Suami = Repairman di rumah. Selalukah demikian?

Suami yang kurang lihai memperbaiki kerusakan-kerusakan di rumah kok rasanya kurang afdol ya?

252 views   |   2 shares
  • Sebuah rumah pasti memerlukan perawatan secara rutin karena perabotan dan perkakasnya yang sangat beraneka ragam. Pemeliharaan rumah yang sangat sederhana seperti membersihkan atau merapikan memang dapat dilakukan oleh istri, namun ada juga yang memerlukan tenaga ahli untuk melakukannya seperti tukang kayu, tukang listrik dan sebagainya. Di sinilah sebaiknya peran suami sangat diharapkan untuk bertanggung jawab dan bekerja di dalam keluarga, sebab rumah yang kotor, saluran air yang mampet, perabotan yang rusak atau berantakan akan sangat menimbulkan permasalahan baru yang tidak enak di dalam keluarga, bahkan kebahagiaan dan keharmonisan pun dapat terganggu karenanya.

  • Seorang suami memang diharapkan dapat membantu istri soal urusan pekerjaan rumah. Dengan melakukannya tidak akan menurunkan harga dirinya sebagai seorang kepala rumah tangga, tetapi justru dengan melakukannya akan membuat istri pun merasa dihormati dan tersanjung dan akan lebih sayang dan menghormati suami terlebih lagi apabila suami memang sangat lihai memperbaiki segala sesuatu di rumah.

  • Memang menjadi seorang suami yang memilliki keahlian untuk memperbaiki segala sesuatu tidak di haruskan sama sekali, namun mengingat begitu banyak kendala yang akan dihadapi di dalam rumah tangga akan sangat bermanfaat bagi kedua pasangan apabila suami lihai dalam menangani permasalahan tersebut. Selain kondisi rumah akan selalu terjaga, hal ini pun juga akan berpengaruh pada perekonomian keluarga. Bayangkan saja jika hal kecil saja harus memanggil jasa perbaikan yang tentu tidak murah ongkosnya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan pada seorang pria untuk memahami dan melakukan hal tersebut di rumah tangganya, sebab jika seorang wanita dituntut untuk bisa memasak, seorang pria pun memiliki tuntutan untuk bisa melakukan hal-hal yang berhubungan dengan pertukangan. Kemampuan pertukangan ini memang perlu dikuasai oleh seorang pria agar saat ia menjadi seorang suami nantinya, ia akan selalu dapat diandalkan untuk menangani berbagai masalah teknikal di rumah. Seperti misalnya memperbaiki kran air, memperbaiki atap rumah yang bocor, memperbaiki listrik yang korslet, hingga mereparasi barang elektronik dan sebagainya.

  • Meski begitu terkadang bahkan seorang istri pun juga merasa dituntut untuk dapat juga melakukan hal tersebut setidaknya untuk beberapa hal yang ringan, sama seperti seorang suami yang juga ada kalanya harus dapat memasak jika suatu saat istri sedang tidak ada di rumah. Suami yang bisa memasak pun juga sangat membantu meringankan beban yang ada di rumah khususnya istrinya. Dengan begitu seorang suami yang seperti ini tidak akan kelabakan ataupun repot jika suatu ketika sedang tidak bersama istri di rumahnya.

  • Advertisement
  • Tetapi walaupun banyak sekali di antara para suami yang hari ini tidak mahir dalam bidang memperbaiki barang atau perabotan rumah tangga lainnya yang rusak, tidak ada salahnya jika seorang istri tetap sesekali meminta bantuannya untuk memperbaiki barang tersebut. Dengan begitu sang suami akan merasa sangat dihargai dan tetap merasa diandalkan, meskipun sebenarnya setelah diperbaiki tetap tidak ada perubahan apapun. Sebagai seorang istri tetaplah memuji pasangannya agar rasa cinta dan kasih sayang tidak akan luntur hanya akibat permasalahan kecil saja, sehingga keharmonisan dan kebahagiaan tetap terjaga di antara mereka.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Suami = Repairman di rumah. Selalukah demikian?

Suami yang kurang lihai memperbaiki kerusakan-kerusakan di rumah kok rasanya kurang afdol ya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr