Para suami, berhentilah sejenak. Istri Anda mungkin sedang ‘kritis’

Ketika dia tidak lagi sanggup menahan segala bebannya selama ini. Dia lelah dan mungkin ingin menyerah.

20,196 views   |   452 shares
  • Anda bisa menemukan sosoknya di supermarket, di kantor, di pasar atau bahkan di teras-teras sekolah.

  • Perempuan yang menyeka tiap air mata yang menetes di pipi anak-anaknya, yang tidak memedulikan dirinya sendiri dan tidak mendapatkan penghargaan bahkan sepatah katapun, yang bekerja membersihkan rumah, mengasuh buah hatinya, yang tidak punya cukup waktu tidur, yang mencintai suaminya tanpa henti, yang selalu memerhatikan ketenteraman seisi rumah kecuali ketenteraman dirinya sendiri. Perempuan itulah, yang sebenarnya terus membuat bumi ini bisa terus berputar.

  • Dan, jika 'dia' yang saya maksud saat ini kebetulan sedang membaca artikel ini, maka 'dia' bisa jadi adalah Anda.

  • Saya bisa merasakannya dari tatapan mata Anda. Saya paham betul rasanya terus memberi tanpa henti dan tidak pernah dinilai cukup. Saya tahu rasanya terbangun dari tidur dan tidak tahu apakah saya ini mampu melalui hari-hari. Ketahuilah, Anda tidak sendirian.

  • Untuk Anda para suami; kami mambutuhkan Anda. Kami sadar kami tidak akan bisa melalui hidup ini sendirian. Ketika terjatuh, kami butuh tanganmu untuk meraih kami bangkit, menangkap kami dan membantu kami untuk bisa kembali berdiri tegak. Kami butuh suami kami, untuk menghapus air mata, memeluk kami dengan erat sampai sesak. Kami membutuhkan pertolonganmu ketika rasanya beban hidup ini semakin berat.

  • Untuk para pria hebat yang mengasihi dan mencintai kami, saya tahu kalian pasti bingung harus melakukan apa. Saya tahu, seringkali kata-kata penghiburan sangat sulit dicari. Itulah kenapa, kami ingin memberitahumu.

  • Saya mewawancarai para istri dari berbagai belahan dunia, menanyakan apa yang mereka harapkan untuk para suami lakukan ketika mereka merasa sangat lelah dan stres.

  • Semoga ini bisa membantu:

  • 1. Ketahui dan sadarilah segala tanggungannya

  • Tidak peduli apakah ia bekerja atau ibu rumah tangga, apakah Anda tahu apa saja yang ia lakukan setiap harinya? Jika tidak, maka tanyakanlah. Mungkin, deretan kegiatannya setiap hari sudah melampaui kemampuannya, melebihi waktu dan energi yang ia punya. Pekalah akan kebutuhannya dan hargailah setiap pengorbanan istri Anda.

  • 2. Terlibatlah segera sebelum ia 'meledak'

  • Saat yang paling tepat untuk membantu istri Anda adalah SEKARANG. Jangan lagi menunggu sampai ia terpuruk, menyerah dan memohon-mohon pertolongan Anda.

  • 3. Jadilah PESERTA yang aktif

  • 'It takes two to parent.' Diperlukan sepasang suami istri untuk membangun sebuah pernikahan. Begitu pula untuk menjalankan sebuah rumahtangga. Maka, terlibatlah secara total di dalam setiap aspek kehidupan rumah tangga Anda.

  • Advertisement
  • 4. Berhentilah mencoba memperbaiki masalah-masalah istri Anda

  • Jadilah pendengar. Itu hal paling sederhana yang bisa Anda lakukan. Jika istri Anda membutuhkan saran, ia pasti akan memintanya pada Anda.

  • 5. Peluklah dia

  • Carilah cara untuk membuat anak-anak Anda sibuk dan teralih kemudian tariklah istri Anda, peluk dia dan katakanlah betapa Anda sangat mencintainya. Peluklah dengan erat dan biarkan dia menangis pada Anda. Buatlah dia nyaman dengan cara terbaik yang paling Anda tahu.

  • 6. Biarkan dia berbicara sepanjang yang dia mau

  • Terkadang, cara terbaik untuk meringankan beban istri Anda adalah dengan membiarkannya mengeluarkan semua kegelisahannya. Biarkan dia meluapkan perasaannya dan semua masalahnya. Tunjukkanlah empati. Mendengarlah dengan seksama. Bertanyalah dan sungguh-sungguh fokus pada percakapan Anda dengannya.

  • 7. Jadilah seorang partner

  • Menikah adalah berkomitmen untuk hidup berbagi. Untuk saling memikul beban satu sama lain. Untuk saling menangis sekaligus menghibur. UNtuk mendukung satu dan yang lainnya di saat masa begitu sulit. Pernikahan adalah menjadi sahabat sekaligus pengasih antara satu dengan yang lainnya. Anda berdua bukan sekadar hidup bersama. Anda berdua adalah satu kesatuan yang telah berkomitmen untuk saling mencinta.

  • 8. Berikanlah padanya harapan

  • Kuatkanlah dia. Biarkan dia tahu apa yang Anda suka darinya. Bantu dia menemukan hal-hal baik di tengah masa sulit. Jangan menjadi kritikus dan membawa hawa negatif. Ketika ia terpuruk, jadilah pria yang membantunya bangkit kembali dan membawa cahaya harapan kembali ke dalam hidupnya.

  • 9. Jadilah berguna

  • Berkelilinglah di sekitar rumah. Termukan apa yang perlu Anda perbaiki dan kerjakanlah. Cucian piring yang menumpuk? Anjing peliharaan Anda yang belum diajak berjalan-jalan? Genteng yang bocor? Apapun! Jangan tunggu sampai istri Anda meminta. Lakukan saja!

  • 10. Dedikasikanlah satu hari penuh hanya untuknya

  • Tidak ada perasaan yang lebih menyenangkan dibanding waktu luang untuk memanjakan diri. Melakukan perawatan kuku, rambut, pijat, spa dan mencoba baju-baju baru. Biarkan ia beristirahat, berendam air hangat dan menikmati waktunya sendirian. Dukung istri Anda dan berikanlah ia satu hari bebas dari segala tugas rumah tangganya, agar ia bisa menikmati waktu untuk dirinya sendiri

  • 11. Berdoalah untuk istri Anda

  • Sebelum pergi tidur, berdoalah bersamanya. Biarkan dia tahu bahwa Anda mendoakannya, bahwa Anda sangat bersyukur kepada Tuhan akan istri Anda. Biarkan istri Anda tahu bahwa Anda meminta Tuhan agar menjadikan Anda suami yang lebih baik untuknya.

  • Advertisement
  • 12. Tanyakan apa yang bisa Anda bantu

  • Istri Anda tahu apa yang dia ingin Anda lakukan untuk membantunya bangkit kembali. Ia pasti akan sangat menghargai upaya Anda lebih dari yang Anda sadari. Kenapa? Tahukah Anda? Karena istri Anda sangat mencintai Anda dan ia pun bersyukur atas apa yang Anda lakukan untuknya.

  • Artikel ini adalah artikel adaptasi dan diterjemahkan oleh Wiwin Wirwidya Hendra dari artikel asli berjudul "How to reset your wife when she's falling apart" karya Katelyn Carmen

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Katelyn Carmen adalah pemasar konten lepas, penulis sekaligus desainer grafis. Ia mendedikasikan hidupnya untuk suami, keluarga, sahabat-sahabat dan agama yang dipercayainya.

Situs: http://katelyncarmen.com/

Para suami, berhentilah sejenak. Istri Anda mungkin sedang ‘kritis’

Ketika dia tidak lagi sanggup menahan segala bebannya selama ini. Dia lelah dan mungkin ingin menyerah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr