Memajang foto si kecil di media sosial? Ketahui dulu aturannya

Jangan mengunggah foto anak-anak yang dapat membuat mereka menjadi malu ketika mereka sudah dewasa

423 views   |   4 shares
  • Banyak orangtua tidak menyadari bahwa kebiasaan memajang foto anak di media sosial dapat membahayakan keselamatan mereka, tidak hanya menjadi korban kekerasan fisik, tetapi banyak foto anak-anak digunakan sebagai media pemuas nafsu oleh segelintir orang dengan kelainan mental.

    Media sosial akhir-akhir ini memang menjadi sarana paling mudah dan menyenangkan untuk saling berbagi informasi, tetapi di balik itu semua orangtua harus memperhatikan beberapa kaidah saat ingin memajang foto anak, seperti:

  • 1. Jangan memajang foto anak tanpa busana

    Meskipun terlihat lucu dan menggemaskan, tetapi anak-anak dengan foto tanpa busana sepertinya kurang pantas. Orangtua harus memahami bahwa tubuh anak (tanpa pakaian) sebaiknya tidak dipamerkan di hadapan umum, berhati-hatilah terhadap para pelaku pedofili sebab mereka bisa saja menjadikan anak Anda sebagai terget berikutnya.

  • 2. Jangan menyebutkan lokasi di mana anak Anda berada

    Sebuah berita memilukan terjadi di negara Amerika beberapa waktu yang lalu, di mana seorang anak diculik oleh orang tidak dikenal karena mengetahui di mana lokasi anak tersebut berada. Kejadian semacam ini tentu tidak ingin Anda alami. Oleh karena itu, saat memposting foto si kecil jangan pernah menyebutkan di mana lokasi anak Anda berada. Pantau selalu segala aktivitas buah hati Anda agar hal-hal buruk tidak terjadi pada mereka.

  • 3. Jangan menyebutkan hobi atau kegemaran anak

    Merupakan tanggung jawab orangtua untuk selalu menjaga kebiasaan anak, bayangkan betapa mengerikan mengetahui ada orang jahat memanfaatkan hobi dan kegemaran buah hati Anda untuk memperdaya bahkan mungkin menculik mereka. Karenanya, jangan pernah memberitahukan kepada khalayak umum apa yang menjadi hobi atau kegemaran anak-anak, agar hal-hal tersebut tidak dimanfaatkan untuk mencelakai mereka.

  • 4. Jangan mengungah informasi resmi anak

    Mungkin ada di antara Anda pernah memposting informasi resmi mengenai anak-anak seperti Akta Kelahiran, Pasport dan Visa. Jika ya, maka sebaiknya segera Anda hapus. Informasi resmi berkaitan dengan asal usul anak bisa dijadikan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk memalsukan dokumen, hingga mengarah pada praktik perdagangan manusia.

  • 5. Jangan mengungah foto anak sedang di tempat-tempat yang berbahaya

    Sepasang suami istri di Amerika dihukum melakukan pelayanan kepada masyarakat karena diketahui mengungah foto anak-anak mereka berada di dalam sebuah mobil mainan dengan kondisi ditarik sebuah mobil sungguhan. Meskipun tidak ada yang terluka, tetapi pemerintah setempat menganggap apa yang telah dilakukan oleh pasangan suami istri tersebut sangat-sangat tidak wajar dan dapat mengacam keselamatan anak-anak mereka.

  • 6. Jangan mengungah foto yang dapat membuat anak-anak malu ketika sudah dewasa

    Seiring waktu anak-anak akan tumbuh besar dan apa yang menurut Anda awalnya lucu belum tentu anak-anak kelak menyukainya. Banyak kasus bullying dialami anak-anak akibat orangtua kerap memposting sesuatu yang memalukan. Hal ini sekilah nampak tidak berbahaya tetapi secara psikologis dapat membuat anak-anak depresi, hingga kehilangan rasa percaya dirinya.

  • 7. Jangan mengunggah foto anak kita bersama anak-anak yang lain

    Kadang kala ada orangtua tidak ingin foto anak-anaknya tersebar luas di media sosial tanpa sepengetahuan mereka, hal ini tentu saja dapat berujung pada tuntutan hukum karena Anda dianggap telah membahayakan keselamatan putra-putri mereka.

    Media sosial sebagai tempat berbagi bisa menjadi sahabat, tapi sekaligus bisa menjadi musuh dalam selimut. Sebagai orangtua sudah selayaknya selalu berhati-hati dan waspada ketika akan memposting segala sesuatu yang berkaitan dengan anak-anak. Kelalaian orangtua bisa mencelakakan anak-anak, lindungi anak-anak dari hal-hal buruk yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Memajang foto si kecil di media sosial? Ketahui dulu aturannya

Jangan mengunggah foto anak-anak yang dapat membuat mereka menjadi malu ketika mereka sudah dewasa
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr