Bagaimana mengomunikasikan dan mendidik anak tentang keberagaman?

Dalam kehidupan bermasyarakat akan ditemukan keragaman antara satu dengan lainnya. Penting bagi orangtua untuk mendidik anak mengenai keragaman tersebut sehingga anak dapat bersikap bijaksana dalam kehidupannya sejak dini.

179 views   |   shares
  • Adanya perbedaan dan keragaman diantara manusia adalah sebuah kenyataan yang tidak dapat dihindari, sebagai makhluk sosial kita dapat menemukan keragaman tersebut mulai dari aspek usia, jenis kelamin, adat budaya, ekonomi sampai suku dan agama. Oleh karena itu sudah seharusnya perbedaan atas keragaman tersebut disikapi dengan rasa toleransi yang dapat dilakukan dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan-perbedaan tersebut. Karena sikap tersebut akan menjadi jauh lebih menguntungkan untuk kepentingan bersama dibandingkan dengan sikap sebaliknya.

  • Saat ini masih sangat banyak sekali kita temukan banyak anak yang tidak dapat bersikap toleran tetapi justru mementingkan diri dan kelompoknya sendiri. Hal ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan perpecahan yang merusak keutuhan kebersamaan.

  • Sikap toleran sebenarnya dapat diajarkan sejak usia dini, orang tua termasuk orang-orang penting untuk mengawalinya. Untuk dapat melakukannya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • 1. Menjadi model

  • Cara pertama yang paling efektif untuk mengajarkan sikap toleran adalah dengan memberikan contoh dan teladan yang baik dan benar dalam kehidupan nyata sehari-hari. Cara bagaimana orang tua bersikap terhadap orang lain yang berbeda di sekitarnya akan sangat memengaruhi cara pandang anak.

  • 2. Mengajarkan tentang perbedaan

  • Berikan pengetahuan tentang keragaman yang ada pada anak. Ajarkan bahwa keragaman bukanlah suatu ancaman melainkan sebuah kehidupan yang baik dan didiami bersama. Bahwa penghargaan terhadap keragaman tersebut juga perlu dilakukan agar tercipta kehidupan yang baik dalam keragaman. Tanamkan sikap menghargai dan menghormati orang lain kepada anak tanpa melihat perbedaan yang ada.

  • 3. Memperkenalkan anak dengan kelompok lain

  • Dengan mengenal anak dapat memiliki rasa toleransi terhadap perbedaan kelompok yang dikenalnya karena ia memiliki kesempatan untuk mengenal dan berkomunikasi dengan kelompok lain yang berbeda. Pengalaman tersebut dapat mengikis berbagai pandangan negatif yang mungkin selama ini sempat terekam oleh anak.

  • 4. Tetap menguatkan identitas diri anak tanpa merendahkan yang lain

  • Memiliki identitas diri yang kuat dan kebanggaan atas kelompoknya justru menjadi modal yang baik bagi anak untuk kemudian dapat berpikir jernih dalam melihat dan bersikap terhadap orang dari kelompok lain. Untuk itu anak perlu diajak juga untuk melihat dan menjadi seorang yang bangga atas siapa dirinya dan dalam kelompok mana mereka berada.

  • Advertisement
  • Selain cara-cara diatas, penting juga untuk diingat bahwa orang tua juga harus mengajarkan kepada anak untuk tidak perlu selalu menerima dan setuju dengan semua perbedaan atau pun perilaku yang tidak dapat diterima. Dengan mengajarkan untuk memperlakukan orang lain sama seperti bagaimana ia ingin diperlakukan dapat menolong orang tua agar anak dapat menyaring tentang yang baik dan yang buruk untuk diterima. Namun intinya adalah luangkanlah waktu untuk berbicara terbuka dan jujur dengan anak-anak untuk menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan mereka serta ajarkanlah toleransi dengan cara yang baik, karena anak-anak di usia muda pun sudah mengetahui dan sadar akan perbedaan-perbedaan yang ada di sekitar mereka. Semoga informasi ini bermanfaat!

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Bagaimana mengomunikasikan dan mendidik anak tentang keberagaman?

Dalam kehidupan bermasyarakat akan ditemukan keragaman antara satu dengan lainnya. Penting bagi orangtua untuk mendidik anak mengenai keragaman tersebut sehingga anak dapat bersikap bijaksana dalam kehidupannya sejak dini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr