5 permainan asah otak untuk mencegah Alzheimer

Permainan catur yang melatih kemampuan mengambil keputusan dan berpikir cepat, baik untuk melatih kesehatan otak para lansia.

648 views   |   2 shares
  • Masih belum banyak orang memahami apa itu alzheimer, tetapi mereka lebih mengenalnya dengan istilah pikun. Alzheimer sendiri adalah penyakit neurodegenerative, sebuah dimensia yang ditandai dengan melemahnya daya ingat, penalaran dan kemampuan wicara.

  • Apa penyebab seseorang menderita Alzheimer?

  • Laman Alodokter menjabarkan penyebab penyakit alzeimer, "Hingga kini belum bisa diketahui secara pasti. Akan tetapi, para ahli sangat percaya bahwa alzheimer terjadi akibat adanya peningkatan produksi protein, khususnya menumpuknya protein beta-amyloid di dalam otak yang menyebabkan kematian sel-sel otak dalam jumlah besar." Selain diakibatkan oleh adanya penumpukan protein tersebut, belakangan diketahui adanya faktor lain yang menjadi penyebab seseorang menderita alzheimer, yaitu: Usia, malnutrisi, cedera kepala, keturunan dan genetika.

  • Apa gejala awal Alzheimer?

  • Sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh GE Healtcare mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat di Indonesia tidak atau belum mampu mengidentifikasi tanda-tanda serta gejala awal alzheimer. Masyarakat umumnya menganggap alzheimer hanyalah penyakit biasa yang sering dialami oleh orang lanjut usia. Namun demikian, untuk mengetahui seseorang menderita alzheimer atau tidak dapat dikenali melalui gejala-gejala yang nampak, seperti:

  • 1. Lupa alamat rumah

  • 2. Lupa nama-nama benda dan tempat

  • 3. Lupa dengan peristiwa yang baru saja terjadi

  • 4. Kerap salah meletakkan barang tidak pada tempatnya

  • 5. Sering mengulang pertanyaan yang sama

  • 6. Suasana hati yang berubah-ubah

  • 7. Kesulitan belajar hal-hal baru

  • 8. Mudah emosi, gelisah dan cemas

  • 9. Lupa nama anggota keluarga sendiri

  • 10. Mudah mengalami halusinasi

  • Bagaimana mengatasi alzheimer?

  • Direktur eksekutif Alzheimer Indonesia,DY Suharya, menjelaskan bahwa penyakit alzheimer hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Beliau menjelaskan adanya penanganan terkini baik melalui obat-obatan maupun terapi, hanya bertujuan mengurangi gejala, memperlambat perkembangan penyakit dan berusaha membuat si penderita tetap mampu hidup mandiri.

  • Bagaimana mencegah agar alzheimer tidak menyerang?

  • Kabar baik untuk para lanjut usia, Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya baru-baru ini menemukan bukti konkrit bahwa para lansia yang terbiasa melakukan aktivitas jarang terserang alzheimer.

  • Advertisement
  • Kegiatan-kegiatan yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik seperti olahraga saja, tetapi juga permainan-permainan yang membutuhkan kemampuan otak untuk berpikir, seperti:

  • 1. Permainan huruf

  • Anda diminta menemukan sebuah objek di dalam sebuah deretan huruf, Anda tidak diperkenankan menggunakan bantuan kursor ataupun alat tulis, jadi harus dengan kemampuan mata Anda untuk menemukan objek tersebut. Contoh permainan bisa dilihat pada laman berikut ini.

  • 2. Bermain catur

  • Permainan catur mampu membantu para lansia membuat keputusan dan berpikir cepat, selain itu tingkat kerumitan yang tinggi akan mengasah kemampuan otak agar tetap bisa menemukan solusi untuk memecahkan masalah yang sedang dihadapi.

  • 3. Game

  • Mengutip KompasTekno, tim peneliti dari Universitas California, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa permainan game yang penuh tantangan mampu meningkatkan kemampuan otak lansia berpikir sistematis. Apalagi jika game yang dimainkan termasuk jenisneuroracer. Beruntungnya lagi, saat ini ada banyak jenis game bisa diunduh secara gratis, sehingga dapat dengan mudah didapatkan.

  • 4. Bermain puzzle

  • Permainan puzzle seperti rubik, konstruksi, geometri dan logika mampu memperkuat kemampuan otak untuk berpikir cermat. Bermain puzzle juga dapat meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat sesuatu dalam jangka pendek, meningkatkan konsentrasi dan kreativitas seseorang.

  • 5. Mengisi teka-teki silang

  • Tantangan yang diberikan lewat permainan teka-teki silang (TTS) mampu melatih otak untuk mengingat kata-kata. Mayo Clinic menjelaskan, permainan TTS mampu melatih saraf otak bekerja dengan baik. Walaupun sudah lanjut usia, permainan ini mampu mempertahankan perbendaharan kata seseorang sehingga mencegahnya mengalami kesulitan berbicara.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

5 permainan asah otak untuk mencegah Alzheimer

Permainan catur yang melatih kemampuan mengambil keputusan dan berpikir cepat, baik untuk melatih kesehatan otak para lansia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr