Baca ini sebelum Anda menetapkan aturan pacaran pada anak

Kemajuan teknologi membuat kebudayaan asing mulai mempengaruhi gaya bergaul anak. Khawatir? Tetapkan aturan sebelum terlambat!

337 views   |   5 shares
  • Setelah masa kanak-kanak beralih menjadi remaja, secara alami hormon mereka pun mulai bergejolak dan muncul rasa ketertarikan terhadap lawan jenisnya. Saat itu pula orang tua mulai merasa khawatir anak belum siap, hingga cenderung melarang mereka.

  • Larangan berpacaran di usia muda umum terjadi di budaya kita yang masih menjunjung nilai ketimuran. Namun invasi tayangan televisi dan pengaruh budaya Barat yang cenderung bebas, bertabrakan dengan budaya Timur seringkali membuat para orang tua was-was. Namun, perkembangan budaya tidak bisa lagi Anda hindarkan. Alih-alih melarang, sebaiknya cari cara untuk mengurangi kekhawatiran di saat anak-anak mulai ingin pacaran. Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  • 1. Semua ada waktunya

  • Pacaran di usia dini jika tidak diarahkan dengan tepat dapat berujung pada hal-hal yang tidak diinginkan. Di dunia barat, di saat anak menginjak usia 14 tahun mereka diperbolehkan berkencan namun tetap disarankan untuk melakukan secara berkelompok. Budaya tersebut tentu tidak tepat untuk adat ketimuran. Berikan pengertian pada anak bahwa semua tahapan dalam perjalanan kehidupan ada masanya, termasuk berpacaran. Segala sesuatu yang dilakukan sebelum waktunya tidak akan menghasilkan kebaikan bahkan cenderung merusak. Tetap anjurkan mereka untuk selalu pergi dalam berkelompok ketimbang berduaan saja.

  • 2. Mengenal siapa teman-teman mereka

  • Di saat anak-anak menginjak remaja, teman-teman menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupnya serta dapat dengan mudah mempengaruhi keputusan-keputusan yang akan dibuatnya. Sebelum usia remaja, bahaslah kriteria perilaku yang baik bagi remaja. Doronglah mereka memilih teman-teman akrab yang berkepribadian baik. Luangkan waktu untuk mengenal mereka dan apa yang mereka lakukan di waktu luangnya. Anda juga dapat berkenalan dengan orang tua dari teman-teman anak Anda tersebut.

  • 3. Tidak ada yang merasa dirugikan

  • Ajari mereka untuk berbagi bukan hanya menerima. Siapkan uang secukupnya ketika anak Anda pergi bergaul. Setiap anak seharusnya membayar sendiri kebutuhan mereka selama bergaul misalnya makan dan transport, tanpa membebani temannya. Cara ini akan meningkatkan rasa percaya diri anak dan sekaligus ada rasa saling menghargai karena tak seorang pun bergantung pada orang lain. Mereka menjadi setara dalam pergaulannya.

  • 4. Hindari kontak fisik

  • Dorongan yang kuat untuk mencintai dan dicintai yang terjadi pada remaja adalah karunia dari Tuhan untuk menciptakan kehidupan baru. Namun, karunia itu hanya bisa dilakukan dalam hubungan sah suami-istri. Oleh sebab itu, berikan peraturan tegas mengenai batasan kedekatan fisik dan beritahu konsekuensinya bagi mereka.

  • Advertisement
  • 5. Berada di tempat yang terang

  • Pepatah mengatakan 'lebih baik menjaga daripada memperbaiki'. Ajar anak untuk menghindari berduaan saja di tempat yang sepi, tertutup dan gelap. Jika Anda mengijinkan mereka untuk berpacaran, setidaknya berikan arahan untuk melakukannya di tempat yang ramai dan terang untuk menciptakan perlindungan dari pengaruh buruk yang bisa terjadi.

  • 6. Jam malam

  • Buat kesepakatan jam malam dengan anak, dan ketat lah terhadap aturan tersebut. Beri sanksi merugikan agar anak enggan melanggarnya. Bebas boleh, tapi tetap ada aturan kan?

  • Bahas aturan-aturan tersebut bahkan sebelum anak berencana untuk berpacaran. Tanamkan nilai menghargai diri sendiri, agar mereka tahu cara untuk mengontrol diri dari pergaulan terutama dalam hal berpacaran. Komunikasi yang akrab terjalin antara anak dan orang tua juga menjadi kunci penting. Biarkan mereka terbuka pada Anda dan jangan menghakimi. Biarkan anak memilih yang terbaik untuknya, terutama keputusan untuk berpacaran dan berteman.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Baca ini sebelum Anda menetapkan aturan pacaran pada anak

Kemajuan teknologi membuat kebudayaan asing mulai mempengaruhi gaya bergaul anak. Khawatir? Tetapkan aturan sebelum terlambat!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr