Menjalin hubungan tanpa pernah menyakiti pasangan. Mungkinkah?

Anda mungkin tanpa sengaja pernah menyakiti perasaan pasangan Anda, bagaimana menghindari hal ini?

548 views   |   5 shares
  • Anda mungkin tanpa sengaja pernah menyakiti perasaan pasangan Anda, bagaimana menghindari hal ini? Setiap orang pasti pernah melakukan ini dan membuat pasangannya marah, tidak apa-apa, satu dua kali tentu dimaafkan, tetapi jika terlalu sering? Anda menghadapi kemungkinan berpisah dari orang yang Anda cintai. Karena itu pertimbangkanlah hal-hal di bawah ini:

  • Berpikir masak-masak

  • Seringkali orang membuat orang lain marah, atau menyakiti perasaan orang karena perbuatan yang tidak dipikirkan lebih dulu. Candaan yang sembarangan diucapkan, jawaban yang tidak dipikirkan dua kali. Semua ini menyebabkan orang lain tersinggung padahal Anda mungkin tidak mengira akibatnya akan begitu. Karena itu paling tidak pikirkanlah dua kali sebelum mengatakan suatu lelucon atau menjawab sebuah pertanyaan. Orang Jawa memiliki istilah untuk ini "tepo seliro" yang artinya memikirkan perasaan orang lain.

  • Kompromi

  • Anda tidak mungkin selalu setuju dengan pendapat atau usul orang lain, tetapi untuk tidak menyakiti perasaan orang itu, sebaliknya dari menolak usulannya mentah-mentah, mungkin Anda dapat mengajukan jalan tengah, alias kompromi. Misalnya istri Anda mengajak pergi jalan-jalan ke mal akhir minggu nanti dan Anda tahu keuangan Anda tidak memungkinkan untuk belanja di luar anggaran. Anda dapat mengusulkan pergi ke tempat lain seperti ke taman atau ke gunung untuk mengurangi pengeluaran. Jelaskan alasan mengapa Anda ingin pergi ke tempat-tempat itu dan bukan ke mal. Istri Anda pasti dapat memahami alasan Anda.

  • Tanggung Jawab

  • Ada ahli psikologi yang mengatakan bahwa kita tidak bertanggung jawab atas perasaan orang lain. Bahwa apa yang dirasakan orang itu adalah pilihannya sendiri. Ini mungkin benar, tetapi karena kita adalah makhluk sosial di mana kita berinteraksi dengan orang lain, perbuatan kita berpengaruh dalam kehidupan orang lain. Kita tidak dapat begitu saja melepas tangan atas perkataan atau perbuatan kita, terlebih dengan orang-orang yang dekat dengan kita.

  • Mendengarkan dengan baik

  • Salah satu kunci untuk menghindari menyakiti perasaan orang lain ialah menjadi pendengar yang baik. Dengan memahami perasaan pembicara, Anda dapat memberikan jawaban yang terbaik dan tidak menyakitkan. Anda tidak mungkin menyakiti perasaan dengan menjadi pendengar, sebaliknya bila Anda tidak menaruh perhatian Anda mungkin membuat perasaan si pembicara tersinggung.

  • Mencari solusi bersama

  • Jika pasangan Anda memiliki keluhan dan Anda memiliki usul untuk mengatasi hal itu sebaiknya Anda kemukakan secara halus sehingga Anda menunjukkan bahwa jalan keluar itu bukan paksaan melainkan berupa urun rembuk yang perlu dibahas bersama. Dengan demikian pasangan Anda tidak merasa bahwa Anda mendikte dia untuk menjalankan apa yang Anda inginkan. Bukan sesuatu yang dia inginkan dan ada kemungkinan dia menyesalinya di kemudian hari. Menjalin hubungan baik bagaikan menenun kain sutra yang harus dilakukan dengan halus dan penuh perhatian supaya tidak muncul lubang atau benjolan yang dapat merusak kain itu.

  • Advertisement
  • Diplomasi, kompromi dan keahlian mendengarkan merupakan 3 faktor yang harus sering-sering digunakan supaya kita tidak menyakiti perasaan pasangan kita. Jika seandainya Anda melakukan kesalahan, sesuatu yang tidak dapat dihindari sebagai manusia, segeralah meminta maaf dan tunjukkan itikad baik bahwa Anda tidak bermaksud mengulangnya di kemudian hari.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Menjalin hubungan tanpa pernah menyakiti pasangan. Mungkinkah?

Anda mungkin tanpa sengaja pernah menyakiti perasaan pasangan Anda, bagaimana menghindari hal ini?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr