Antara aku, kamu dan Facebook

Kenali hal-hal yang bisa merusak rumah tangga Anda sejak dini. Termasuk, penyalahgunaan media sosial semacam Facebook.

1,388 views   |   24 shares
  • Siapa yang tak menggunakan media sosial? Rata-rata orang yang terkoneksi dengan internet pasti tahu Facebook. Bahkan anak-anak di usia pendidikan Sekolah Dasar saja tahu bahkan sudah dibuatkan akun oleh orangtua mereka sekedar untuk mengunggah foto atau menambah teman. Rasanya pun aplikasi ini ada di setiap ponsel pintar seseorang.

  • Meski sekarang banyak media sosial lain, Facebook adalah yang terbanyak penggunanya. Masih ingat kehebohan ketika Facebook pertama kali muncul? Semua berlomba untuk memiliki akun, menambah teman, mengunggah foto kemudian minta di-like. Kalau dulu Facebook hanya digunakan untuk media berteman sekarang sudah banyak fitur yang ditawarkan Facebook. Sebut saja Notes yang sering dijadikan mini blog oleh penggunanya. Masih banyak pengguna media sosial yang tetap setia dengan Facebook meski sudah punya platform media sosial lain yang mirip.

  • Selain sebagai media jual beli, atau reunian (masih terbayang serunya ketika bisa bertemu lagi dengan teman lama yang sudah lama menguap kabarnya), Facebook kerap dijadikan media untuk mengetahui berita terkini di sekitar kita dan juga tentunya resep masak buat para ibu-ibu.

  • Namun, dibalik itu semua, diam-diam Facebook bisa membuat hubungan suami istri yang hangat berubah menjadi hambar bahkan hingga akhirnya harus hancur. Ini ciri-cirinya yang perlu Anda waspadai:

  • Facebook jadi segalanya

  • . Facebook sudah menjadi nomor 1 buat Anda. Bangun tidur, sedang di WC, sedang makan, setiap waktu senggang, pulang kantor Facebook lah yang Anda cari. Rasanya kurang kalau belum cek Facebook. Waspada kalau ini sudah terjadi karena Anda sudah ketagihan Facebook. Anda juga tentu tidak suka kan kalau dinomorduakan? Matikanlah layar dan berbincanglah bersama pasangan Anda.

  • Curcol di status Facebook

  • Biasanya ini dilakukan oleh kaum wanita. Merasa tidak didengarkan suami, akhirnya iseng-iseng menulis status di Facebook. Status curahan hati lantas mendapat banyak respon yang datang dari teman-teman seperti mendapat angin segar di kala hubungan dengan pasangan sedang renggang. Lama-lama ini bisa menjadi tidak sehat karena Anda merasa tidak butuh lagi bercerita kepada pasangan Anda. Lebih asyik curhat di Facebook. Ujungnya komunikasi Anda dan pasangan bukannya membaik malah semakin dingin. Lebih baik utarakan apa yang menjadi isi hati Anda kepada pasangan, tidak perlu lewat media sosial.

  • Over eksis

  • Setiap kali makan harus difoto dan diupload. Lagi liburan, lagi di restoran, lagi pergi ke mana saja harus check in dan diupload ke Facebook. Hari belum lengkap kalau belum upload. Anda bisa melewatkan banyak momen ketika Anda sedang sibuk meng-upload ke sosial media Anda. Ada kalanya dunia tidak perlu tahu apa yang sedang Anda lakukan. Enjoy the moment! Nikmati liburan tanpa harus upload foto saat itu juga. Toh, Anda bisa meng-upload foto-foto indah Anda nanti saja. Simpan itu semua dalam pikiran dan hati Anda saja.

  • Advertisement
  • Iri sama kehidupan orang lain

  • Melihat postingan teman yang sedang liburan ke Maldives, melihat postingan teman yang berterima kasih kepada suaminya karena dibelikan hadiah tas mewah, atau postingan anak teman kita punya mainan baru, sedangkan kita sedang kurang piknik tentu sedikit banyak berpikir, "Enaknyaa.. Seandainya.." Lama-lama ini akhirnya membuat kita mulai menginginkan kehidupan orang lain. Tidak mensyukuri kehidupan dan pasangan kita sendiri. Anda mulai sering mengeluh, menjadi orang yang menuntut pasangan Anda. Anda bisa berubah menjadi orang yang tidak menyenangkan. Anda bisa membuat pasangan Anda tidak betah berlama-lama di dekat Anda. CLBK berawal dari curhat iseng, tiba-tiba si mantan memberikan komentar. Anda yang sedang merasa tidak diperhatikan oleh pasangan tentu akan merasa diperhatikan oleh seseorang. Awalnya sih masih biasa saja, lama-lama kok mulai ada yang kurang kalau si mantan tidak komen. Anda pun jadi sering sengaja memasang status supaya si mantan komen. Lama-lama jadi intens komunikasi dengan si mantan. Mulai ada yang bersemi di hati. Wah, kalau ini sudah terjadi, lebih baik segera hentikan sebelum terlambat. Jujurlah pada pasangan Anda dan minta maaflah padanya. Karena bagaimanapun Anda sudah berbuat curang padanya.

  • Nah, sebelum semua terlambat yuk letakkan handphone atau matikan laptop/komputer Anda dan habiskanlah waktu bersama suami/istri Anda sambil minum teh/kopi hangat dan berbincanglah bersama dengannya.

  • "I fear the day that technology will surpass our human interaction. The world will have a generation of idiots." Albert Einstein

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Antara aku, kamu dan Facebook

Kenali hal-hal yang bisa merusak rumah tangga Anda sejak dini. Termasuk, penyalahgunaan media sosial semacam Facebook.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr