Pengalaman keguguran berulang. Apa yang harus saya lakukan?

Ada banyak penyebab keguguran, dan semestinya semua bisa diatasi sejak dini dan ditanggulangi agar tak terjadi lagi. Sebab kehilangan bayi dalam kandungan adalah hal yang menyedihkan, apalagi jika sampai berulang.

642 views   |   3 shares
  • Keguguran adalah suatu kondisi saat bayi meninggal di dalam rahim sebelum usia kandungan 20 pekan.

  • Penyebab keguguran belum semuanya diketahui. Beberapa kemungkinan meliputi: masalah kromosom, merokok, mengonsumsi alkohol dan obat-obatan. Kondisi kesehatan ibu juga bisa menjadi penyebab; terdapat beberapa masalah kesehatan yang meningkatkan kemungkinan terjadinya keguguran, misalnya masalah hormon, infeksi, diabetes, penyakit tiroid, lupus dan penyakit autoimun lainnya.

  • Profesor Lesley Regan, konsultan kebidanan dan kandungan di Imperial College Healthcare, London, mengatakan, usia ibu dan ayah yang sudah mulai lanjut (di atas 35 tahun) juga biasanya menjadi salah satu penyebab keguguran. Selain itu, bisa jadi karena infeksi aktif misalnya virus rubella, cytomegalovirus, listeria, toksoplasma, malaria, brucellosis (infeksi yang disebabkan bakteri yang berasal dari hewan -biasanya hewan ternak- ke manusia), HIV, demam dengue, influenza, dan infeksi bakteri pada vagina, hingga obesitas/kegemukan (indeks massa tubuh/BMI di atas 30).

  • Nah, yang perlu diperhatikan, jika seorang wanita pernah mengalami keguguran, ia akan memiliki satu persen peluang lebih rendah untuk memiliki kehamilan normal yang sukses di masa depan daripada wanita yang belum pernah mengalami keguguran sebelumnya.

  • The Miscarriage Clinic di London mengungkapkan, jika seorang wanita mengalami dua kali keguguran dalam hidupnya, kesempatan untuk memiliki kehamilan yang sukses di masa depan berkurang hingga 72%. Dan, 1 persen dari perempuan hamil akan mengalami keguguran berulang sebanyak tiga kali atau lebih. Penyebabnya jarang sekali diketahui sehingga hal ini menyebabkan perempuan merasa sedih dan frustrasi.

  • Sayangnya, menurut Dr. Hassan Shehata, direktur medis dari the Miscarriage Clinic di London tersebut, banyak pasien yang kecewa dengan cara dokter mengatasi keguguran berulang. "Keguguran tidak dipandang sebagai kondisi yang serius karena tidak membuat perempuan yang mengalaminya meninggal dan biasanya tidak ada bayi yang bisa dipeluk atau dikubur," katanya mengakui.

  • Ia sendiri tidak percaya bahwa keguguran hanya masalah kurang beruntung. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 90 persen dari keguguran berulang disebabkan oleh kondisi yang bisa didiagnosis.

  • Ya, seperti dilansir dari situs March of Dimes, untuk kasus keguguran berulang, beberapa penyebab yang sudah diketahui adalah:

    1. Masalah pada rahim maupun leher rahim (serviks), misalnya bentuk rahim yang abnormal (sebagian bisa diatasi melalui operasi), fibroid maupun luka operasi pada rahim, inkompetensi leher rahim (mulut rahim lemah dan terbuka terlalu awal, biasanya pada trimester kedua dan dapat dicegah dengan semacam jahitan keliling/cerclage).

    2. Masalah kromosom, kalau sampai berulang maka sebaiknya ayah maupun ibu menjalani tes karyotype.

    3. Sindrom antifosfolipid, suatu kondisi sistem kekebalan tubuh yang meningkatkan risiko penggumpalan darah di plasenta. Perawatan biasanya dengan aspirin dosis rendah dan obat-obatan pengencer darah.

    4. Masalah hormon, misalnya hormon progesteron yang rendah atau bisa juga PCOS (polycystic ovary syndrome) yaitu kista (kantong berisi udara, cairan, atau benda lain yang semi-padat) pada indung telur/ovarium.

    5. Thrombophilias, suatu kondisi penggumpalan darah yang sifatnya menurun.

    6. Infeksi khususnya yang menyerang organ reproduksi seperti ovarium, rahim, maupun leher rahim.

    7. Bahan kimia berbahaya, misalnya jika salah satu dari orangtua sehari-hari karena pekerjaan bersinggungan dengan zat kimia, termasuk pengencer cat.

  • Advertisement
  • Jika keguguran telah terjadi tiga kali, harus dilakukan pemeriksaan khusus untuk pasien yang bersangkutan. Untuk mengetahui apakah penyebab keguguran adalah salah satu dari penyakit ini, perlu dilakukan tes darah. Misalnya, untuk mengetahui apakah sistem kekebalannya overactive (yang bisa menyebabkan penolakan janin) atau ada kelainan darah, seperti sindrom Hughes (pengentalan darah berlebihan yang menghambat suplai gizi ke janin).

  • Pemeriksaan lain yang bisa dilakukan antara lain biopsi dari lapisan rahim untuk memeriksa kadar progesteron setelah ovulasi (hormon yang diperlukan untuk memastikan embrio tertanam dengan semestinya di dinding rahim). Selain itu, perlu juga dilakukan USG dan pemeriksaan dalam untuk mengetahui adanya kekurangan anatomis. Kemudian, Anda dan pasangan juga bisa memeriksakan apakah ada ketidaknormalan kromosom. Makin cepat ada kelainan yang ditemukan, makin mudah mengatasinya.

  • Namun, penting juga untuk diingat bahwa keguguran punya efek emosional yang biasanya perlu waktu untuk pemulihan sehingga sisi psikologis ini juga harus dipertimbangkan. Termasuk menggarisbawahi agar ibu tidak perlu menyalahkan diri sendiri atas kejadian tersebut.

  • Sebab keguguran memang bukan cuma perkara tubuh yang mengalami perubahan dan butuh penanganan, melainkan juga bisa jadi topik sensitif. Suami istri sebaiknya saling mendukung (bisa juga mencari pertolongan dari supporting group atau ahlinya), termasuk dalam menyaring informasi dan masukan dari pihak luar yang bermaksud baik tetapi terkadang penyampaiannya kurang pas.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Pengalaman keguguran berulang. Apa yang harus saya lakukan?

Ada banyak penyebab keguguran, dan semestinya semua bisa diatasi sejak dini dan ditanggulangi agar tak terjadi lagi. Sebab kehilangan bayi dalam kandungan adalah hal yang menyedihkan, apalagi jika sampai berulang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr