Pelajaran yang Lebih Penting daripada Ilmu Pengetahuan di Sekolah

Adalah tanggung jawab penting orang tua untuk memastikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang berkepribadian baik, sepenting memastikan mereka mendapat pendidikan formal yang baik.

3,732 views   |   3 shares
  • Dewasa ini banyak orang tua berlomba-lomba untuk menyekolahkan anak mereka di sekolah terbaik, yang bahkan bertaraf internasional, dengan tujuan agar anak mereka mendapatkan nilai akademis yang memuaskan, tidak peduli seberapa mahal sekolah tersebut. Dan sejalan dengan itu, banyak sekolah yang menawarkan metode pengajaran yang sangat canggih dan luar biasa,juga kegiatan-kegiatan pendukung belajar mengajar yang beragam serta menyita banyak waktu. Bahkan tak jarang seorang siswa SD baru sampai di rumah dari sekolah hampir petang. Dan itu bisa selama 6 hari dalam seminggu.

  • Sebagai guru les privat, saya pernah membantu salah satu anak didik saya membawa tasnya yang tergeletak di ruang tamu ke kamarnya, dan saya kaget karena tas itu sangat berat bahkan untuk ukuran kekuatan orang dewasa seperti saya. Dan ketika saya bertanya kepada ibunya apakah setiap hari si anak tersebut harus membawa buku sebanyak itu, ibunya mengiyakan. Dan itu baru tas sekolahnya, belum tas bekalnya karena dia harus sekolah sampai sore, dan juga tas peralatan ekstrakulikulernya. Dan tanpa bisa dicegah saya pun membayangkan bahwa anak tersebut pasti rawan terkena sakit punggung ketika dia dewasa nanti, atau yang lebih parah menjadi bungkuk. Bersyukurlah saya, karena di zaman saya SD dulu saya tidak harus membawa peralatan sekolah sebanyak dan seberagam itu.

  • Tapi entah mengapa saya merasa bahwa perkembangan kemajuan pendidikan formal anak-anak sekarang tidak diimbangi dengan kemajuan pengembangan kepribadian dan tingkah laku mereka. Sering ketika saya naik angkutan umum bersamaan dengan anak-anak sekolah, saya melihat bagaimana mereka dengan tanpa rasa risi membuang sampah seenaknya di dalam angkutan umum itu. Atau ketika saya sedang mengantri di minimarket, bagaimana dengan seenaknya seorang anak menyerobot antrian. Tidak ada yang salah dengan menjadi pintar, cerdas dan berilmu pengetahuan tinggi. Akan tetapi akan jauh lebih baik jika hal itu diimbangi dengan sikap, tingkah laku dan kepribadian yang baik. Tetapi bukan berarti juga bahwa anak- anak kita harus mulai diikutkan sekolah kepribadian. Karena menurut saya, tidak ada sekolah kepribadian di mana pun yang lebih efektif daripada sekolah kepribadian bernama keluarga. Oh, saya percaya bahwa di sekolah-sekolah mereka, anak-anak juga diajarkan tentang budi pekerti dan bertingkah laku yang baik, tapi hal itu hanya sepersekian persen dibanding keseluruhan pelajaran yang mereka terima. Berarti dengan kata lain, adalah tanggung jawab orang tua untuk mengajarkan anak –anak mereka “pelajaran” tentang bagaimana bersikap dan berperilaku dalam kehidupan mereka.

  • Advertisement
  • Di sekolah mungkin anak-anak bisa menjadi sangat pintar berhitung, termasuk memecahkan soal tentang pembagian. Tapi bagaiman dengan pelajaran untuk saling berbagi dengan saudara dan teman? Itu diajarkan di rumah oleh orang tua, baik melalui teladan maupun saat mereka membiasakan anak berbagi dengan saudara dan teman bermainnya. Di sekolah mungkin seorang anak bisa sangat jago dalam hal pengetahuan alam, terutama tentang bumi dan lingkungan hidup. Tetapi itu bukan jaminan bahwa anak ini akan melakukan hal sederhana dalam hal memelihara lingkungannya seperti membuang sampah pada tempatnya. Itu tidak didapat hanya dari sebuah pelajaran secanggih apa pun pelajaran itu. Membuang sampah pada tempatnya adahal hal yang tumbuh karena teladan dan kebiasaan yang lagi-lagi berasal dari sekolah paling dasar yaitu keluarga. Begitu juga dengan anak-anak yang bisa saja mendapat nilai tinggi di sekolah dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia tetapi entah mengapa dalam kesehariannya seringkali anak ini menggunakan kata-kata makian yang kotor yang saya yakin tidak pernah masuk dalam kurikulum pelajaran Bahasa Indonesia.

  • Adalah tanggung jawab penting orang tua untuk memastikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang berkepribadian baik, sepenting memastikan mereka mendapat pendidikan formal yang baik. Adalah tanggung jawab orang tua untuk membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya, untuk belajar berbagi, untuk menjadi sabar dalam menunggu giliran alih-alih menyerobot antrean. Adalah tanggung jawab orang tua dalam mengawasi bagaimana anak-anak mereka bergaul, dan bertutur kata, serta memastikan bahwa mereka belajar menghargai orang lain, terutama yang lebih tua dari mereka. Adalah tanggung jawab orang tua mengajarkan anak-anak tentang kepekaan untuk berbelas kasih, serta kebiasaan untuk memiliki tangan yang ringan dalam membantu sesamanya. Masih banyak lagi tanggung jawab orang tua dalam mengajarkan dan membiasakan anak-anak mereka pelajaran yang saya yakin tidak didapat anak-anak di sekolah mana pun. Dan sebagai orang tua, sangatlah salah jika kita melimpahkan semua tanggung jawab itu kepada pihak lain, bahkan jika pihak itu adalah sekolah bertaraf internasional yang paling canggih dan mahal sekali pun.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

It is my sincere desire and hope that my writing will positively influence readers, and help them be better and happier.

Pelajaran yang Lebih Penting daripada Ilmu Pengetahuan di Sekolah

Adalah tanggung jawab penting orang tua untuk memastikan anak-anak mereka menjadi anak-anak yang berkepribadian baik, sepenting memastikan mereka mendapat pendidikan formal yang baik.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr