4 cara pulih dari trauma pasca-melahirkan

Untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri mulailah dengan olahraga secara teratur. Tidak hanya memperoleh tubuh ideal tetapi juga memperbaiki kondisi emosi serta psikologis Anda.

427 views   |   2 shares
  • Tidak pernah terbayangkan dalam benak saya betapa menyakitkannya melahirkan anak saya secara spontan (natural). Apalagi, bayi dalam kandungan saya kala itu termasuk berukuran cukup besar untuk ukuran tubuh saya. Diperlukan proses hingga 10 jam hingga proses persalinan saya selesai.

  • Membayangkan kembali proses kelahiran kala itu cukup membuat saya trauma dan enggan untuk hamil lagi. Bahkan dengan tegas saya katakan kepada suami kalau tidak ingin menambah momongan lagi. Namun, beberapa waktu berselang saya akhirnya mampu bangkit dari pengalaman traumatis tersebut. Dukungan dari orangtua, sahabat dan tentu saja suami tercinta membuat saya akhirnya menemukan kepercayaan diri untuk bangkit kembali.

  • Saya menyadari, perasaan traumatis ini adalah sesuatu yang normal dan sering dialami banyak wanita. Hanya waktu yang dapat menyembuhkan perasaan tersebut. Beberapa hal di bawah ini dapat menjadi motivasi yang mungkin bisa membantu menguatkan jika di antara Anda ada yang sedang menghadapi persoalan serupa.

  • 1. Proses melahirkan yang lama dan menyakitkan

  • Sadari bahwa proses persalinan memang membutuhkan waktu yang panjang dan rasa sakit yang berbeda tergantung bagaimana toleransi seseorang terhadap rasa sakit. Namun, proses persalinan sebetulnya dapat dipersingkat dan rasa sakit 'dikurangi' seandainya sedari awal teknik ataupun metode persalinan telah dipahami dengan baik. Maka dari itu, bagi Anda yang hendak melangsungkan persalinan secara normal, jangan malas untuk memperkaya wawasan dan bergabunglah dalam forum-forum diskusi agar Anda makin mantap dan memperoleh dukungan.

  • 2. Melahirkan secara bedah cesar

  • Tidak sedikit ibu hamil terpaksa memilih langkah bedah cesar dalam proses persalinannya. Hal ini paling sering terjadi karena adanya alasan medis yang menyangkut kesehatan ibu dan calon bayinya. Seorang sahabat yang pernah melakukan bedah cesar berkata kepada saya, ia merasa sedih dan gagal menjadi wanita yang seutuhnya karena operasi tersebut. Saking sedihnya dia merasa bahwa bayi yang saat ini sedang ia rawat bukanlah darah dagingnya. Saya berusaha meyakinkan dia bahwa pikiran tersebut muncul akibat trauma yang sedang ia alami. Melahirkan secara spontan maupun lewat pembedahan cesar sesungguhnya sama-sama memiliki perjuangannya masing-masing dengan risiko yang sama. Saya meyakinkan sahabat saya tersebut bahwa jika ingin, ia tetap dapat merasakan kelahiran normal pada kehamilan berikutnya.

  • 3. Takut berhubungan badan

  • Advertisement
  • Pengalaman buruk sewaktu melahirkan membuat tidak sedikit wanita yang ketakutan hingga enggan melakukan hubungan suami istri. Padahal ini tidak perlu dilakukan asal kedua belah pihak sepakat untuk menunda memiliki momongan hingga waktu yang tepat. Saat ini kehamilan bisa direncanakan dengan menggunakan metode kontrasepsi. Jadi, jangan khawatir lagi karena hubungan seksual penting untuk memperkuat kasih sayang antara Anda dan pasangan.

  • 4. Olahraga

  • Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk pemulihan. Tidak jarang bentuk tubuh yang tidak lagi ideal menjadi alasan banyak wanita mengalami tekanan. Oleh karena itu, bangkitkan kembali rasa percaya diri dengan memulai olahraga secara teratur. Olahraga juga mampu membantu memperbaiki kondisi emosi serta psikologis Anda. Jadi, jangan tunda lagi mulailah olahraga saat ini juga dan rasakan perubahan dalam diri Anda.

Bantu kami menyebarkan

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

4 cara pulih dari trauma pasca-melahirkan

Untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri mulailah dengan olahraga secara teratur. Tidak hanya memperoleh tubuh ideal tetapi juga memperbaiki kondisi emosi serta psikologis Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr