Ingin keluarga bahagia? Bahagiakanlah istri Anda

'Happy mom, happy family' benarkah demikian? Ternyata kebahagiaan keluarga bersumber dari seorang ibu yang bahagia.

1,551 views   |   46 shares
  • Happy mom, happy family, benarkah demikian? Setiap ibu mendeskripsikan "kebahagiaan" dengan pengertian yang berbeda-beda. Namun satu hal yang pasti kebahagiaan seorang ibu sangat memengaruhi kebahagiaan keluarganya. Bagaimana hal ini dapat saling berhubungan? Mari kita lihat pendapat beberapa responden di bawah ini:

  • "Peran seorang ibu sangat berpengaruh besar akan menjadi seperti apa anaknya di masa depan. Ibu yang merawat, mendidik dan membesarkan dengan penuh kasih, memberikan kebahagian tersendiri di hati anaknya, sehingga kelak mereka tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih juga, selalu dapat membahagiakan kedua orang tuanya." ( Siti, 52 Tahun, IRT)

  • "Kebahagiaan ibu saya juga adalah kebahagiaan saya. Ketika saya melihat ibu bahagia, saya merasa bahagia. Tetapi jika melihat ibu bersedih, tentu saya juga akan bersedih. Keluarga saya (ayah dan kakak-kakak) juga akan merasa tidak nyaman ketika ibu bersedih. Bagi kami, ibu adalah sosok terpenting yang selalu mengutamakan kebahagiaan kami di atas kebahagiaannya sendiri." ( Lisa, 29 Tahun, IRT)

  • "Kebahagiaan sebuah keluarga sangat berkaitan dengan kebahagiaan sosok seorang ibu. Ketika ibu tidak bahagia menjalankan perannya sebagai seorang ibu, menelantarkan keluarganya dan lebih mementingkan diri sendiri, maka keluarga tentu tidak akan merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, seorang ibu yang berperan penting dalam kesejahteraan keluarganya dan menjadikan keluarga sebagai prioritas utama dalam hidupnya, secara tidak langsung menciptakan keluarga yang bahagia pula." ( Sinta, 32 Tahun, Jakarta)

  • "Ayah saya selalu mengingatkan, jika ingin anak tumbuh berbakti dan baik, maka saya harus selalu berusaha terlebih dahulu membahagiakan istri. Karena ibu yang berbahagia dipercaya dapat menularkan kebahagiaan tersebut kepada anak-anaknya. Jika saya memiliki istri dan anak-anak yang bahagia dan baik, kurang bahagia bagaimana lagi hidup saya? Pastinya terasa sempurna." ( Nefi, 34 Tahun, Pegawai Swasta)

  • "Kebahagiaan seorang ibu sangat terhubung dengan kebahagiaan keluarganya. Misalnya saja, ketika Anda memiliki istri yang seringkali menggerutu atau mudah marah, maka hampir dapat dipastikan seisi rumah tertular dampaknya. Sebagai suami Anda pasti akan mudah depresi dan anak-anak juga akan terkena dampak yang cukup besar. Mereka dapat menjadi pribadi yang mudah marah, pemurung, sulit bergaul atau juga suka menggerutu. Akibatnya, tidak adanya kedamaian dan kebahagiaan di dalam rumah. Sebaliknya jika istri Anda adalah orang yang positif, dan baik hati maka itu juga akan tertular pada diri Anda (suami) dan anak-anak." ( Randy, 36 Tahun, Pegawai, Jakarta)

  • Advertisement
  • Jadi berdasarkan para responden di atas dapat kita simpulkan, kebahagiaan ibu sangat memengaruhi kebahagiaan keluarganya. Ketika ibu bahagia, maka keluarga pun juga merasa bahagia. Karenanya, jangan lupa untuk selalu membahagiakan ibu atau istri Anda, agar keluarga Anda dapat terus merasakan kebahagiaannya. Bantu dan hibur istri Anda setiap saat mereka memerlukan bantuan atau merasa jenuh dengan kegiatannya sehari-hari.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Ingin keluarga bahagia? Bahagiakanlah istri Anda

'Happy mom, happy family' benarkah demikian? Ternyata kebahagiaan keluarga bersumber dari seorang ibu yang bahagia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr