Cinta kilat. Akankah bertahan lama?

Cinta bisa saja datang melalui sebuah proses panjang, dan ada juga yang datang secepat kilat. Nah, apakah cinta kilat itu benar adanya dan dapat bertahan lama?

786 views   |   10 shares
  • Cinta adalah sebuah perasaan yang indah dan mendalam, berbeda dengan sebuah perasaan suka. Siapa yang tahu kapan datangnya cinta? Tidak ada yang tahu hingga akhirnya cinta itu datang. Ia bisa saja datang melalui sebuah proses panjang, biasanya kita kenal sebagai proses PDKT, namun ada yang datang secepat kilat seperti cinta pada pandangan pertama.

  • Nah, seringkali orang meragukan apakah cinta kilat itu benar adanya dan dapat bertahan lama? Saya bertanya pada beberapa orang, begini kata mereka:

  • "Cinta menurut saya adalah perasaan "hormat" yang tidak dapat langsung kita rasakan tanpa terlebih dahulu mengenal orang tersebut dengan baik. Kita tentu harus tahu latar belakangnya, kepribadiannya, dan apakah dia juga menghargai Anda. Dan untuk menciptakan perasaan tersebut tentu memerlukan sebuah proses." (Natalia, 32 Tahun, Pegawai, Jakarta)

  • "Orang tua saya adalah pasangan yang dulunya dijodohkan oleh keluarga. Mereka bertemu pertama kali ketika lamaran dan pertemuan kedua berlangsung pada saat pernikahan. Ayah berkata saat bertemu pertama kali dengan Ibu, dia langsung jatuh hati. Setelah menikah dan bahkan hingga kami besar, mereka masih bersama dan saling mencintai. Saya rasa perjalanan cinta mereka tergolong cinta kilat, karena mereka tidak saling mengenal namun langsung dapat saling mencintai." (Buyung, 39 Tahun, Pengusaha, Jakarta)

  • "Kita harus bisa membedakan apakah itu cinta atau nafsu. Banyak orang salah mengekspresikan perasaannya karena tidak dapat membedakan kedua hal tersebut. Sebelum Anda meyakini itu adalah cinta, selidiki dulu hati Anda. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan." (Ayu, 38 Tahun, Pegawai, Jakarta)

  • Mendengarkan beberapa cerita dari teman-teman di atas, saya juga ingin membagikan sedikit pengalaman. Saya dan istri dapat dikatakan mengalami cinta kilat. Hanya sekali berkencan, saya langsung jatuh cinta pada istri saya. Selang dua hari kemudian saya memberanikan diri untuk melamarnya, ternyata dia merasakan hal yang sama dan menerima lamaran saya. Empat bulan berikutnya kami melangsungkan pernikahan. Kerabat menganggap kami gila dan terlalu dimabuk cinta. Namun, setelah menjalani pernikahan yang telah berusia hampir 3 tahun ini, kami justru semakin mencintai. Mau cepat ataupun lambat, cinta dapat bertahan hanya jika Anda dan dia dapat saling mencintai dan terus memupuknya hingga akhir hayat.

  • Jangan takut merasakan cinta kilat. Jika memang sudah waktunya, maka itulah cinta Anda. Banyak orang yang meragukan hatinya, tidak mempercayai perasaannya yang malah justru menjauhkannya dari kesempatan menemukan cinta sejatinya. Jika menemukan kegagalan dalam cinta, jangan menyerah! Teruslah berusaha hingga Anda menemukan yang terbaik untuk hati Anda.

  • Advertisement
Bantu kami menyebarkan

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Cinta kilat. Akankah bertahan lama?

Cinta bisa saja datang melalui sebuah proses panjang, dan ada juga yang datang secepat kilat. Nah, apakah cinta kilat itu benar adanya dan dapat bertahan lama?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr