3 gaya belajar yang mampu melejitkan potensi kecerdasan anak

Cermati gaya belajar anak untuk mengoptimalkan kemampuannya.

832 views   |   10 shares
  • Penulis buku Quantum Learning,DePorter dan Hernacki, membagi gaya belajar seseorang menjadi beberapa bagian. Hal ini berdasarkan kemampuan seseorang untuk belajar, mengolah dan menyerap informasi yang diberikan. Ada beberapa macam gaya belajar anak, berikut cara penjelasan dan cara mengoptimalkan potensi anak sesuai gaya belajarnya.

  • 1. Kinestetik

  • Anak kinestetik biasanya cenderung tidak bisa diam. Mereka akan selalu bergerak, karena dengan bergerak itulah mereka cepat untuk belajar. Jika anak Anda termasuk dalam tipe ini, optimalkan potensinya dengan mengajak mereka bermain sambil belajar yang melibatkan gerak. Misalnya belajar tentang daur hidup kupu-kupu dengan cara memperagakannya mulai dari telur sampai dengan kupu-kupu, bagaimana peragaan pada masing-masing tahap. Anak kinestetik akan cenderung lebih mudah menyerap dan belajar informasi dengan banyak gerakan.

  • 2. Audiotory

  • Anak yang memiliki gaya belajar audiotory mempunyai kemampuan menyerap informasi sangat cepat dengan cara mendengarkannya. Anak tipe ini bisa terus dilatih dengan cara mengucapkan semua informasi yang harus dipelajari atau diingatnya. Dengan menyuarakannya, informasi tersebut akan lebih mudah diserap oleh anak dengan gaya belajar audiotory. Misalnya untuk mempelajari sebuah daur hidup kupu-kupu, lakukan dengan menceritakan kepada mereka secara menarik prosesnya. Bahasakan dengan jelas agar lebih mudah diingat oleh mereka. Gaya belajar ini lebih mudah diserap oleh anak auditory, ketimbang lewat gambar dan lainnya. Gaya belajar lewat lagu juga sangat baik diterapkan untuk anak tipe ini.

  • 3. Visual

  • Anak yang mempunyai gaya belajar visual mempunyai kemampuan yang sangat bagus dalam menangkap objek atau informasi dengan pandangan matanya. Mereka cenderung cepat menyerap pembelajaran dari gambar-gambar visual. Jika anak Anda mempunyai tipe belajar seperti ini, tidak ada salahnya menggambarkan atau mendeskripsikan pelajaran sekolah lewat gambar sehingga anak akan lebih mudah mengingat dan menangkap informasi yang dipelajarinya. Ia lebih mudah mempelajari sesuatu lewat gambar dan buku dengan gambar, dibandingkan dengan cara lainnya.

  • Tidak tertutup kemungkinan, seorang anak memiliki gaya belajar yang mengombinasikan dua atau tiga gaya di atas sekaligus. Namun selalu ada gaya belajar dominan yang dimiliki masing-masing orang, Tugas Anda sebagai orang tua adalah mengamati kemampuan, minat dan gaya belajar anak Anda, lalu mengarahkan mereka sesuai dengan itu. Walau tidak mutlak, namun mengetahui tipe gaya belajar anak sangatlah penting untuk membantu mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak.

  • Advertisement
Klik pilihan berbagi di bawah ini

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

3 gaya belajar yang mampu melejitkan potensi kecerdasan anak

Cermati gaya belajar anak untuk mengoptimalkan kemampuannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr