Tips menyimpan baju-baju si kecil agar tetap awet dan bisa dilungsur

Yang seringkali menjadi masalah adalah kebanyakan orangtua tidak mengerti cara merawat dan menyimpan pakaian-pakaian tersebut dengan benar sehingga sampai waktunya tiba justru pakaian tersebut malah tidak layak lagi dipakai karena rusak.

982 views   |   2 shares
  • Pakaian bayi memiliki berbagai model baik itu yang diperuntukkan bagi bayi laki-laki ataupun perempuan. Jenis dan modelnya selalu saja berkembang, setiap hari ada saja berbagai jenis model terbaru yang bermunculan yang selalu saja menarik hati para ibu untuk membelikannya untuk bayi mereka. Tetapi tahukah Anda bahwa harga yang di banderol untuk pakaian bayi jauh lebih mahal di banding dengan pakaian yang diperuntukkan bagi orang dewasa? Tentu saja sangat sayang sekali jika pakaian bayi ini dibeli begitu banyak oleh para ibu tetapi hanya dipakai sebentar saja. Bayi yang bertumbuh besar terasa sangat begitu cepat sampai pada akhirnya banyak sekali pakaiannya yang tidak cukup lagi untuk dikenakan.

  • Beberapa orang tua memutuskan untuk menyumbangkan pakaian-pakaian tersebut untuk anak lain yang membutuhkannya. Namun bagi para orang tua yang masih memiliki kemungkinan untuk menambah jumlah anak tentu pakaian-pakaian tersebut dapat digunakan lagi nantinya ketika sang adik lahir. Dengan begitu pastilah akan sangat membantu orang tua sehingga tidak perlu banyak membeli keperluan pakaian bayi lagi, tetapi yang seringkali menjadi masalah adalah kebanyakan orang tua tidak mengerti cara merawat dan menyimpan pakaian-pakaian tersebut dengan benar sehingga sampai waktunya tiba justru pakaian tersebut malah tidak layak lagi dipakai karena rusak.

  • Lalu bagaimanakah cara-cara yang dapat dilakukan untuk merawat dan menyimpan pakaian bayi agar selalu awet, berikut ini lima tips yang dapat Anda lakukan di rumah:

  • 1. Gunakan deterjen khusus untuk pakaian bayi

  • Deterjen yang biasa digunakan untuk mencuci pakaian umumnya mengandung pemutih yang dapat merusak pakaian bayi yang lebih lembut. Gunakan hanya deterjen khusus untuk pakaian bayi yang dapat Anda beli di supermarket.

  • 2. Jangan gunakan mesin cuci

  • Sebenarnya memang tidak masalah jika pakaian bayi dicuci dengan mesin cuci, tetapi sebaiknya pakaian bayi dicuci cukup menggunakan tangan agar tidak cepat rusak atau melar karena tekanan berlebih dari mesin. Selain itu hindari penggunaan pelembut pakaian yang sebanarnya kurang bersahabat bagi bahan pakaian bayi pada umumnya.

  • 3. Pisahkan dengan pakaian orang dewasa

  • Jangan mencampur pakaian bayi Anda dengan pakaian lain yang digunakan oleh orang dewasa, sebaiknya cuci pakaian bayi terpisah dengan pakaian yang lain agar tidak ada risiko terkena luntur.

  • 4. Hindari pelicin

  • Menyetrika pakaian bayi masih dapat dilakukan agar pakaian bayi Anda dapat lebih rapi sebelum disimpan. Namun sebaiknya hindari penggunaan pelicin yang banyak mengandung zat kimia yang kemungkinan dapat menimbulkan alergi pada kulit bayi ketika dikenakan.

  • Advertisement
  • 5. Simpan di tempat yang aman

  • Simpan pakaian bayi Anda di tempat yang aman berarti terpisah dengan pakaian anggota keluarga lain, Anda dapat menyimpan di lemari yang memang khusus untuk bayi Anda. Dalam menyimpan pakaian bayi hindari penggunaan kapur barus yang dapat merusak bahan pakaian yang tersimpan di dalamnya. Jika pakaian yang tidak akan digunakan lagi dalam waktu yang cukup lama Anda dapat menaruhnya di dalam plastik bening bersih sebelum meletakannya ke dalam lemari. Dengan begitu pakaian akan selalu rapi dan terjaga kebersihannya serta memudahkan Anda untuk mencarinya kembali karena penggunaan plastik transparan.

  • Dengan cara-cara diatas terbukti pakaian bayi dapat selalu terawat dan terjaga kualitasnya untuk dapat digunakan kembali, Anda pun sebagai orang tua tidak selalu harus mengeluarkan uang untuk membeli pakaian baru untuk dikenakan bayi Anda. Bahkan ketika memang sudah tiba waktunya untuk Anda sumbangkan pada orang lain pakaian-pakaian tersebut masih akan sangat layak untuk digunakan kembali oleh anak lain.

Bantu kami menyebarkan

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Tips menyimpan baju-baju si kecil agar tetap awet dan bisa dilungsur

Yang seringkali menjadi masalah adalah kebanyakan orangtua tidak mengerti cara merawat dan menyimpan pakaian-pakaian tersebut dengan benar sehingga sampai waktunya tiba justru pakaian tersebut malah tidak layak lagi dipakai karena rusak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr