Waspadalah! 7 kebiasaan buruk ini bisa membahayakan fungsi otak

Meskipun kemampuan otak akan terus menurun seiring bertambahnya usia, tetapi jika dirawat dengan baik sejak dini kemampuan otak tetap bisa dipertahankan.

4,723 views   |   29 shares
  • Seiring dengan bertambahnya usia kemampuan fungsi otak manusia akan mengalami penurunan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan otak sejak dini akan mendatangkan banyak keuntungan. Namun, tidak sedikit orang justru mengabaikan betapa pentingnya menjaga kesehatan otak, bahkan di antara mereka kerap melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk, seperti:

  • 1. Mengabaikan sarapan pagi

  • Sarapan pagi merupakan waktu makan paling penting dan sebaiknya tidak boleh dilewatkan. Peneliti dari American Heart Association, sebagaimana dijelaskan dalam laman www.klikdokter.com, mengatakan "Seseorang yang sering melewatkan sarapan pagi memiliki kadar gula darah yang rendah, hal ini mengakibatkan pasokan nutrisi ke otak menjadi berkurang. Imbas yang kerap dirasakan ketika otak mengalami kekurangan nutrisi adalah sulit berkonsentrasi, mudah lelah dan mengalami kebingungan."

  • 2. Menonton film porno

  • Para peneliti di Jerman menjelaskan, "Saat menonton film porno otak manusia memproduksi dopamin (suatu senyawa yang dapat membuat suasana hati menjadi gembira) dalam jumlah besar. Sayangnya dopamin memiliki efek candu, sehingga membuat otak harus memproduksi lebih banyak dopamin supaya seseorang bisa merasakan rangsangan secara seksual."

  • 3. Kurang tidur

  • Kurang tidur terlihat sepele, tetapi dengan kurang tidur menyebabkan sel-sel otak banyak yang mati. Beberapa dampak yang terjadi ketika seseorang kurang tidur antara lain: Secara mental fisik menjadi lemah, berat badan naik, mudah bingung, mudah lupa, menderita depresi, penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus.

  • 4. Merokok

  • Sudah bukan menjadi rahasia kalau rokok sangat tidak baik untuk kesehatan. Salah satu zat paling berbahaya dan mudah dijumpai pada rokok adalah Nikotin. Ketika seseorang menghisap asap rokok, maka secara otomatis zat nikotin akan mengalir melalui pembuluh darah dan hanya dalam waktu 15 detik nikotin sudah sampai di otak. Nikotin akan memaksa otak untuk terus memproduksi dopamin sehingga membuat perokok merasa lebih tenang dan bahagia. Namun, mengonsumsi nikotin dalam jangka lama justru memberikan efek samping, seperti: Menurunkan kinerja neuron otak, membuat kecanduan, memengaruhi kemampuan daya ingat dan menyebabkan stroke.

  • Advertisement
  • 5. Jarang berolahraga

  • Jarang melakukan latihan fisik menyebabkan ukuran otak manusia menciut dari ukuran normalnya. Informasi ini didukung oleh penelitian yang pernah dilakukan oleh Nicole Spartano, seorang penulis ilmiah dan juga mahasiswa tingkat doktoral di Boston University School of Medicine. Dalam penelitian tersebut ia mensurvei kurang lebih 1500 pria dan wanita dengan riwayat penyakit jantung serta kepikunan. Di akhir penelitiannya, Spartano menemukan hasil menakjubkan, di mana para responden yang rutin melakukan olahraga selama penelitian memiliki volume otak lebih besar ketimbang mereka yang jarang melakukan olahraga.

  • 6. Mengonsumsi makanan berlemak

  • Makanan berlemak memang memiliki cita rasa gurih, sehingga sangat disukai oleh banyak kalangan. Sayangnya, terlalu sering mengonsumsi makanan berlemak justru membuat kemampuan kognitif seseorang menjadi berkurang. Dengan kata lain, kadar lemak yang terlalu tinggi menyebabkan sinaps-sinaps (istilah kedokteran untuk menyebut sambungan atau penghubung antara sel neuron dengan sel neuron yang lain) di dalam otak menjadi rusak, sehingga menyebabkan kemampuan berpikir serta daya ingat seseorang menjadi menurun.

  • 7. Mengonsumsi makanan manis

  • Mengutip laman berikut, "Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa mengonsumsi gula dalam jumlah berlebih bisa merusak 734 gen dalam hipotalamus dan 206 gen hipokampus. Kedua bagian otak ini memiliki peranan penting dalam menjalankan fungsi organ tubuh, metabolisme dan fungsi otak secara keseluruhan. Lebih lanjut, menurut The Health and Sciences Academy, jika sampai terjadi kerusakan, maka membuat seseorang rentan mengalami depresi, mengalami sindrom metabolisme, parkinson hingga menderita bipolar disorder.

  • Otak sebagai pusat kendali tubuh sudah selayaknya memperoleh perhatian secara lebih. Meskipun kemampuan otak akan terus menurun seiring bertambahnya usia, tetapi jika dirawat dengan baik sejak dini kemampuan otak tetap bisa dipertahankan. Belum ada kata terlambat jika Anda mau mengupayakan menjaga kesehatan otak mulai dari sekarang. Semoga dengan memiliki otak yang sehat aktivitas sehari-hari Anda tetap bisa dilakukan dengan baik dan kehidupan Anda lebih produktif di masa tua nanti.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Waspadalah! 7 kebiasaan buruk ini bisa membahayakan fungsi otak

Meskipun kemampuan otak akan terus menurun seiring bertambahnya usia, tetapi jika dirawat dengan baik sejak dini kemampuan otak tetap bisa dipertahankan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr