21 perubahan yang terjadi saat perempuan menjadi seorang Ibu

Ada banyak hal yang berubah saat Anda menjadi seorang Ibu. Ini 21 hal mencolok di antaranya.

6,489 views   |   63 shares
  • Ada dua peristiwa membahagiakan bagi seorang wanita dalam kehidupannya, saat mereka menikah dan menjadi seorang istri juga saat melahirkan anak dan menjadi seorang ibu.

  • Begitu banyak perubahan yang akan dialami, baik saat menjadi istri maupun saat menjadi ibu, namun banyak hal mencolok yang benar-benar mengubah hidup Anda saat menjadi seorang ibu. Berikut beberapa di antaranya:

  • Perubahan fisik

  • Kalau yang dulunya langsing, bisa saja saat hamil dan melalui proses persalinan tubuh seorang perempuan berubah menjadi lebih 'berisi' dan mengalami kenaikan berat badan.

  • Pakaian

  • Bagaimana Anda memilih pakaian yang dikenakan juga berubah. Dari yang tadinya senang tampil fashionable setiap saat, berubah memilih gaya yang praktis dan nyaman digunakan saat harus menggendong anak.

  • Cara berdandan

  • Banyak juga para perempuan yang mengalami perubahan dalam berdandan. Lebih memilih make up yang tipis dan tetap terlihat elegan.

  • Panggilan

  • Jika dulu biasa dipanggil dengan nama atau oleh suami dipanggil dengan sebutan mesra, maka saat ini panggilan Anda berubah menjadi mama, ibu atau bunda.

  • Jam tidur

  • Sejak memiliki anak, tidur 'cukup' adalah sebuah kemewahan bagi seorang ibu. Apalagi mereka yang masih memiliki balita. Ingin melakukan kesenangan seperti dulu seringkali jadi hal yang mustahil, walau hanya sekedar tidur siang.

  • Emosional

  • Lebih sensitif, emosional, gampang tersentuh, mudah menangis, mudah marah lalu tiba-tiba bisa tersenyum simpul sendiri. Semuanya akan dialami ketika seorang perempuan menjadi ibu.

  • Nada bicara

  • Mengatur intonasi suara dan volume suara juga merupakan perubahan yang terjadi ketika menjadi ibu. Anda akan cenderung lebih lembut dan menjaga kata-kata saat berada di depan anak.

  • Pola makan

  • Ketika seorang perempuan menjadi ibu, ia memiliki tugas mulia menyusui anaknya. Karenanya, sang ibu wajib menjaga asupan makanan yang ia konsumsi agar menghasilkan ASI yang berkualitas optimal bagi si buah hati.

  • Naluri

  • Jika dulu tidak bisa merawat bayi, cenderung sembrono. Tetapi sejak menjadi ibu, secara tiba-tiba naluri keibuan itu akan muncul dengan sendirinya. Sehingga sesuatu yang dulunya tidak bisa, sekarang menjadi bisa dan lebih hati-hati.

  • Pengetahuan

  • Informasi yang dicari, secara tidak langsung mengarah pada seputar topik pengasuhan anak, perkembangan dan kesehatan anak.

  • Sumber informasi dan bacaan

  • Advertisement
  • Inipun mengalami perubahan. Jika dulu Anda lebih tertarik membeli dan membaca majalah fashion, maka kini lebih memilih segala sesuatu yang berbau anak, pengasuhan, ide menu makanan dan lain sebagainya.

  • Komunitas

  • Hampir semua ibu membutuhkan komunitas terkait dengan hal-hal yang terjadi pada anak. Seorang ibu membutuhkan komunitas untuk sarana berbagi hingga up dateinformasi dan perkembangan anak.

  • Daftar belanja

  • Bisa dipastikan list belanja bulanan juga mengalami perubahan. Kebutuhan anak menjadi daftar utama ketimbang kebutuhan pribadi. Pilih daging ayam, cari yang kualitas terbaik ayam kampung untuk anak. Padahal untuk diri sendiri, belum tentu!

  • Keuangan

  • Seorang perempuan harus pintar mengatur keuangan ketika sudah mempunyai anak. Salah-salah, bisa besar pasak daripada tiang karena sering berbelanja kepentingan anak yang banyak.

  • Rutinitas

  • Sedari pagi biasanya kegiatan rutin selain memasak, mencuci, membersihkan rumah, setelah itu akan lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Tetapi sejak menjadi ibu, waktu terkadang begitu cepat dilalui hanya dengan aktivitas bermain bersama anak.

  • Prioritas

  • Prioritas pribadi menjadi urutan sekian di atas kepentingan anak dan keluarga. Apapun yang Anda lakukan, semua mendahulukan kebutuhan anak dan suami.

  • Obrolan

  • Saat bertemu dengan teman-teman, Anda lebih banyak membicarakan soal anak-anak. Bahkan ketika Anda bertemu kawan lama yang belum berkeluarga, tetap saja obrolan tentang anak terasa lebih penting ketimbang yang lainnya.

  • Hobi

  • Anda akan mengubah hobi dan mencoba kegemaran baru yang lebih 'keibuan' seperti belajar memasak dan mencoba resep-resep sederhana, belajar merajut dan menjahit untuk bisa membuat pakaian anak sendiri, juga mengumpulkan barang tidak terpakai yang dapat digunakan untuk membuat mainan anak.

  • Perasaan

  • Anda merasa bahagia, bangga dan merasa menjadi perempuan seutuhnya dengan cinta dari pasangan dan anak.

  • Cara berkendara

  • Seorang ibu akan lebih hati-hati dalam setiap tindakan dan kata-katanya, termasuk dalam hal berkendara. Jika dahulu Anda lebih emosional dalam berkendara, suka menyalip dan berkendara kencang, maka saat menjadi ibu kebiasaan itu perlahan-lahan hilang dengan sendirinya.

  • Tanggung jawab

  • Perubahan tanggung jawab juga secara otomatis berubah. Anda menyadari anak adalah titipan dari Tuhan yang paling berharga, sehingga merawat dan menjaganya adalah tanggung jawab Anda sebagai orangtua.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

21 perubahan yang terjadi saat perempuan menjadi seorang Ibu

Ada banyak hal yang berubah saat Anda menjadi seorang Ibu. Ini 21 hal mencolok di antaranya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr