Benarkah mencukur habis rambut bayi akan melebatkannya? Ini faktanya!

Inilah 6 fakta yang perlu Anda ketahui tentang pertumbuhan rambut bayi Anda.

1,024 views   |   8 shares
  • Sebagai ibu dan seorang wanita, memiliki rambut lebat dan sehat menjadi idaman. Tak terkecuali, harapan yang sama untuk buah hati tercinta. Di budaya Timur, muncul sebuah tradisi terkait dengan ini. Tradisi mencukur rambut bayi, tak jarang dilakukan hingga kepala plontos, bersih tanpa rambut. Konon, tradisi ini akan "menyucikan" bayi dan menumbuhkan rambut baru yang lebih lebat serta lebih sehat.

  • Benarkah untuk membuat rambut bayi tumbuh lebat dan sehat, pencukuran ini sangat penting dilakukan? Inilah 6 fakta yang perlu Anda ketahui tentang pertumbuhan rambut bayi Anda.

  • 1. Folikel dan faktor genetik

  • Pertumbuhan rambut bermula dari kantung-kantung pada kulit kepala yang bernama folikel. Jumlah folikel ini akan menentukan lebat tidaknya rambut bayi Anda. Berapa banyak folikel yang dimiliki setiap orang, ditentukan oleh faktor genetik atau keturunannya tanpa dapat direkayasa. Selain itu, faktor genetik juga menentukan warna, jenis, dan tekstur rambut yang akan tumbuh.

  • 2. Mencukur penuh risiko

  • Pencukuran pada dasarnya tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan rambut karena jumlah dan jenis rambut yang akan tumbuh ditentukan oleh folikel-folikel rambut. Selain itu, pencukuran pada usia terlalu dini juga penuh risiko. Kulit kepala bayi masih sangat sensitif, sehingga luka karena pencukuran rentan terjadi. Selain itu, bagian atas kepala juga masih sangat lunak karena tulang tengkorak kepala belum terbangun sempurna. Menillik risiko ini, tak ada salahnya Anda menunda pencukuran hingga usia bayi lebih besar. Atau, terapkan langkah-langkah ini saat mencukur rambut bayi Anda :

    • Lakukan pada siang hari saat bayi lebih tidak rewel

    • Bangun suasana nyaman dan menyenangkan, untuk mengalihkan perhatiannya dan menjaga moodnya

    • Hindari penggunaan pisau cukur yang tajam, pilihlah trimmer atau clipper yang memiliki risiko lebih kecil melukai kulit kepala bayi

    • Mulailah mencukur pada bagian kecil dan tuntaskan sebelum berpindah ke bagian lainnya

    • Selesai pencukuran, mandikan bayi dengan air hangat, gunakan disinfektan pada kulit kepala saat mandi, dan oleskan pelembap pada kulit kepalanya

  • Advertisement
  • 3. Tunggu hingga 2 tahun

  • Leonica Kei, seorang trichologist (ahli tentang rambut dan kulit kepala) asal Singapura menjelaskan bahwa rambut bayi akan gugur dan tumbuh silih berganti, seringkali rambut ketika lahir dan setelahnya bisa sangat berbeda. Rambut lahir yang disebut vellus hair ini rendah pigmentasi, halus, dan pendek. Vellus hair akan gugur dan berganti rambut baru pada rentang usia 3-7 bulan. Fase ini disebut fase telogen, dimana perubahan warna dan tekstur rambut sangat mungkin terjadi. Anak akan memiliki rambut permanen yang lebih matang dan tebal pada usia kurang lebih 2 tahun.

  • 4. Bantuan dari asupan gizi

  • Rambut tebal tidaklah cukup. Kesehatan rambut juga penting untuk dimiliki dan asupan gizi menentukannya. Berikanlah makanan dan minuman yang kaya protein, kalsium, dan vitamin D. Beberapa di antaranya adalah dairy products (susu, keju, yogurt), ikan salmon, telur, bayam, kacang almond, wortel, aprikot, dan labu kuning. Pastikan juga bayi Anda mendapatkan cukup cairan, terutama dari ASI, air mineral, dan jus buah.

  • 5. Kulit kepala sehat

  • Untuk memastikan pertumbuhan rambut anak Anda berlangsung optimal, kulit kepalanya perlu berada dalam kondisi prima. Kulit kepala yang kering akan menjadi hambatan. Pada bayi usia 6-12 bulan, sebuah kondisi bernama cradle cap dapat terjadi., yaitu adanya kerak kering pada kulit kepala bayi. Meskipun kondisi ini tidak gatal atau menyakitkan, namun tetaplah perlu ditangani. Gunakan shampoo lembut dan hindari menggaruk kerak ini. Alternatif lain adalah memijat lembut kulit kepala dengan baby oil, castor oil, atau almond oil.

  • 6. Tak perlu sering keramas

  • Bayi newborn tidak perlu dicuci rambutnya setiap hari. Kecuali rambut bayi Anda cepat kotor atau kusut, Anda cukup mencuci rambutnya 2-3 kali seminggu. Lakukan denganmemijat lembut kulit kepalanya menggunakan shampoo yang tidak pedih di mata. Pijatan yang terlalu kuat dapat menghambat folikel-folikelnya dalam menumbuhkan rambut baru. Untuk bayi berusia lebih besar, Anda dapat menggunakan conditioner untuk menghindarkan rambutnya dari kekeringan. Utamakan untuk memberikan conditioner alami, seperti ekstrak lidah buaya atau campuran madu-extra virgin olive oil.

  • Advertisement
  • Rambut yang tumbuh sehat tidaklah hadir dalam satu dua malam. Sebelum Anda terburu-buru mencukurnya habis, langkah pemeliharaan kulit kepala, pengaturan asupan penuh gizi, dan higienitas perlu dikedepankan terlebih dahulu.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Benarkah mencukur habis rambut bayi akan melebatkannya? Ini faktanya!

Inilah 6 fakta yang perlu Anda ketahui tentang pertumbuhan rambut bayi Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr