8 cara sukses memikat hati calon ibu mertua

Ini 8 amunisi Anda memikat hati calon ibu mertua sebelum resmi menjadi 'anaknya'

1,300 views   |   7 shares
  • Memasuki kehidupan yang baru bersama pasangan Anda dan membuat bab kehidupan keluarga Anda berdua, adalah momen yang menegangkan sekaligus menyenangkan. Salah satu kecemasan yang kerap melanda adalah apakah saya dan (calon) ibu mertua dapat berhubungan baik? Bertahun-tahun ia adalah wanita paling utama dalam hidup calon suami Anda. Kini, sosok Anda hadir dan well, Anda pastinya tak nyaman jika kehadiran Anda dipandang sebagai kompetitor.

  • Untuk memecahkan salah satu masalah terbesar dunia pernikahan, inilah amunisi Anda untuk memikat hati calon ibu mertua sebelum resmi merangkulnya menjadi Ibunda baru Anda.

  • 1. Penampilan sopan dan bersahaja

  • Kesan awal yang Anda perlihatkan kepada calon ibu mertua akan begitu membekas di benaknya. Buatlah impresi yang baik tentang diri Anda yang pantas mendampingi anaknya tersayang. Pilihlah busana dan riasan sederhana, namun memancarkan kehangatan. Berlakulah sopan dan menjunjung tata krama. Kali ini jaim mutlak diperlukan, bukan untuk pencitraan kosong, namun untuk melatih Anda menjadi pribadi yang dewasa dan menyenangkan.

  • 2. Kenali dirinya luar dalam

  • Tak kenal maka tak sayang. Menentukan respons dan reaksi yang sesuai terhadap calon ibu mertua memerlukan usaha tersendiri. Anda perlu memahami dahulu karakter dan caranya berinteraksi dengan orang lain. Berasal dari latar belakang dan generasi yang berbeda, Anda dan calon ibu mertua sangat mungkin untuk memiliki cara pandang berbeda terhadap banyak hal. Seperti halnya wanita pada umumnya, calon ibu mertua Anda menyimpan arti tersirat dalam perkataan dan perbuatannya. Tidak selalu bermaksud buruk, namun belum tentu juga semua berjalan baik-baik saja. Tingkatkan kepekaan Anda untuk "merasakan" apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh beliau, meskipun ia tidak menyuarakannya secara langsung.

  • 3. Menyediakan kesempatan padanya untuk terlibat

  • Adalah suatu hal yang wajar, jika calon ibu mertua selalu ingin berpartisipasi dalam segala segi kegiatan dan rencana Anda. Mulai dari mengutarakan pendapat atau komentar, melontarkan ide-ide baru, hingga turut serta dalam pelaksanaan. Singkirkan dahulu prasangka buruk Anda dan bersikaplah lebih diplomatis. Siapkan selalu rencana cadangan untuk mengantisipasi dan menyediakan win-win solution. Jika keterlibatan calon ibu mertua membuat Anda serba salah, berfokuslah untuk memilih jalan yang paling bermanfaat untuk banyak pihak. Pastikan calon suami Anda juga memahami dilema ini dan bijak untuk menempatkan diri sebagai penengah.

  • Advertisement
  • 4. Apresiasi perhatiannya

  • Jamak sekali bagi seorang ibu untuk kerap mencemaskan anak-anaknya. Hal-hal kecil tak luput dari perhatiannya. Berpikirlah positif dahulu saat calon ibu mertua banyak bertanya tentang Anda, keadaan calon suami, atau persiapan pernikahan. Ia merasa dengan pengalamannya, ia akan dapat memberikan masukan untuk kelancaran acara. Hargai inisiatif dan kontribusinya, sekecil apapun itu. Jikalau Anda merasa terganggu, cobalah untuk menjelaskan apa maksud dari pilihan Anda dan katakan Anda tetap akan mempertimbangkan masukan darinya. Sertakan alasan yang logis dan sampaikan dengan sopan, mengenai latar belakang pengambilan keputusan Anda.

  • 5. Hindari kompetisi

  • Perasaan terintimidasi kerap menjadi awal terperciknya kompetisi antara Anda dan calon ibu mertua. Anda mulai berpikir kalau calon suami jatuh cinta kepada Anda karena ingin membentuk Anda menjadi bak ibunya. Sesungguhnya, ada ruang yang cukup untuk Anda dan beliau di dalam hati calon suami Anda tersayang. Ia pun jatuh cinta pada Anda bukan untuk memaksa Anda meniru ibunya, namun untuk menjadi ibu bagi keturunan Anda berdua kelak. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri, bersinarlah sesuai porsi Anda masing-masing.

  • 6. Memintanya berbagi ilmu dari kelebihannya

  • Seseorang yang lebih tua dan lebih lama mengarungi kehidupan, seyogyanya memiliki hikmah dan pelajaran yang dapat memperkaya ilmu Anda. Begitu pula dengan calon ibu mertua Anda. Fokuslah pada kelebihan dirinya. Jangan ragu untuk memuji dan memintanya "berbagi ilmu" tentang kelebihannya itu, misalnya keterampilan memasak, menjahit, seni, atau berbahasa asing. Berikan kesempatan baginya berbagi pengetahuan akan sesuatu yang dikuasainya. Tindakan Anda akan memberinya kepercayaan diri dan penghargaan yang akan menyenangkan hatinya.

  • 7. Berikan ruang bagi ia dan anak kesayangannya

  • Ada rasa takut kehilangan di balik tindakan calon ibu mertua. Sebelum dan setelah menikah nanti, sediakan waktu untuk ia dan calon suami Anda untuk menghabiskan waktu bersama. Adakalanya ia ingin menikmati quality time dengan putra tersayang tanpa kehadiran orang lain, seperti masa kecilnya dulu. Naluri keibuan semacam ini sudah seperti hukum alam yang tidak mudah diputuskan. Percayalah, Anda juga akan merasakannya di masa mendatang kelak, saat Anda juga menjadi calon ibu mertua bagi pasangan anak-anak Anda.

  • Advertisement
  • 8. Menjalin silaturahmi baik dengan seluruh keluarga

  • Sebagai penutup, tak hanya dengan calon ibu mertua, semua keluarga calon suami adalah "paket" yang akan Anda hadapi setelah Anda resmi menjadi istrinya. Segala kebaikan dan keburukan mereka, cobalah untuk Anda terima. Cinta Anda semestinya cukup besar untuk menerima calon suami Anda apa adanya, beserta semua hal yang terkait dan membentuknya menjadi seseorang yang merebut hati Anda. Tak perlu menjadi super akrab, jika Anda merasa tak mampu untuk "makan hati". Cukuplah untuk menjadi seseorang yang berlaku sopan dan bersahabat dengan mereka. Ikhlas mengulurkan tangan di kala mereka kesulitan, siapa tahu akan mendatangkan alasan untuk mereka juga berlaku baik kepada Anda. Percayalah bahwa kebaikan akan datang kepada mereka yang juga menaburkan benih kebaikan kepada orang lain.

  • Kesempurnaan memang mustahil untuk tercapai. Anda tak perlu menjadi calon menantu yang berkilau sempurna. Menunjukkan bahwa Anda adalah seorang wanita yang serius dan mau belajar untuk membangun keluarga bahagia, sudah cukup untuk meyakinkan calon ibu mertua. Anda akan membuat tidurnya lebih nyenyak dan tidak (terlalu) mengkhawatirkan putra tercintanya.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

8 cara sukses memikat hati calon ibu mertua

Ini 8 amunisi Anda memikat hati calon ibu mertua sebelum resmi menjadi 'anaknya'
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr