3 Cara Supaya TV Tidak Mengambil Alih

Ketika tiba saatnya untuk bermain video game, lebih baik bagi anak-anak untuk bermain dengan anak-anak yang lain, mereka bisa berbagi minat, bekerja sama dan mendapatkan kemampuan perseorangan dengan berinteraksi dengan orang lain.

1,043 views   |   shares
  • Apakah itu nampak seolah-seolah anak-anak Anda menghabiskan sebagian besar waktu mereka di depan televisi atau layar komputer? Apakah Anda harus berurusan dengan kemarahan atau cibiran ketika Anda meminta anak-anak Anda untuk berhenti sejenak untuk mengerjakan tugas, menyelesaikan pekerjaan rumah, atau makan malam? Rata-rata anak-anak di Amerika menonton televisi dari tiga hingga lima jam per hari, yang bertambah antara 27 dan 35 jam televisi per minggu. Itu artinya setara dengan anak-anak Anda duduk di depan layar televisi dari jam delapan pagi hingga jam tujuh malam keesokan harinya.

  • Sementara itu, beberapa anak menghabiskan hingga sepuluh jam setiap hari memutar video dan permainan komputer. Itu terlalu banyak waktu untuk menonton.

  • Mungkin Anda telah mencoba untuk membatasi waktu menonton anak Anda tapi tidak pernah berhasil dan lelah menjadikannya permasalahaan. Televisi, komputer dan video game tidak diragukan lagi adalah biang keladinya. Saran-saran berikut akan membantu Anda untuk melatih beberapa pengendalian diri, berapa banyak dan kapan anak-anak Anda terlibat dalam media sehingga Anda bisa melindungi mereka dari potensi berbahaya yang media bisa lakukan.

  • 1. Jangan mengizinkan anak-anak Anda untuk menonton apa pun yang mereka inginkan

  • Pastikan Anda selalu mengetahui apa yang mereka saksikan dan apakah itu sudah sesuai dengan usia dan tingkat kedewasaan mereka. Anak-anak perlu dibatasi dan memperhatikan Anda sebagai pembimbing. Mereka belum memiliki kebijaksanaan untuk menyaring pengaruh yang mungkin berbahaya bagi diri mereka. Mereka perlu mengetahui bahwa tidak setiap pertunjukkan televisi dan video game sesuai dengan harapan Anda, dan bahwa ada hal-hal yang di luar batas. Anda mungkin mempertimbangkan mengijinkan mereka untuk membuat pilihan dari sedikit pilihan alternatif. Sewaktu Anda menetapkan batasan ini, pastikan menyampaikan alasan dan nilai-nilai Anda. Ini akan membantu mereka membuat pilihan-pilihan yang bijaksana ketika Anda tidak sedang bersama-sama dengan mereka untuk mengarahkan mereka.

  • 2. Jangan membiarkan mereka menonton TV atau bermain game sendirian selama periode waktu yang signifikan

  • Jika Anda sedang tidak berada untuk mengawasi hal-hal yang anak-anak saksikan, Anda tidak akan bisa untuk menganjurkan program mana yang membawakan karakter dan tema yang positif. Menyaksikan televisi dengan anak-anak Anda memberi Anda sebuah kesempatan untuk membahas persoalan-persoalan yang diangkat dalam berbagai program dan menjelaskan kepada mereka peristiwa yang membingungkan atau menyedihkan.

  • Advertisement
  • Jika Anda tidak selalu bisa duduk dan menonton bersama anak-anak Anda, pastikan untuk melintas setiap saat ke ruangan di mana mereka menonton untuk mengawasi apa yang sedang disajikan di layar TV. Ketika tiba saatnya untuk bermain video game, lebih baik bagi anak-anak untuk bermain dengan anak-anak yang lain, mereka bisa berbagi minat, bekerja sama dan mendapatkan kemampuan perseorangan dengan berinterksi dengan orang lain.

  • 3. Jangan menonton televisi selama jam makan

  • Ini adalah saat yang baik bagi percakapan dan interaksi di antara anggota keluarga. Sebagai orang tua, Anda memiliki pendengar dan harus menggunakan kesempatan ini untuk berbicara kepada anak-anak Anda tentang apa yang terjadi dalam kehidupan mereka. Makan malamlah bersama sebagai keluarga sesering mungkin. Tanyai anak-anak Anda pertanyaan yang akan membuat mereka terbuka, seperti "Apa hal-hal yang terbaik/ terlucu/ teraneh bagimu hari ini?" Ciptakan kebiasaan keluarga saat waktu makan malam yang akan membuat anak-anak Anda berharap untuk itu setiap harinya.

  • Sebagai contoh, di salah satu keluarga ayah mempunyai lelucon baru untuk diceritakan setiap malam pada waktu makan malam. Walaupun anak-anak mengeluh setiap kali pada kekonyolan dari "lelucon ayah" mereka berharap untuk mendengar lelucon baru setiap malam. Mengajarkan makan secara perlahan dan berbicara banyak. Jika setiap orang terlibat dengan televisi atau terburu-buru kembali bermain video game, waktu komunikasi yang berharga bersama keluarga akan hilang.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli "3 ways to keep TV from taking over" karya Lynn Scoresby.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Dr. Scoresby enjoys sitting with his wive amidst the trees and flowers he and his wife have planted, while listening to the quiet sounds of nature...and their many playing grandchildren. Dr. A. Lynn Scoresby is the founder and president of www.firstanswers.com, www.achievementsynchrony.com, and www.6innovations.com. He has been a marriage and family psychologist for more than 35 years and published more than 20 books/training program

3 Cara Supaya TV Tidak Mengambil Alih

Ketika tiba saatnya untuk bermain video game, lebih baik bagi anak-anak untuk bermain dengan anak-anak yang lain, mereka bisa berbagi minat, bekerja sama dan mendapatkan kemampuan perseorangan dengan berinteraksi dengan orang lain.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr