7 tanda Anda sudah terjangkit 'virus mematikan' sosial media

Simak 7 tanda bagaimana sosial media membunuh Anda pelan-pelan berikut ini. Jangan sampai sosial media mengambil alih hidup Anda.

1,956 views   |   37 shares
  • Beberapa waktu yang lalu, di kampung halaman saya, saya melewati beberapa tempat yang belum ada listrik apalagi sinyal dan koneksi internet. Lalu, saya berpikir apa yang mereka lakukan ketika malam tiba. Tidakkah mereka bosan? Lalu jika mereka bosan, apa yang mereka lakukan? Bisa ya mereka hidup tanpa internet? Lantas saya berpikir tapi toh zaman dulu, orang-orang bisa saja tanpa HP. Sama seperti yang saya lakukan ketika masih kecil dan belum zamannya smartphone. Saya dan teman-teman biasanya akan bersepeda, main di sungai, main masak-masakan, dan kami menikmati kebersamaan kami. Berbeda sekali dengan zaman sekarang. Jangankan orang dewasa, anak TK saja sudah sibuk dengan smart phone orang tuanya. Apalagi setelah berkenalan dengan sosial media semacam Facebook, Twitter, Instagram, Path, Pinterest, dll. Tahukah Anda bahwa ternyata sosial media berpotensi 'membunuh' Anda secara perlahan-lahan? Simak 7 tanda apakah Anda sudah terkena gejala dari virus sosial media berikut ini:

  • 1. Kecanduan

  • Sosial media cenderung menjadi candu buat kita. Ada yang namanya kecanduan like. Jika apa yang kita upload mendapat like sedikit, kita akan berusaha mengupload hal lain supaya mendapatkan like. Jika postingan kita mendapat like yang banyak, kita merasa puas. Sama seperti kecanduan obat, sosial media dapat membuat sakaw. Ada yang kurang kalau belum membuka sosial media kita. Tiap menit setiap ada waktu senggang, langsung melihat HP dan berharap ada notifikasi dan kecewa bila tidak ada notifikasi apapun.

  • 2. Sosial media membuat kita tidak beristirahat

  • Seberapa sering kita tidak jadi tidur lebih awal karena asyik berselancar di dunia maya. Dari ingin melihat sosial media kita sebentar berujung pada berjam-jam melihat layar HP terus dan akhirnya sudah subuh. Begitu bangun dari tidur, HP lah benda pertama yang dicari untuk melihat sosial media kita.

  • 3. Bully melalui sosial media

  • 4. Membandingkan diri dengan orang lain

  • Ketika melihat postingan teman-teman di sosial media, sadar tidak sadar kita terkadang langsung membandingkan dengan hidup kita. Akhirnya hidup jadi tidak bahagia.

  • 5. Multitasking

  • Ketika sedang melihat sosial media, kita cenderung membuka banyak sekaligus. Meskipun Anda berjanji pada diri sendiri untuk hanya membuka 1 akun sosial media Anda, yang terjadi adalah Anda membuka lebih dari 1. Anda bermaksud membuka sosial media sambil menyelesaikan pekerjaan Anda. Namun, ternyata otak kita tidak dirancang untuk multitasking. Sehingga pekerjaan kita jadi terbengkalai karena sibuk melihat sosial media. Kinerja jadi menurun di kantor.

  • Advertisement
  • 6. Hidup di dunia maya

  • Anda mulai hidup di dunia maya. Anda curhat di sosial media, berinteraksi dengan orang-orang yang komen di status Anda. Bahkan bila lebih parah, Anda menjadi stalker atas hidup teman-teman Anda. Anda mengintip kehidupan teman-teman Anda melalui sosial media, padahal Anda bisa saja menanyakan kabar teman Anda lewat telepon atau bertatap muka. Anda lebih nyaman berbincang-bincang di dunia maya ketimbang lewat tatap mata.

  • 7. Takut ketinggalan

  • Melihat postingan teman-teman Anda yang mengunjungi tempat-tempat makan yang lagi tren, Andapun ingin pergi kesana supaya tidak ketinggalan. Setiap akan makan, yang Anda lakukan justru mengeluarkan HP, memotretnya lalu mengupload foto-foto tersebut. Ini dilakukan demi tetap eksis dan tidak ketinggalan dari teman-teman Anda.

  • Bila Anda memiliki gejala-gejala di atas, segera kurangi atau hentikan pemakaian sosial media Anda. Letakkan smart phone Anda dan berkoneksilah dengan lingkungan Anda. Carilah udara segar, berolahraga, atau sekedar menghabiskan waktu bersama orang-orang yang Anda kasihi.

  • Jangan sampai Anda kehilangan waktu berharga bersama keluarga!

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

7 tanda Anda sudah terjangkit 'virus mematikan' sosial media

Simak 7 tanda bagaimana sosial media membunuh Anda pelan-pelan berikut ini. Jangan sampai sosial media mengambil alih hidup Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr