Bayi sering terserang demam? Ketahui cara penanganannya

Jangan keburu panik jika anak mulai menunjukkan gejala demam. Lakukan ini

646 views   |   2 shares
  • Demam sepertinya sudah menjadi salah satu penyakit langganan para bayi. Kondisi ini memang umum terjadi pada semua bayi. Meskipun demikian, semua orangtua akan merasa khawatir saat bayi mereka mengalami demam. Kepanikan akan bertambah ketika bayi mulai menjadi gelisah, menangis terus-menerus dan tidak mau minum. Apalagi bila usia bayi masih kecil atau di bawah 6 bulan, Anda tentunya akan lebih hati-hati dan waspada saat demam menyerang bayi Anda.

  • Saat suhu bayi meningkat menjadi panas atau hangat bukan berarti bayi Anda mengalami demam yang mengkhawatirkan. Ada kalanya, demam pada bayi merupakan kondisi yang normal terjadi. Tidak semua demam adalah pertanda penyakit. Misalnya, demam setelah imunisasi. Dalam kondisi seperti ini, Anda tidak perlu panik karena itu tandanya sistem kekebalan tubuh bayi sedang bekerja.

  • Bayi Anda kerap kali demam?

  • Biasanya bayi yang sering mengalami demam, artinya pertahanan atau sistem kekebalan tubuhnya tidak optimal sehingga lebih mudah terserang penyakit. Memang demam yang dialami bayi Anda adalah pertanda bahwa tubuhnya sedang mengalami perlawanan terhadap penyakit atau infeksi yang ada, gangguan atau perubahan suhu, namun tidak semua bayi mampu melakukan "perlawanan" sendiri, untuk itu bayi memerlukan bantuan Anda untuk menurunkan demamnya.

  • Bayi dikatakan demam bila suhu tubuhnya mencapai 37,5 derajat Celsius atau lebih. Anda bisa mengukur suhu tubuh bayi dengan menggunakan termometer.

  • Perlu diketahui juga suhu lingkungan akan memengaruhi suhu tubuh bayi Anda. Ketika suhu lingkungan naik atau turun maka tubuh akan mengirim sinyal ke pengatur suhu tubuh (bagian otak) untuk menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Jadi banyak indikator penyebab demam pada bayi yang perlu Anda ketahui antara lain faktor lingkungan, masalah organ tubuh, masalah sistem kekebalan tubuh dan infeksi penyakit yang belum tuntas.

  • Lalu, bagaimana penanganan pada bayi yang kerap kali demam?

  • Ketika bayi Anda menunjukkan tanda-tanda demam maka lakukan pertolongan pertama yaitu :

  • 1. Perbanyak bayi untuk minum ASI atau susu formula dengan tujuan cairan yang masuk ke dalam tubuh akan menurunkan suhu tubuh bayi yang dikeluarkan melalui urine. Selain itu cairan yang diminum berguna untuk menghindari bayi dari dehidrasi.

  • 2. Untuk bayi yang demam di bawah usia 3 bulan, sebaiknya ditangani langsung oleh dokter karena demam pada bayi usia demikian berpotensi mengalami kondisi yang serius.

  • 3. Kompres bayi menggunakan handuk kecil yang sebelumnya telah dicelupkan air hangat lalu tempelkan di dahi dan ketiak bayi. Mengapa air hangat lebih dianjurkan daripada air dingin? Karena air dingin hanya akan membuat bayi menggigil untuk mempertahankan keseimbangan suhu tubuhnya.

  • Advertisement
  • 4. Gunakan pakaian yang nyaman dan tipis. Saat bayi Anda demam sangat tidak dianjurkan untuk membungkus bayi dengan selimut atau pakaian yang tebal.

  • 5. Beri obat penurun panas. Namun sebelumnya Anda lihat kondisi anak, apakah penyebab demam disebabkan karena penyakit lainnya misalnya flu, batuk atau cacar air. Dianjurkan agar Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk menanyakan obat jenis apa yang cocok untuk dikonsumsi bayi Anda.

  • Kapan harus dibawa ke dokter?

  • Ketika semua cara di atas telah Anda lakukan namun dalam beberapa waktu kemudian suhu tubuh bayi Anda tidak turun atau bahkan meningkat, sebaiknya segeralah bawa ke dokter terdekat. Jangan sepelekan bayi yang kerap kali demam. Demam yang terus menerus akan memengaruhi tumbuh kembang anak. Bila anak selalu demam tanpa alasan yang jelas, sebaiknya periksa dan konsultasikan kondisi anak Anda secara keseluruhan pada dokter ahli agar diketahui penyebabnya dan segera dilakukan penanganan secepat mungkin untuk mencegah hal buruk terjadi pada bayi Anda.

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Bayi sering terserang demam? Ketahui cara penanganannya

Jangan keburu panik jika anak mulai menunjukkan gejala demam. Lakukan ini
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr