Apakah Anak Remaja Anda Siap untuk Menerima Smartphone?

Dengan segala antusiasme peluncuran smartphone baru setiap beberapa bulan, banyak orang tampaknya tidak cukup sabar untuk membeli model terbaru secepatnya.

1,403 views   |   2 shares
  • Dengan segala antusiasme peluncuran smartphone baru setiap beberapa bulan, banyak orang tampaknya tidak cukup sabar untuk membeli model terbaru secepatnya. Anda tahu bahwa zaman telah berubah ketika salah satu dari kelompok yang paling vokal dan antusias adalah para remaja — ya, benar! — para remaja. Kita sekarang hidup di dunia di mana banyak anak-anak remaja merasa bahwa mereka “memerlukan” smartphone.

  • Jadi sekarang pertanyaan bagi orang tua adalah, apakah saya harus membeli smartphone untuk anak-anak remaja saya? Argumentasi dapat dibuat untuk mendukung atau menentang smartphone dalam keputusan penting ini — dan ini memang penting, karena Anda sedang menetapkan pola bagi keluarga Anda. Berikut adalah beberapa cara untuk membantu orang tua memutuskan apakah mereka harus atau tidak harus membelikan anak-anak remaja mereka smartphone.

  • Kemampuan untuk membeli

  • Apakah keluarga Anda mampu membelinya? Sangatlah penting untuk mengingat bahwa selain membeli smartphone, Anda juga perlu membeli kuota data dan kuota pulsa. Ini bisa seharga Rp 100.000,- per bulan, dan orang-orang sering terkejut melihat jumlah pulsa yang telah terpakai.

  • Tujuan

  • Mengapa anak remaja Anda memerlukan smartphone? Satu alasan utama yang akan dikatakan anak remaja mengapa mereka memerlukan smartphone, adalah agar Anda, para orang tua dapat menghubungi mereka setiap saat. Betapa pintarnya mereka! Ini alasan yang bagus, tapi mengapa smartphone dan bukan ponsel biasa saja? Anak remaja Anda mungkin juga akan mengatakan kepada Anda bahwa sekolah mereka sekarang mengizinkan teknologi sejenis ini pada jam sekolah — mungkin ini benar, itu mungkin diizinkan untuk alasan tertentu saja. Jadilah familier dengan kebijakan sekolah anak Anda.

  • Penghargaan

  • Smartphone adalah komputer kecil yang mahal dan keren yang menyediakan lebih banyak daripada yang sebenarnya anak-anak remaja perlukan. Apakah anak remaja Anda layak menerimanya? Ini adalah salah satu pertanyaan penting untuk orang tua pertimbangkan. Pikirkan tentang membuat gol-gol tertentu yang berfokus pada pendidikan dan aktivitas ekstrakurikuler untuk membantu menentukan apakah anak remaja Anda layak menerima smartphone. Pencapaian gol-gol ini dan perasaan layak menerima smartphone dapat menjadi pengalaman positif bagi anak-anak remaja Anda.

  • Kepercayaan

  • Dapatkah Anda memercayai anak remaja Anda dengan smartphone? Sebagai orang tua, kita semua ingin percaya kepada anak-anak remaja kita untuk bersikap jujur terhadap kita. Kenyataannya adalah, kepercayaan dibangun melalui perbuatan. Smartphone membuka akses ke dunia luar dengan banyak pengaruh baik maupun buruk. Jika Anda mempunyai masalah kepercayaan terhadap anak remaja Anda, Anda perlu berpikir panjang dan keras tentang membelikan mereka smartphone. Anda tidak ingin menambah masalah bagi anak-anak Anda yang mungkin akan membuat keputusan keliru. Dengan smartphone terbukalah akses ke Internet serta akses ke “Apps” — aplikasi ponsel yang dapat memberikan akses cepat ke berbagai macam hal. Jika tidak dimonitor, akses itu sudah pasti akan menjadi jalan yang mudah menuju permainan dan situs web yang mempromosikan kekerasan, pornografi, serta pengaruh-pengaruh negatif lainnya. Banyak dari pengaruh-pengaruh ini membuat kecanduan, dan dapat membuat anak-anak remaja Anda menghabiskan waktu yang lama menyendiri dengan smartphone mereka, menjauh dari keluarga dan teman-teman.

  • Advertisement
  • Anak-anak remaja Anda mungkin belum siap untuk smartphone saat ini, dan itu tidak masalah. Semua teman-teman mereka mungkin sudah memilikinya — tidak apa-apa. Jangan merasa terbebani untuk membeli hubungan Anda dengan anak-anak remaja Anda. Bahaslah dengan anak-anak remaja Anda, dan buatlah rencana dengan harapan yang masuk akal. Pada akhirnya, kasih sayang Anda serta hubungan Anda akan selalu menjadi keputusan terbaik Anda.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Indah Wajarsari dari artikel asli "Is your teen ready for a smartphone?" karya Seth Saunders.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Seth Saunders is an executive business consultant and leadership coach. Seth has been married 18 years to his amazing wife, Amber, and is the proud father of three wonderful sons. He is passionate about helping others succeed.

Apakah Anak Remaja Anda Siap untuk Menerima Smartphone?

Dengan segala antusiasme peluncuran smartphone baru setiap beberapa bulan, banyak orang tampaknya tidak cukup sabar untuk membeli model terbaru secepatnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr