Banyak anak banyak rejeki. Masihkah ungkapan ini tepat?

Pernahkah Anda mendengar ungkapan "Banyak anak banyak rejeki"? Masih berlakukah ungkapan tersebut bagi Anda?.

345 views   |   3 shares
  • Pernahkah Anda mendengar ungkapan "Banyak anak banyak rejeki"? Masih berlakukah ungkapan tersebut bagi Anda? Seiring berkembangnya zaman, ungkapan tersebut mulai tidak dipercaya oleh orang-orang modern. Banyak yang beranggapan ungkapan itu hanya sebuah mitos belaka, namun masih ada juga beberapa orang yang masih menganut paham tersebut.

  • Sebetulnya, penafsiran ungkapan banyak anak banyak rejeki bagi masing-masing orang mungkin tidak sama. Ada yang berpendapat anak adalah rejeki/berkat dari Yang Maha Kuasa makanya saat diberi anak banyak, mereka menafsirkan berkat mereka bertambah seiring bertambahnya jumlah anak. Mereka juga berpendapat bahwa hadirnya anak akan mendatangkan rejeki berupa materi, uang atau kekayaan. Itulah sebabnya ketika anak bertambah mereka akan menafsirkan bahwa materi/harta mereka nantinya akan bertambah pula.

  • Ungkapan ini memang sarat makna, tergantung bagaimana Anda memaknainya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan ungkapan ini, anak memang rejeki dan setiap anak pasti membawa berkah dalam keluarga. Namun yang menjadi salah, bila ungkapan tersebut menjadi patokan Anda mengejar rejeki.

  • Jika dihadapkan dengan kenyataan, ungkapan tersebut tidaklah tepat. Buktinya ada keluarga yang hanya memiliki satu anak tapi kehidupannya penuh berkah meskipun hanya seorang anak tapi bagi mereka anak semata wayang mereka adalah rejeki yang luar biasa dari Tuhan. Di lain kondisi, ada keluarga yang memiliki banyak anak, justru kehidupannya semakin memprihatinkan.

  • Ungkapan ini mungkin masih berlaku jika kita pernah hidup di masa nenek moyang kita dulu, yang semua kebutuhan baik sandang, pangan, papan masih bisa didapatkan dengan mudah dan terjangkau. Jika ungkapan ini diterapkan di masa sekarang mungkin agak memberatkan para orangtua. Kehidupan sekarang semua serba mahal, kebutuhan sehari-hari anak semakin meningkat, biaya pendidikan anak juga terus meningkat.

  • Kesejahteraan anak harus Anda perhitungkan. Sebelum merencanakan menambah anak, Anda perlu memperhitungkan secara matang karena semakin banyak anak maka semakin banyak kebutuhan anak yang harus Anda dipenuhi. Jika Anda memakai hitungan sistematis seperti itu, Anda akan berpikir dua kali dalam menambah anak bukan? Bahkan keluarga yang mampu secara finansial pun masih berpikir jika mempunyai banyak anak karena pertimbangan lainnya.

  • Banyak anak banyak rejeki tidak hanya berdampak bagi keluarga saja tetapi juga bagi pemerintah. Itulah sebabnya pemerintah membuat program dua anak saja cukup. Tujuannya tak lain untuk menyejahterakan kehidupan keluarga dan negara. Namun, jika pada akhirnya Tuhan masih memercayakan Anda memiliki anak lagi, Anda harus menerimanya dengan ikhlas.

  • Advertisement
  • Untuk sekarang ini banyak anak artinya akan banyak risiko dan dampak yang akan timbul di kemudian hari, seperti dampak ekonomi, sosial dan psikologis. Bukannya menolak ungkapan banyak anak banyak rejeki, namun Anda harus tetap bijaksana dan realistis dalam berpikir. Jangan sampai, ketika Anda diberi banyak anak, Anda justru tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani mereka.

  • Betul, banyak anak banyak rejeki jika Anda bisa menjamin dapat mendidik dan membesarkan mereka menjadi anak yang berhasil dalam kehidupannya. Intinya jangan terjebak dengan ungkapan banyak anak banyak rejeki. Bukan soal kuantitasnya tetapi fokuslah pada kualitas anak. Yang terakhir, rejeki itu datang dari doa dan kerja keras bukan dari banyaknya anak.

Bantu kami menyebarkan

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Banyak anak banyak rejeki. Masihkah ungkapan ini tepat?

Pernahkah Anda mendengar ungkapan "Banyak anak banyak rejeki"? Masih berlakukah ungkapan tersebut bagi Anda?.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr