Yuk, lebih sering lagi ajak si kecil berenang

Sesungguhnya, ada manfaat yang lebih besar dari kegiatan renang untuk anak.

713 views   |   9 shares
  • Berenang adalah olahraga yang paling menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga, bukan? Kebanyakan anak kecil senang main air, dan ini bisa jadi awal mulanya mencintai olahraga berenang. Namun kenapa melatih anak untuk berenang menjadi hal yang penting untuk dilakukan?

  • Melatih indera vestibular

    Manusia memiliki 7 indera yang penting untuk distimulasi sesuai tahapan usianya. Salah satunya adalah indera vestibular, yakni, indera yang berkaitan dengan gravitasi, pergerakan dan keseimbangan tubuh. Indera ini yang bertugas membantu seseorang untuk menjaga keseimbangan ketika bergerak. Menurut Devi Raissa M.Psi, Psikolog dari Rainbow Castle, berenang, adalah salah satu aktivitas yang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kerja indera yang membutuhkan aktivitas dua sisi ini.

  • Untuk keselamatan dan kepercayaan diri

    Di Amerika, tenggelam merupakan penyebab utama nomor dua kecelakaan yang mengakibatkan kematian pada anak-anak usia 1 hingga 14 tahun. Ini menunjukkan bahwa kemampuan berenang adalah hal yang krusial bagi anak-anak. Dalam hidupnya, anak akan selalu berhadapan dengan air, mulai dari skala kecil seperti bathtub, kolam ikan, kolam renang, danau, sungai, hingga laut. Oleh karena itu Anda harus memastikan anak tidak takut dan merasa nyaman saat berada di sekitar maupun di dalam air. Kemampuan berenang akan membuat mereka percaya diri saat berada dekat dengan air. Hal ini juga akan membuka kesempatan bagi mereka saat dewasa mencoba berbagai permainan/olahraga air seperti banana boat atau rafting tanpa rasa takut.

  • Membuat tubuh lebih sehat

    Selain mengencangkan otot yang terlihat seperti otot dada, otot trisep dan paha depan, berenang juga membantu meningkatkan otot yang paling penting dalam tubuh kita yakni jantung. Karena berenang adalah latihan aerobik, maka ia berfungsi untuk memperkuat jantung, tidak hanya membantu otot jantung menjadi lebih kuat, tetapi membuatnya lebih efisien dalam memompa aliran darah yang lebih baik ke seluruh tubuh Anda. American Heart Association (AHA) melaporkan bahwa hanya dengan 30 menit latihan per hari, seperti berenang, dapat mengurangi penyakit jantung koroner sebesar 30 sampai 40 persen. Selain itu ia juga baik dalam mengontrol tekanan darah/tensi.

  • Mengurangi stres dan meningkatkan semangat

    Selain sebagai latihan aerobik, renang juga bisa dianggap seperti permainan karena efeknya yang menyenangkan. Itulah alasan mengapa mulai anak-anak sampai orangtua menyenangi olahraga ini. Salah satu efek samping yang timbul adalah karena dilepaskannnya bahan kimia yang bertanggung jawab saat kita merasa bahagia yaitu Endorfin. Selain itu, berenang juga dapat membangkitkan respons relaksasi seperti halnya yoga. Hal ini disebabkan sebagian besar adanya peregangan yang konstan dan relaksasi otot Anda lalu dikombinasikan dengan pernapasan berirama dalam.

  • Aman bagi tubuh

    Anda tak perlu khawatir anak akan mudah cedera saat berenang karena ini adalah olahraga low impact. Olahraga ini memiliki risiko cedera sangat rendah dibanding olahraga cardio lain seperti lari atau bersepeda. Manfaat lainnya, berenang dapat melatih keseimbangan, fleksibilitas, dan memperbaiki postur tubuh anak.

  • Keahlian seumur hidup

    Kemampuan berenang yang sudah dikuasai sejak kecil akan bertahan seumur hidup. Jika anak rajin berenang sepanjang hidupnya, maka kualitas hidupnya akan lebih baik. Olahraga ini juga tetap bisa dilakukan hingga usia lanjut karena berenang adalah olahraga low impact yang aman bagi semua umur.

    Para peneliti di University of South Carolina yang diikuti 40.547 orang, berusia 20 sampai 90 tahun menemukan bahwa mereka yang berenang memiliki tingkat kematian 50% lebih rendah dibandingkan pelari, pejalan kaki atau orang yang tidak pernah berolahraga. Mereka menyimpulkan bahwa manfaat yang sama akan diterima oleh perempuan maupun laki-laki.

    Menurut Paul Thompson, salah satu pendiri Water Babies, "Mengajarkan anak mengenai keamanan tingkat dasar di dalam air dan kepercayaan diri di dalam air bisa menyelamatkan jiwanya. Melalu pelatihan yang progresif, bayi bisa belajar keterampilan pertahanan diri sejak dini." Karena itu, ia menambahkan, orangtua harus percaya diri ketika mencemplungkan anak ke kolam. Sebab orangtua yang grogi justru bisa membahayakan bayinya.

    Usia ideal menngajak bayi ke kolam renang adalah 4-5 bulan. Bahkan di usia 6 bulan, bayi sudah bisa diajarkan duduk tegak di air. Paul menambahkan bahwa sebaiknya memang dimulai saja sejak dini, sebab semakin besar usia anak, mereka semakin mudah khawatir. Biasakan saja dulu dengan bermain air di bak mandinya, lalu ke bak besar/bathtub, kemudian ke kolam plastik, sebelum mulai di kolam renang.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Yuk, lebih sering lagi ajak si kecil berenang

Sesungguhnya, ada manfaat yang lebih besar dari kegiatan renang untuk anak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr