Kembali kerja kantoran setelah lama menjadi stay-at-home mom?

Ini yang perlu Anda pikirkan dengan matang sebelum kembali ke dunia kerja

154 views   |   shares
  • Seorang wanita karier yang kemudian menikah dan berlanjut mempunyai anak dalam kehidupannya, akan menjadi dilema tersendiri baginya. Pernahkah Anda bertemu dengan ibu baru yang begitu tampak galau ketika masa cuti dari kantornya hampir selesai pasca melahirkan buah hatinya? Mungkin hal ini sudah jauh-jauh hari ia pikirkan dan pertimbangkan namun tetap saja merupakan satu keputusan sulit bagi seorang ibu untuk kembali bekerja setelah merawat anaknya beberapa waktu lamanya. Perasaan tidak ingin meninggalkan anak walau sedetikpun atau ingin melihat setiap tumbuh kembang sang anak sekecil apapun merupakan alasan yang sungguh dapat membuat seorang ibu memutuskan untuk berhenti meniti karier atau kembali bekerja kantoran.

  • Bagi Anda yang sudah lama memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga atau lebih dikenal sebagai 'stay at home mom -SAHM-', ada kalanya Anda akan merasa bosan atau jenuh dengan segala rutinitas di rumah karena seperti kebanyakan orang mengatakan bahwa pekerjaan rumah tangga itu tidak ada habisnya. Meskipun demikian, sebenarnya hal tersebut masih dapat diatasi, misalnya dengan mencari kegiatan akhir pekan di luar rumah seperti mengambil kelas seni atau janji makan siang bersama sahabat. Namun, ketika mungkin terlintas di benak Anda untuk kembali bekerja kantoran karena Anda mengingat kembali masa-masa Anda asik menyelesaikan tugas kantor, memiliki waktu bersenda gurau dengan teman sekantor saat makan siang, mendapatkan penghasilan tetap setiap bulannya, dan lain sebagainya, hal ini pun tidak ada salahnya.

  • Berikut ini pertimbangan bagi Anda yang ingin kembali bekerja kantoran setelah lama 'cuti' karena merawat buah hati:

  • 1. Siapkah Anda melepaskan mata Anda sejenak dari buah hati?

  • Ketika memutuskan untuk kembali bekerja kantoran maka Anda harus siap meninggalkan anak bersama dengan pengasuh atau orang yang Anda percayakan. Ketika hati Anda siap, maka ada jalan kok untuk mengatasi setiap kekhawatiran Anda ketika tidak bersama dengan anak, misalnya Anda dapat menyiapkan segala kebutuhan anak (susu, makanan, dan lain-lain) sebelum Anda berangkat bekerja, sewaktu-waktu Anda dapat menghubungi rumah untuk mengetahui kabar anak, bahkan saat ini sudah dapat memanfaatkan CCTV atau video call. Akan lebih baik jika Anda meninggalkan buah hati dengan pengasuh namun di bawah pengawasan orang tua atau saudara Anda jika memungkinkan.

  • Advertisement
  • 2. Kapan waktu terbaik untuk kembali bekerja kantoran?

  • Seperti pada laman berikut ini, ada sebuah studi yang digelar Unicef tahun 2008 menganjurkan ibu pasca melahirkan tetap berada di rumah hingga satu tahun. Namun, masa keemasan anak hingga tiga tahun juga patut dipertimbangkan, karena pada masa anak 0-3 tahun banyak sekali hal-hal baru yang akan terjadi seperti pertama kali tersenyum, makan, merangkak, berjalan, mengucapkan kata pertama, dan lain sebagainya. Masa-masa dimana anak butuh perhatian khusus karena perkembangan motoriknya sedang berlangsung optimal.

  • 3. Pertimbangkan dampak baik dan buruknya

  • Yang terbaik bagi seorang anak tentunya berada dalam pengasuhan dan pengawasan orang tuanya. Namun ketika Anda sebagai ibu sudah memutuskan untuk kembali bekerja kantoran tentu sudah mempertimbangkan segala dampak baik dan buruknya. Waktu yang semakin terbatas bersama anak dan waktu istirahat yang semakin sedikit pula harus siap Anda hadapi. Sebaliknya, Anda akan kembali mendapatkan pendapatan tambahan yang tetap setiap bulannya, berkesempatan mengembangkan karier Anda di dunia kerja, bertemu dengan rekan kerja merupakan contoh dampak yang baik dari keputusan Anda kembali bekerja kantoran.

  • Apapun keputusan Anda, identitas Anda sebagai seorang Ibu tidak akan tergantikan oleh apapun dan siapapun sehingga Anda tidak perlu khawatir berlebihan sekalipun berkeputusan untuk kembali bekerja kantoran yang minimal membutuhkan waktu 8 jam untuk jauh dari anak. Jadi, melangkahlah sesuai dengan kata hati dan kebutuhan Anda ya!

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Kembali kerja kantoran setelah lama menjadi stay-at-home mom?

Ini yang perlu Anda pikirkan dengan matang sebelum kembali ke dunia kerja
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr