Suami berusia lebih muda? Ada aturannya lho!

Ketika Anda sudah menetapkan hati dan memilih dia sebagai suami, jangan lagi 'menuakan' diri Anda ya.

1,316 views   |   8 shares
  • Tertarik pada pria lebih muda? Kenapa tidak jika ia memang jodoh yang diberikan pada Anda. Jangan terpaku pada stigma sosial yang masih tabu memilih kepala rumah tangga lebih muda. Jika memang pribadi yang ada di depan Anda adalah 'jelmaan' pria ideal menurut versi Anda, kenapa tidak?

  • Namun saat sudah memilihnya menjadi pasangan, lupakan lagi batasan umur dan berfokuslah mengembangkan diri Anda berdua sebagai keluarga. Di bawah ini adalah rambu-rambunya, jika Anda seorang wanita memiliki pasangan yang lebih muda:

  • 1. Tetap menghormatinya sebagai kepala keluarga

  • Ketahuilah, usia tidak menjamin tingkat kedewasaan seseorang. Termasuk dalam soal memimpin rumah tangga. Ketika Anda sudah menetapkan hati dan memilih dia sebagai suami, secara tidak langsung Anda percaya bahwa dia dapat mengayomi dan menjalankan perannya sebaik mungkin sebagai kepala keluarga.

  • 2. Mendukung segala keputusannya

  • Terlepas dari kewajiban istri melayani dan kewajiban suami menafkahi, ada hal yang terkadang terlupakan yaitu mendukung keputusan suami yang terbaik untuk keluarga. Jangan arahkan ia, memaksakan kehendak, apalagi mengguruinya dengan 'atas nama' usia. Yakini bahwa keputusan yang diambil suami adalah keputusan terbaik untuk keluarga yang sedang Anda bina bersama.

  • 3. Bisa menempatkan diri

  • Beda usia, beda cara pandang, itulah yang biasanya terjadi. Tetapi beda usia juga beda pergaulan dan pembahasan. Tidak perlu merasa "lebih" ataupun "minder" ketika harus bergabung di tengah lingkungan sosial suami. Dampingi setiap ia membutuhkan kehadiran Anda, karena itu berarti ia menginginkan Anda lebih akrab dengan 'kehidupannya' di luar rumah tangga kalian. Positifnya, pasangan Anda terbuka kepada siapa saja ia berhubungan di luar rumah.

  • 4. JANGAN menganggapnya 'anak kecil'

  • Sikap menganggap suami lebih 'junior', tidak tahu apa-apa, harus selalu diberitahu dan diarahkan, adalah salah satu sikap yang dapat merusak pernikahan Anda. Walau usia terpaut jauh, bukan berarti lantas Anda merasa lebih superior daripada pasangan. Tetap ada kewajiban dan tanggung jawab sebagai istri, begitu pula dia sebagai seorang suami. Pernikahan itu dijalankan oleh dua orang, suami dan istri. Jika salah satu saja yang mengambil alih peran tersebut, maka tentu hubungan ini akan menjadi berat sebelah dan dapat tenggelam layaknya 'kapal miring'.

  • 5. Merasa lebih tahu dan mengambil alih segala urusan

  • Anda dan suami saat ini sedang menjalankan sebuah proses kehidupan lanjutan, yaitu pernikahan. Membina rumah tangga sedari nol demi kelangsungan hidup berdua. Jika kelak dikarunia keturunan, maka tugas membina rumah tangga pun berkembang menjadi pendidik dan orangtua. Jika yang menjalankan hanya satu orang, mengatur dan mendidik anak hanya satu orang, berarti Anda berdua tidak menjalankan fungsi sebagai rumah tangga dan orang tua. tugas membesarkan anak bukan hanya milik satu orang loh! Begitupula dengan membina rumah tangga. Ini adalah kewajiban Anda sebagai pasangan.

  • Advertisement
  • 6. Membuatnya tidak berwibawa

  • Ketika Anda dan suami sedang berada di lingkungan sosial, hindari bersikap lebih superior dan 'merendahkan' pasangan Anda. Apapun bentuk perilaku dan ucapan yang Anda lakukan, sengaja atau tidak sengaja, hal itu akan menyakiti perasaan suami dan menjatuhkan wibawanya sebagai seorang kepala keluarga. Jika memang Anda tidak menyukai beberapa hal tentang suami, cukup utarakan hal tersebut dengannya secara pribadi saat Anda sedang berduaan dan bukan di depan umum.

  • Pernikahan bukan sekedar menjalankan peran sebagai suami atau istri, tetapi juga tentang toleransi, menjaga, dan saling menghormati. Tidak peduli perbedaan usia di antara kalian.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Suami berusia lebih muda? Ada aturannya lho!

Ketika Anda sudah menetapkan hati dan memilih dia sebagai suami, jangan lagi 'menuakan' diri Anda ya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr