Ini sikap suami ketika ia tidak memercayai pengaturan keuangan istrinya

Terkadang tanpa sengaja suami melakukannya dan tanpa disadari hal ini menyakiti perasaan istri yang merasa tidak dipercaya.

3,163 views   |   40 shares
  • Siapa bilang mengatur keuangan keluarga itu mudah. Kebanyakan suami beranggapan ketika telah memberikan uang bulanan pada istri, berarti semuanya beres. Padahal pengeluaran untuk kebutuhan keluarga itu tidak sama setiap bulannya dan sulit ditebak. Sering kali ada saja kebutuhan dadakan yang harus dipenuhi, misalnya anak mendadak sakit dan harus diperiksa ke dokter, dan sebagainya.

    Syukur-syukur jika memiliki suami yang pengertian dan memercayakan Anda mengatur keuangan keluarga tanpa adanya rasa curiga. Jadi ketika kebutuhan meningkat, dia tetap pengertian dan mencari upaya lain untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Tetapi bagaimana jika suami yang tidak memercayai manajemen finansial istrinya, dan tahu enaknya saja? Uang cukup atau tidak itu urusan istri yang mengaturnya? Berikut beberapa sikap suami tersebut:

  • 1. Selalu mempertanyakan sisa uang yang dipegang istri

    Setiap kali bertemu Anda ia sering melontarkan pertanyaan seperti, "Uang kita sisa berapa ma?" Terlihat adanya kekhawatiran di dalam dirinya, apakah itu khawatir kehabisan uang atau meragukan kemampuan Anda dalam mengelola keuangan dengan baik.

  • 2. Meminta Anda menyimpan struk belanjaan dan membuat buku kas

    Dari awal dia meminta Anda menyimpan seluruh struk belanja dan meminta Anda menuliskan semua pengeluaran dan pemasukan keuangan keluarga dalam buku kas. Mungkin maksudnya baik, agar keuangan keluarga dapat tercatat dengan baik, tetapi jika dia terlalu sering ikut campur memeriksa struk belanjaan atau buku kas Anda maka terlihat jelas adanya ketidakpercayaan di sana.

  • 3. Selalu mempertanyakan berapa harga dari barang-barang yang dibeli istri

    Suami yang baik dan pengertian adalah suami yang tidak ikut campur atau bahkan sampai bertanya harga dari baju, tas dan sepatu yang Anda beli untuk dirinya sendiri ataupun untuk keluarga. Selama istri senang, suami pun akan ikut senang. Tetapi jika setiap kali istri berbelanja, suami selalu saja mempertanyakan berapa harga barang tersebut maka bisa jadi ia sedang meneliti pengeluaran istrinya. Ia mengawasi apakah sang istri mengatur keuangan dengan baik.

  • 4. Heran jika uang habis

    Jika Anda sering mendengar kalimat "Kok uang sudah habis tanggal segini?", bisa jadi karena suami tidak percaya pada Anda. Padahal sudah jelas tercatat segala pengeluaran, Anda memberitahu setiap adanya pergerakan keuangan yang penting diketahui. Namun jika masih saja keheranan dengan cara Anda mengelola keuangan, ini berarti ia kurang memercayai Anda.

  • 5. Sering menyalahkan cara istri mengatur keuangan

    Jika suami sering menyalahkan dan ikut campur cara Anda mengatur keuangan, maka bisa jadi ia tidak memercayai Anda sepenuhnya. Selalu lakukan pencatatan pengeluaran keluarga dengan rapi agar Anda terhindar dari pertengkaran masalah keuangan rumah tangga.

    Jangan sampai hanya karena uang, Anda berdua jadi sering bertengkar yang dapat berakibat kerusakan pernikahan Anda. Cari jalan tengah untuk menyelaraskan keinginan dia dan Anda dalam mengelola keuangan bersama. Hindari kesalahpahaman dan perdebatan, lakukan kesepakatan bersama di awal-awal pernikahan Anda.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Saya mahasiswa akhir di Institut Kesenian Jakarta, Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami yang saya cintai. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Ini sikap suami ketika ia tidak memercayai pengaturan keuangan istrinya

Terkadang tanpa sengaja suami melakukannya dan tanpa disadari hal ini menyakiti perasaan istri yang merasa tidak dipercaya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr