5 penyakit sekitar usus yang wajib diwaspadai

Oleh karena tugasnya, maka usus tidak mampu bertugas dengan baik jika makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak memenuhi syarat atau sesuai dengan kemampuan yang usus bisa lakukan.

1,224 views   |   3 shares
  • Artikel ini saya buat sebagai himbauan agar kita semua peduli dan selalu menjaga kesehatan usus. Beberapa waktu lalu salah satu sahabat dekat saya didiagnosa menderita kanker usus stadium 4 dan harus melakukan kemoterapi sebagai langkah pengobatan. Sayangnya, akibat penyakit yang diderita makin mengganas, kesehatan sahabat saya berangsur memburuk dan akhirnya dia tidak mampu bertahan untuk melawan penyakitnya.

  • Usus merupakan organ penting dalam tubuh yang memiliki fungsi sebagai penyerap sari-sari makanan. Oleh karena tugasnya, maka usus tidak mampu bertugas dengan baik jika makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak memenuhi syarat atau sesuai dengan kemampuan yang usus bisa lakukan. Akibatnya, tubuh akan kekurangan nutrisi sehingga menyebabkan pertumbuhan seseorang terhambat, daya tahan tubuh lemah, dan tubuh mudah terpapar radikal bebas penyebab penyakit.

  • Oleh karena fungsinya yang begitu besar, dr. Hiromi Shinya, dalam bukunya yang berjudul The Miracle of Enzyme, mengimbau agar setiap orang menjaga kesehatan dan kebersihan usus dengan selalu menerapkan pola makan sehat. Dalam kesempatan yang sama, dr. Shinya juga menghimbau kepada setiap orang agar selalu waspada dengan beberapa penyakit sekitar usus, seperti:

  • 1. Penyakit radang usus buntu

  • Penyakit usus buntu atau appendiks lebih sering diakibatkan oleh infeksi ketimbang biji-bijian yang selama ini dipercaya oleh sebagian besar masyarakat. Beberapa faktor yang bisa menjadi pemicu terjadinya usus buntu, antara lain: Penyumbatan pada saluran appendiks akibat timbunan feses yang mengeras, pembesaran jaringan limfoid, penyakit cacingan, benda asing yang masuk ke dalam usus, tejadinya penyempitan pada saluran uretra, dan kanker primer.

  • 2. Nyeri usus inflamatorik

  • Adalah kondisi di mana usus mengalami nyeri hebat secara berkepanjangan yang pada akhirnya menyebabkan kerusakan jaringan. Beberapa gejala yang menyertai, antara lain: Demam, anoreksia, berat badan turun, perut mual, diare, muntah dan pendarahan rektal. Untuk mengatasi kondisi semacam ini dokter biasanya akan melakukan pembedahan pada pasien.

  • 3. Konstipasi

  • Sering disebut dengan istilah sembelit, adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seseorang mengalami pengerasan secara berlebihan pada feses atau tinja, sehingga menyebabkan sulit buang air besar. Jika kondisi sembelit sudah makin parah dunia medis menyebutnya dengan istilah obstipasi, obstipasi sendiri merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kanker pada usus.

  • Advertisement
  • 4. Kanker usus besar atau kolon

  • Mengutip laman berikut, menyebutkan "Kanker usus besar disebut juga dengan istilah kanker kolon, kanker ini jika sudah menyebar disebut sebagai kanker rektum. Kanker rektum adalah kanker yang terjadi di organ beberapa inci dari usus besar. Sel-sel kanker yang tumbuh tersebut bernama polip. Pada awal pertumbuhannya polip tidak menimbulkan gejala, tetapi semakin membesar polip akan makin ganas dan menyebabkan terjadinya kanker usus.

  • 5. Radang usus besar

  • Mengutip laman berikut, menjelaskan "Radang usus besar atau Colitis umumnya terjadi karena seseorang mengalami sembelit berkepanjangan, stres dan pada sebagian wanita akibat keguguran. Tingkat keparahan atau gejala yang ditimbulkan tergantung pada bagian mana saja yang mengalami peradangan. Beberapa gejala radang usus yang kerap dirasakan, antara lain: Nyeri pada bagian perut, berat badan turun drastis, nafsu makan hilang, diare disertai darah, mual, demam dan muntah-muntah.

  • Tips agar usus senantiasa sehat

  • Mengetahui betapa penting fungsi usus, maka sudah selayaknya organ dalam tubuh ini harus dijaga kesehatannya. Beberapa tips di bawah ini semoga bermanfaat:

    1. Makanlah secara teratur dan dalam jumlah cukup

    2. Biasakan mengunyah makanan hingga lembut

    3. Konsumsilah makanan kaya serat

    4. Kurangi makanan terlalu pedas, manis, asam dan berlemak

    5. Batasi mengonsumsi daging

    6. Hindari dehidrasi (Minum air putih secukupnya)

    7. Hindari mengonsumsi minuman mengandung soda, kafein dan alkohol

    8. Jauhkan diri dari stres

    9. Rajin-rajinlah berolahraga

    10. Batasi mengonsumsi makanan cepat saji

    11. Konsumsi makanan mengandung probiotik

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

5 penyakit sekitar usus yang wajib diwaspadai

Oleh karena tugasnya, maka usus tidak mampu bertugas dengan baik jika makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak memenuhi syarat atau sesuai dengan kemampuan yang usus bisa lakukan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr