Yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli kendaraan pribadi

Teliti sebelum membeli atau menyesal kemudian

684 views   |   4 shares
  • Kendaraan pribadi bagi warga kota besar kini menjadi kebutuhan penting. Ya, terutama karena kendaraan umum yang tersedia belum nyaman untuk dinaiki, terutama saat bepergian dengan anak kecil. Sementara taksi, biayanya tentu jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi.

  • Namun, sebelum memutuskan membeli kendaraan milik sendiri, kita wajib berpikir matang-matang, detail dan tidak terburu-buru memilih. Meski sebenarnya memilih mobil bukanlah hal yang terlalu sulit, asalkan kita bisa mengenali betul segala kebutuhan, yakni: latar belakang pekerjaan, selera, kondisi keuangan, jumlah anggota keluarga dan kondisi jalanan yang sering dilewati. Supaya kendaraan yang dibeli dapat mendukung kegiatan dan perjalanan sehari-hari.

  • Sebab segala sesuatu tentunya berawal dari kebutuhan, kan? Maka, kita perlu mengecek ulang pertimbangan-pertimbangan kita membeli kendaraan. Apakah hal ini merupakan prioritas utama dalam tujuan keuangan kita? Jika ya, maka mulailah merencanakan keuangan untuk menyiapkan dana membeli kendaraan.

  • Nah setelah mengenali kebutuhan, sebetulnya masih banyak hal yang wajib diindahkan agar tidak rugi. Sebab, kendaraan yang kita gunakan untuk keperluan sehari-hari tak termasuk golongan aset produktif, karena tidak mendatangkan uang ke kantong kita. Apa saja hal-hal tersebut?

  • 1. Menentukan anggaran

  • Buatlah anggaran yang masuk akal dan realistis, jangan terlalu memaksakan. Membeli kendaraan memang kebutuhan, tetapi jangan sampai mengorbankan tujuan-tujuan keuangan lainnya yang juga penting, seperti membeli rumah.

  • 2. Tentukan biaya operasional

  • Apa saja yang masuk dalam biaya operasional? Yakni: bahan bakar, parkir, tol, supir (jika ada), perawatan rutin, kebersihan kendaraan, asuransi, izin dan pajak. Apalagi jika kita membeli mobil dengan menggunakan KKB, maka kita perlu mempertimbangkan cicilan bulanannya.

  • 3. Kenali informasi produk selengkap-lengkapnya

  • Bisa dengan berselancar di internet, majalah otomotif atau forum di internet. Orang-orang yang datang ke showroom biasanya sudah mengetahui spesifikasi teknis produk dan hanya ingin mengecek spesifikasi teknis dengan barang yang dipamerkan. Dari situ kita dapat mempertimbangkan untung ruginya membeli mobil tersebut.

  • Hal yang tak kalah penting adalah bagaimana layanan purna jual dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mobil tersebut. Jangan sampai kita membeli mobil yang tidak didukung ketersediaan suku cadang yang baik dan layanan bengkel yang tidak memuaskan. Karena hal ini bisa membuat Anda kerepotan di kemudian hari dan hal ini pula yang dapat memengaruhi nilai jual kembali mobil tersebut.

  • Advertisement
  • 4. Ajak orang terpercaya yang lebih mengetahui seluk beluk kendaraan

  • Mintalah pendapat kedua (second opinion) sebagai pelengkap informasi yang disampaikan oleh salesmobil. Jadi, sebelum memutuskan akan membeli mobil apa, tidak ada salahnya banyak bertanya kepada orang lain, keluarga ataupun kerabat yang sudah lebih dulu menggunakan mobil incaran Anda. Gali lebih jauh tentang karakteristik mobil tersebut, bagaimana kenyamanannya, biaya perawatannya, konsumsi BBMnya dan fitur keamanan yang ada pada mobil tersebut.

  • 5. Lakukan perhitungan terkait KKB (Kredit Kendaraan Bermotor)

  • Sesuaikan kemampuan dan lakukan perhitungan untuk pendanaannya. Pastikan kita sudah melakukan perbandingan beberapa produk. Jangan pernah memutuskan kredit hanya dari penawaran satu perusahaan. Konsumen yang cerdas, selalu mempertimbangkan beberapa penawaran. Tentunya kita juga akan melakukan hal yang sama, sebagai konsumen yang cerdas.

  • 6. Kendaraan baru atau bekas

  • Bagi penyuka mobil baru, biasanya menghindari mobil bekas karena dianggap menyusahkan, setelah membeli tidak bisa langsung dipakai. Harus pergi ke bengkel dulu untuk memperbaiki beberapa komponen yang mungkin rusak atau aus. Selain itu ada pula alasan membeli mobil baru karena ingin mengikuti tren ataupun perkembangan teknologi dan tidak mau repot untuk 1-3 tahun pertama kepemilikan.

  • Akan tetapi tak ada salahnya membeli yang bekas. Karena harganya tidak semahal saat masih baru. Lagipula untuk kendaraan yang berumur 1-5 tahun umumnya masih dalam kondisi yang relatif baik. Yang berumur lebih tua pun ada yang masih dalam kondisi sangat baik, apabila si pemilik telaten dalam merawat mobilnya.

  • Tapi dalam memilih Anda harus teliti dan hati-hati, bila perlu ajak teman yang berpengalaman dalam urusan satu ini ketika ingin melihat mobil bekas incaran. Memang sih, tidak akan sempurna seperti mobil baru, tapi dengan kehati-hatian dalam memilih, Anda akan bisa meminimalisir besarnya biaya perbaikan pasca pembelian.

  • 7. Asuransi

  • Adalah hal yang penting untuk mempertimbangkan asuransi kendaraan. Asuransi mobil ada dua jenis yaitu all risk dan total lost only. Meskipun namanya asuransi all risk, tetapi kita perlu membaca dengan cermat polisnya. Jangan sampai kita menggunakan asumsi yang salah.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Yang perlu Anda perhatikan sebelum membeli kendaraan pribadi

Teliti sebelum membeli atau menyesal kemudian
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr