Pasangan tak kunjung melamar? Jangan-jangan dia phobia komitmen

Pacaran bertahun-tahun tapi dia susah diajak ke pelaminan?

753 views   |   3 shares
  • Setiap wanita pasti mengharapkan segera dipinang oleh pasangannya. Apalagi jika hubungan sudah dijalani cukup lama, rasanya apalagi yang perlu ditunggu? Namun, pacaran selama bertahun-tahun masih belum dapat membuktikan seorang pria siap berkomitmen dalam hubungan yang lebih serius.

  • Berikut beberapa alasannya mengapa pria seringkali memiliki krisis komitmen atau dengan kata lain, belum siap untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan:

  • 1. Belum siap bertanggung jawab

  • Untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan pasti memerlukan tanggung jawab. Apa lagi sebagai seorang pria, arti berkomitmen adalah, dia telah siap bertanggung jawab atas pasangannya baik lahir maupun batin. Kesiapan untuk inilah yang terkadang membuat pria ragu untuk berkomitmen.

  • 2. Tidak serius

  • Pria masih belum siap berkomitmen. Bisa jadi dia tidak begitu serius dalam menjalin hubungannya dengan Anda. Kebanyakan pria seperti ini, tidak siap berkomitmen dengan satu wanita saja dalam waktu yang lama. Itulah yang membuat mereka malas berkomitmen.

  • 3. Takut sakit hati

  • Tidak hanya wanita yang takut sakit hati, para pria juga mengalaminya. Apalagi jika mereka memiliki masa lalu yang buruk seperti misalnya pernah gagal menikah atau memiliki orang tua yang bercerai. Trauma seperti ini dapat membuat pria mengalami krisis komitmen.

  • 4. Masih fokus dengan karier dan masa depannya

  • Jika pria tidak siap berkomitmen dalam melanjutkan hubungan yang lebih serius, bisa jadi karena masih memiliki fokus utama lain seperti karier dan masa depannya. Menurutnya, karier dan masa depan jauh lebih penting sehingga komitmen dalam pernikahan hanya akan menyita waktu serta membuatnya sulit menyeimbangkan waktu antara karier dan pekerjaannya.

  • 5. Merasa tidak siap jika belum membahagiakan orang tua

  • Anak laki-laki biasanya menjadi tumpuan orang tua. Ada beberapa pria yang memiliki prinsip membahagiakan orang tuanya terlebih dahulu sebelum membahagiakan dirinya sendiri. Seringkali mereka tidak siap berkomitmen sebelum mewujudkan hal tersebut.

  • 6. Masih ingin bersenang-senang

  • Saat pria mendengar kata "komitmen", mereka akan langsung berpikir bahwa kebebasan akan hilang. Walau klise terdengar, namun faktanya masih banyak pria yang masih suka bersenang-senang. Mereka lebih memilih berhura-hura dengan sahabat, suka bertrevelling atau berpetualang dan berpikir pernikahan akan menghalangi kegiatan mereka tersebut. Tentu banyak pria yang tidak akan siap jika kebebasan itu nantinya membatasi mereka untuk melakukan hal-hal yang disukai. Alasan ini membuat mereka takut berkomitmen.

  • Advertisement
  • 7. Terlalu sering ditekan

  • Komitmen datang dari diri sendiri, bukan karena paksaan orang lain. Ketika Anda terus memaksakan pasangan Anda untuk berkomitmen, lama-lama dia akan merasa tertekan. Biarkan mereka sendiri yang memutuskan siap atau tidaknya untuk berkomitmen. Nanti akan ada waktunya pria tersadar dan siap mengambil keputusan untuk berkomitmen dalam sebuah hubungan serius.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Pasangan tak kunjung melamar? Jangan-jangan dia phobia komitmen

Pacaran bertahun-tahun tapi dia susah diajak ke pelaminan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr