Anak tidak kunjung menikah? Jangan-jangan Anda penyebabnya

Anda bingung kenapa anak sulit sekali menemukan jodoh yang tepat? Eits, mungkin sifat Anda ini yang menghalangi mereka untuk bahagia.

1,557 views   |   18 shares
  • Duh, kenapa ya? Padahal anak saya cantik. Pendidikan dan perilaku juga baik. Namun sampai saat ini belum juga menikah dan mendapatkan calon pasangan yang tepat.

  • Apakah Anda salah satu dari orang tua yang merasakan hal di atas? Apa yang salah? Tahukah Anda, banyak orang tua yang tidak sadar jika justru perilaku merekalah yang menghalangi anak memperoleh kebahagiaan mereka. Perilaku seperti apa saja? Berikut di antaranya:

  • 1. Terlalu memanjakan

  • Sifat terlalu memanjakan anak akan berdampak buruk pada perkembangannya kelak. Anak manja memiliki kesulitan untuk mandiri dan sangat bergantung pada Anda. Bahkan jika dibiarkan berlarut-larut ketika dewasa, anak menjadi tidak punya keinginan untuk hidup tanpa Anda. Luruskan hal ini selagi masih dini, jangan memanjakan anak dan latih mereka supaya mandiri. Berat mungkin bagi beberapa bagi Anda untuk tidak memanjakan mereka, namun percayalah hal ini adalah latihan untuk kebaikan mereka kelak. Ingatlah, Anda sebagai orang tua tidak akan selamanya berada di sampingnya.

  • 2. Terlalu ikut campur

  • Anak mempunyai dunia sendiri dan tanggung jawab sendiri dalam setiap langkah yang diambil. Terlalu ikut campur urusan anak akan membuat mereka merasa sulit memiliki ruang gerak untuk mengambil keputusan sendiri. Mengarahkan anak pada jalan yang baik dan buruk sah-sah saja, tetapi biarkan anak memutuskan jalan mana yang terbaik untuk dirinya. Jika yang mereka pilih adalah hal yang tidak berbahaya dan baik, bebaskan mereka untuk menjalankannya. Bila mereka memilih jalan yang salah, awasi dengan komunikasi yang baik dan biarkan mereka belajar dari kesalahan tersebut.

  • 3. Mengikuti anak kemanapun mereka pergi

  • Jika masih kecil, mengikuti anak kemanapun pergi adalah wajar, lain halnya jika telah dewasa. Anak sudah mempunyai kemampuan untuk melakukan semuanya sendiri. Orang tua hanyalah mengarahkan anak tentang kehidupan yang baik dan selanjutnya anak lah yang melakukannya sendiri. Saya melihat kejadian tersebut pada kerabat saya, di mana ia terus didampingi orang tuanya ke mana-mana walau si anak sudah lulus kuliah. Sampai sekarang, si anak belum juga menikah. Bisa jadi anaknya sulit mendapat pasangan karena rekan lawan jenis yang merasa jengah harus bergaul dengan si anak dan orang tuanya setiap saat.

  • 4. Khawatir berlebihan

  • Khawatir yang berlebihan hingga penuh larangan ini itu juga akan membuat anak merasa frustrasi. Mereka tentu akan kehabisan ruang gerak untuk melangkah dan hanya bergerak di tempat. Sebaiknya jika anak sudah besar Anda tinggal mengarahkan, membimbing dan mendoakan agar ia tidak salah melangkah.

  • Advertisement
  • 5. Terlalu membatasi pegaulan anak

  • Membatasi pergaulan anak agar tidak lewat batas tentu sah-sah saja. Tetap jika terlalu mengekang hingga anak tidak memiliki teman adalah hal yang kurang tepat. Beri ia pengertian batas pertemanan yang baik, namun biarkan anak Anda yang memilih lingkup pertemanan yang nyaman untuknya. Jangan terlalu mengekang.

  • 6. Tidak mempercayai anak

  • Sifat tidak percaya pada anak akan membuat mereka kehilangan kepercayaan diri untuk membuat dan mengambil keputusan. Bahkan untuk memutuskan menikah pun, mereka tidak percaya diri untuk memutuskannya. Sebaiknya beri kepercayaan kepada anak untuk mengambil keputusan sekecil apapun dan jelaskan konsekuensi dari keputusannya tersebut.

  • 7. Tidak mendengarkan pendapat anak

  • Orang tua yang terlalu memaksakan kehendaknya pada anak, bahkan soal jodoh, dan tidak memberi kesempatan pada anak untuk mengutarakan pendapatnya tentu akan membuat anak merasa tidak berharga. Pada ujungnya bisa saja dia menolak untuk menikah karena tidak sesuai dengan pilihannya. Sebagai orang tua sebaiknya Anda mendengarkan pendapat anak dan beri masukan seperlunya. Jika Anda melihat ada calon yang baik untuk anak, beritahu mereka namun biarkan dia memilih.

  • Semua sikap di atas kedengarannya wajar karena sebagai orang tua terlebih bagi seorang ibu akan merasa yang paling berhak atas anak. Namun sadarlah bahwa ada beberapa sifat yang berlebihan tersebut ternyata dapat mempersulit anak untuk menikah.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

Anak tidak kunjung menikah? Jangan-jangan Anda penyebabnya

Anda bingung kenapa anak sulit sekali menemukan jodoh yang tepat? Eits, mungkin sifat Anda ini yang menghalangi mereka untuk bahagia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr