Libur tlah tiba! Persiapkan ini sebelum berpergian dengan pesawat bersama bayi Anda

Persiapan apa saja yang perlu Anda lakukan ketika menjelang perjalanan wisata menggunakan pesawat bersama dengan bayi Anda?

172 views   |   1 shares
  • Setelah berbulan-bulan tidak bisa bepergian karena hamil tua dan mengurus new born, tentu liburan menjadi sebuah hal yang diidam-idamkan oleh seorang Ibu. Liburan ataupun urusan mendesak yang mengharuskan Anda melakukan perjalanan dengan pesawat bersama dengan bayi untuk pertama kali tentu membutuhkan beberapa persiapan. Anda perlu mengingat bahwa bepergian dengan bayi tidaklah sama dengan bepergian sendiri seperti dulu. Selain bawaan yang segunung seperti memindahkan isi lemari ke dalam tas, ada hal-hal yang perlu Anda dan suami persiapkan ketika hendak membawa serta bayi Anda bepergian terutama dengan pesawat:

  • Sebelum berangkat

  • Saat Anda memesan tiket, carilah waktu yang nyaman untuk bayi Anda. Misalnya, malam hari jika Anda akan melakukan perjalanan jauh atau siang hari mendekati atau waktu tidur siangnya untuk penerbangan pendek, sehingga si bayi akan tidur dengan nyenyak. Pilihlah tempat duduk di sisi lorong sehingga mempermudah Anda keluar masuk saat harus mengurus bayi Anda ke kamar kecil atau ketika harus berjalan untuk menenangkannya. Cek dan ricek regulasi maskapai yang Anda pilih. Apakah stroller boleh masuk ke pesawat atau harus masuk bagasi. Biasanya Anda tidak dapat melakukan web check in jika Anda membawa infant. Oleh karena itu usahakan Anda tidak datang telat untuk check in sehinga Anda masih dapat meminta seat di depan sehingga mempunya ruang kaki lebih lega.

  • Bayi yang lahir cukup bulan, tanpa kelainan jantung dan paru, menurut International Civil Aviation Organization, British Thoracic Society dan Canadian Pediatric Society memberikan batas minimal usia bayi 7 hari sebagai batas perizinan menempuh perjalanan udara. Aerospace Medical Association merekomendasikan 2 minggu sebagai batas perizinan sedangkan Center for Disease memberikan rekomen 6 minggu. Namun, jika tidaklah sangat mendesak adalah lebih baik menunggu hingga 6 minggu. Sedangkan untuk bayi prematur dengan riwayat penyakit sistem organ pernafasan disarankan tidak melakukan perjalanan dengan pesawat sampai umur minimal 6 bulan. Oleh karena itu, sebelum Anda akan melakukan perjalanan konsultasikanlah dengan dokter anak Anda apakah bayi Anda dalam kondisi yang bagus untuk menempuh perjalanan udara, terutama jika Anda akan lama di pesawat. Ceritakan kondisi bayi (terutama keluhan kesehatan) Anda secara detail dan jujur sehingga dokter dapat memberikan penanganan terbaik. Jika Anda sudah terlanjur membeli tiket sedangkan tiba-tiba si bayi jatuh sakit, tanyakanlah kepada DSA Anda apakah si bayi layak terbang atau harus ditunda. Mintalah surat pengantar dari dokter untuk diberikan kepada maskapai. Meskipun ini tidak selalu diminta, tapi lebih baik berjaga-jaga. Mintalah 2 rangkap. 1 untuk keberangkatan dan 1 lagi untuk kepulangan. Jagalah kesehatan Anda dan bayi mendekati waktu keberangkatan.

  • Advertisement
  • Persiapkanlah diri Anda dengan baik. Kelelahan akan berdampak pada emosi Anda. Begitu pula kondisi fisik yang tidak fit pastilah akan membuat kita menjadi cepat marah. Ada bayi yang anteng di pesawat ada pula yang bisa menangis heboh. Kasihan jika si bayi yang rewel karena tidak nyaman malah mendapatkan emosi yang tidak stabil dari Ibu yang kelelahan.

  • Saat keberangkatan

  • Batasilah bawaan Anda terutama jika Anda hanya berduaan dengan bayi. Bila memungkinkan bawalah tas yang dapat dimasukkan ke kabin sehingga Anda tidak perlu kerepotan menunggu bagasi atau harus mengangkat koper sambil menggendong bayi. Jika Anda bepergian dengan keluarga, tetap siapkan 1 tas yang berisi keperluan bayi selama di perjalanan. Tisu basah, baju ganti, popok/diapers, tisu kering, mainan, makanan dan minuman bayi jika dia sudah makan.

  • 2. Bawalah comfort food atau comfort toy si bayi

  • Makanan atau mainan yang membuat bayi nyaman adalah hal yang wajib untuk Anda bawa terutama ketika Anda sedang bepergian. Ini akan membuat bayi merasa nyaman selama di perjalanan. Selain waktu tempuh di udara, Anda juga harus memperhitungkan waktu tunggu selama di bandara, waktu menunggu antrian untuk lepas landas terutama ketika sedang musim liburan. Terlalu lama menunggu akan membuat bayi rewel karena bosan dan tidak nyaman. Berikanlah comfort toy mereka atau putarkan lagu favorit bayi Anda untuk menenangkannya.

  • 3. Sesuatu yang dapat dihisap

  • Apakah bayi membutuhkan penutup telinga untuk melindungi gendang telinganya ketika lepas landas dan mendarat? Sebenarnya tidak dibutuhkan selama bayi Anda melakukan gerakan menghisap selama terbang landas sampai di ketinggian yang stabil ataupun di saat mendarat. Susui dia secara langsung ataupun melalui botol atau empeng jika bayi Anda mengempeng. Bawalah asi perah atau bubuk susu formula. Peraturan 100 ml tidak berlaku jika Anda membawa Asi Perah ataupun obat-obatan bayi Anda. Anda juga dapat memberikan dia cemilan untuk dia kunyah, jika bayi Anda sudah di umur makan. Bila bayi Anda sudah tertidur sebelum lepas landas, tidaklah perlu membangunkannya. Selama ia tidak menangis bearti dia baik-baik saja. Jadi, tenanglah.

  • 4. Bawalah cover menyusui

  • Bawalah cover menyusui jika Anda menyusui secara langsung atau jika memungkinkan karena pesawat kosong, minta izin kepada awak pesawat untuk Anda pindah sebentar selama Anda menyusui jika Anda risih.

  • 5. Jaket dan selimut

  • Bawalah jaket dan selimut serta kaos kaki terutama jika Anda melakukan perjalanan jauh di malam hari. Suhu di kabin cenderung dingin dan kering. Pastikan ia tidak tersorot AC secara langsung dan cukup minum sehingga tidak mengalami dehidrasi selama di perjalanan.

  • Advertisement
  • Saat mendarat

  • Tidak perlu tergesa-gesa untuk turun dari pesawat sehingga Anda tidak perlu berdesakan dengan penumpang lain. Jika Anda hanya berdua, mintalah bantuan kepada awak pesawat untuk mengambilkan tas Anda di kabin. Pastikan Anda tidak ketinggalan mainannya atau bawaan Anda yang lain, terutama jika bayi Anda ada dalam fase melempar-lempar barang.

  • Tentu, berdoalah sebelum melakukan perjalanan bersama si bayi. Beritahukan kepadanya bahwa Anda akan bepergian dengan pesawat bersamanya. Ceritakan apa yang akan terjadi, minta agar ia tidak rewel dan tidur selama di perjalanan. Meskipun kelihatannya mereka tidak mengerti, kenyataannya mereka mengerti, lho.

  • Well, selamat melakukan perjalanan bersama bayi dan keluarga. Semoga perjalanan Anda menyenangkan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Libur tlah tiba! Persiapkan ini sebelum berpergian dengan pesawat bersama bayi Anda

Persiapan apa saja yang perlu Anda lakukan ketika menjelang perjalanan wisata menggunakan pesawat bersama dengan bayi Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr