Berapa Kartu Kredit yang Mesti Anda Miliki?

Dalam zaman modern ini di mana uang plastik dianggap lebih praktis dan menaikkan gengsi, memiliki kartu kredit dapat memberikan kenyamanan asalkan Anda memiliki disiplin ketat dalam memakainya.

2,315 views   |   22 shares
  • Bila Anda seperti saya, yang pernah mengalami sulitnya hidup karena kebanyakan kartu kredit, Anda akan menjawab pertanyaan di atas dengan: "Satu sudah terlalu banyak." Tetapi dalam zaman modern ini di mana uang plastik dianggap lebih praktis dan menaikkan gengsi, memiliki kartu kredit dapat memberikan kenyamanan asalkan Anda memiliki disiplin ketat dalam memakainya. Apa saja batasan yang harus Anda perhatikan untuk menjaga agar keuangan Anda tetap sehat?

  • Jangan gampang tergoda

  • Ketika Anda berjalan-jalan di pusat perbelanjaan yang menawarkan segala barang dan jasa, pikirkanlah baik-baik sebelum Anda membeli. Apakah saya memang memerlukan barang atau jasa itu? Apakah anggaran belanja saya memungkinkan untuk membelinya? Janganlah karena mengandalkan uang plastik Anda langsung membeli apa saja yang menarik perhatian Anda. Kurangi belanja lewat internet, jangan sering-sering mengunjungi situs toko yang memudahkan orang untuk membeli. Situs-situs seperti ini lebih berbahaya daripada berjalan-jalan ke mall. Anda tidak dapat membayar dengan uang tunai dan sebelum Anda sadar kartu kredit Anda sudah tidak mempunyai saldo yang dapat dipakai lagi.

  • Satu sudah lebih dari cukup

  • Anggaplah kartu kredit sebagai pasangan hidup, memiliki satu sudah lebih dari cukup. Jangan Anda "mendua" karena ini dapat berkelanjutan menjadi "mentiga," "mengempat" dan seterusnya sebelum Anda menyadari. Tahu-tahu dompet Anda bukan lagi tebal karena berisi uang, tetapi karena kartu kredit. Akibatnya setiap bulan Anda sakit kepala memikirkan bagiamana Anda harus membayar cicilan minimum dari kartu-kartu itu. Hidup Anda tidak lagi aman tenteram, setiap hari Anda harus mengingat kartu mana yang pembayarannya jatuh tempo. Kekuatiran ini tidak saja berdampak buruk untuk dompet Anda tetapi juga untuk kesehatan Anda. Stres yang diakibatkan oleh kebanyakan hutang akan mengganggu kesehatan Anda.

  • Hindari tawaran muluk

  • Saya pernah melihat seorang ibu mengeluarkan map plastik dari tasnya. Saya pikir pasti isinya dokumen-dokumen. Ternyata saya salah. Ketika dia membuka map tadi, isinya adalah lembaran plastik yang terbagi-bagi seukuran kartu. Mungkin map itu diciptakan untuk orang bisnis menyimpan kartu-kartu nama yang diperolehnya. Namun si ibu menggunakannya untuk menyimpan kartu-kartu kreditnya. Pada satu halaman saja ada sekitar 10 kartu kredit! Saya bukan kagum atas ide kreatif si ibu dalam menyimpan kartu kreditnya supaya gampang dicari, tetapi saya takjub melihat begitu banyak kartu kredit yang dia miliki. Saat itu saya hanya punya satu kartu kredit yang setiap bulan selalu saya lunasi. 10 tahun kemudian saya mempunyai kartu kredit hampir sebanyak ibu di atas. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Dimulai dari bank di mana saya menyimpan uang, saya mendapat tawaran kartu kredit yang berfungsi sebagai cadangan bila akun saya minus dan ada tagihan yang masuk. Kemudian saya mendapat tawaran dari toko tempat saya belanja kartu kredit yang memberi korting setiap kali dipakai di toko itu. Dan begitu seterusnya, saya terjebak dalam segitiga Bermuda kartu kredit yang menyedot saya ke dalam pusarannya.

  • Advertisement
  • Tinggalkan di rumah

  • Sulit untuk menahan godaan dan rayuan iklan di mana-mana. Lebih baik meninggalkan kartu kredit Anda di rumah sehingga ketika berbelanja Anda tidak akan mengikuti dorongan hati melainkan perhitungan masak-masak otak Anda. Anda dapat menggunakan kartu kredit untuk hal-hal yang sangat mendesak atau sewaktu Anda mengadakan perjalanan. Tetapi pastikan bahwa apa yang Anda bayar dengan kartu kredit itu sesuai dengan kemampuan Anda dan Anda dapat melunasinya pada hari gajian berikutnya.

  • Disiplin dan kebijaksanaan sangatlah penting dalam penggunaan kartu kredit supaya kita tidak terjebak hutang melilit yang menyebabkan kita sesak napas.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Berapa Kartu Kredit yang Mesti Anda Miliki?

Dalam zaman modern ini di mana uang plastik dianggap lebih praktis dan menaikkan gengsi, memiliki kartu kredit dapat memberikan kenyamanan asalkan Anda memiliki disiplin ketat dalam memakainya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr