebih banyak meluangkan waktu mereka untuk ikut beraktivitas bersama anak mereka, dari mengantar dan menjemput sekolah sampai pergi bermain bersama anak ke pusat perbelanjaan. Hal ini sebenarnya sangat membantu ibu tunggal melewati waktunya secara lebih positif dibandingkan harus selalu di rumah sendirian yang berpotensi membuat mereka banyak merenungi hal-hal yang tidak perlu.

Bantu kami menyebarkan

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Pernahkah para ibu tunggal merasa kesepian? Lalu apa yang mereka lakukan?

Ini yang membuat para ibu tunggal tetap mantap melangkah meskipun sendirian.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr