8 tips sukses membaur tanpa canggung dengan teman dan kolega suami

Anda pertama kali bertemu dengan teman dan kolega suami di sebuah pesta. Kecanggungan jamak sekali muncul. Singkirkan kekhawatiran Anda dan ikuti 8 langkah ini saat membaur dengan teman dan kolega suami di pesta yang benar-benar asing bagi Anda.

866 views   |   3 shares
  • Pada suatu waktu, Anda datang bersama pasangan ke sebuah acara, di mana tak ada orang yang Anda kenal, selain suami Anda. Ketegangan pun mulai menyelimuti. Inilah kali pertama Anda bertemu dan berinteraksi dengan kalangan terdekat suami, di luar keluarganya.

  • Kecanggungan jamak sekali muncul, namun di sinilah tantangannya. Anda perlu tetap terlihat nyaman karena ini akan mempengaruhi rasa percaya diri suami Anda. Singkirkan kekhawatiran Anda dan ikuti 8 langkah ini saat membaur dengan teman dan kolega suami di pesta yang benar-benar asing bagi Anda.

  • 1. Canggung itu biasa

  • Masuk ke dalam lingkaran sosial yang baru, tentulah Anda perlu waktu beradaptasi. Kecanggungan adalah tanda Anda sedang mencari celah dan persamaan untuk menyamakan ritme interaksi. Tak perlu terbebani dengan rasa canggung. Jadikan rasa canggung ini sebagai pijakan untuk menjadi pendengar yang lebih baik sebelum terjun ke dalam percakapan. Pasang senyum manis Anda dan perkenalkan diri Anda dengan penuh keyakinan. Bebaskan pikiran negatif dan kecanggungan pun akan perlahan lenyap.

  • 2. Cairkan suasana dengan cerdas

  • Memulai tentu terasa lebih sulit ketimbang menjalani pembicaraan yang telah mengalir. Carilah cara ice breaking yang terasa alami dan tidak dibuat-buat. Beberapa topik yang dapat Anda coba, diantaranya:

    • Hubungan tamu dengan tuan rumah

    • Memuji penampilan tamu, misalnya pakaian, tas, aksesoris (bisa dilanjutkan dengan bagaimana ia mendapatkan penampilan tersebut)

    • Menanyakan komentar tentang atribut pesta, misalnya hidangan atau dekorasi

  • 3. Basa basi yang tidak 'basi'

  • Jika Anda memandang basa basi sebagai sesuatu yang tampak tak wajar dan dipaksakan, well, percakapan ramah tamah seperti ini justru memberikan banyak manfaat. Topik-topik umum yang berawal dari hal kecil akan membuat percakapan mengalir dengan lebih mulus. Tidak semua orang menyukai pembicaraan panjang lebar dan mendalam. Basa basi pun akan mampu menghubungkan Anda dengan berbagai individu dengan tingkat kemampuan interaksi sosial yang berbeda. Asalkan, topik basa basi Anda tidak melibatkan pergunjingan atau komentar negatif, pembicaraan kecil Anda akan mampu berjalan tanpa membuat salah satu pihak merasa tidak nyaman.

  • Advertisement
  • 4. Menunggu saat yang tepat

  • Sebagai "pendatang baru", mendominasi pembicaraan tentu terlihat aneh. Gunakan taktik "tunggu dan membaur" dalam percakapan. Biarkan lawan bicara Anda selesai menceritakan apa yang ingin ia sampaikan. Dengan demikian, Anda mendapatkan banyak informasi mengenai dirinya dan kemungkinan respons yang sesuai dengan konteks pembicaraan tersebut.

  • 5. Memperdalam pembicaraan

  • Setelah Anda berhasil mencairkan suasana di awal pembicaraan dan bertahan dalam beberapa waktu, saatnya Anda memperdalam interaksi dengan rekan-rekan baru Anda. Carilah satu topik yang mencerminkan kesamaan (termasuk hal yang terlihat sepele) dan berikan respons berupa pertanyaan atau komentar yang spesifik. Dengan terungkapnya rincian infomasi, makin banyak tersedia bahan pembicaraan untuk dilanjutkan. Namun berhati-hatilah untuk tidak mendominasi pembicaraan. Sadarilah, Anda bukan pencuri spotlight hari ini. Tunggulah momen yang pas, sehingga Anda dapat menyematkan topik lain yang berkaitan erat dengan topik hangat yang tengah berjalan. Misalnya, Anda membicarakan destinasi wisata yang sama-sama Anda minati. Lalu, Anda dapat melanjutkan dengan perlengkapan dan tips untuk menghadirkan perjalanan seru.

  • 6. Mainkan peran tanpa berlebihan

  • Pencitraan itu perlu, dalam takaran dan tampilan yang pas, tentunya. Karakter yang paling disukai dalam pertemanan adalah mereka yang terbuka, namun tetap santai. Jadilah orang yang bersahabat, ramah, dan murah senyum. Sembari Anda menilai situasi dan karakter lawan bicara Anda, presentasikan diri Anda sebagai seseorang yang menyenangkan untuk dijadikan teman bicara. Sekali waktu, tetaplah terlihat mesra dengan pasangan tanpa berlebihan bergantung padanya. Anda akan memberikan kesan sebagai pasangan penuh cinta yang tetap menghormati privasi masing-masing.

  • 7. Berikan time out sesekali

  • Dinamika percakapan di dalam pesta seringkali tak terduga. Ada beberapa waktu di mana kediaman mendadak muncul dan semua berhenti bicara. Saat Anda mendapatkan suasana seperti ini, berikan waktu sejenak untuk Anda dan mereka bernapas. Minta izin dengan sopan untuk berkeliling ke area lain di dalam pesta, misalnya dengan mengambil hidangan atau sekadar menyegarkan diri di toilet. Sekembalinya Anda ke dalam lingkaran ini, Anda dapat memulai pembicaraan dengan tempo yang lebih santai dan rileks. Perlahan, tetapi pasti, pembicaraan akan kembali dinamis.

  • Advertisement
  • 8. Menghadapi situasi tidak mengenakkan

  • Sangatlah wajar jika ada orang-orang yang tidak sefrekuensi dengan Anda. Atau, sikap dan perilaku mereka membuat Anda tidak nyaman. Meskipun demikian, bertahanlah! Tetaplah menjadi pendengar yang baik dan memberikan respons yang sesuai. Lakukan hal ini untuk menjaga kepercayaan diri suami Anda. Mengkritik keras teman atau koleganya, sama saja dengan menudingkan kepadanya bahwa ia sama buruknya dengan mereka. Sepanjang pasangan Anda tetap menjadi dirinya yang Anda sukai dan tidak melanggar norma-norma, terimalah perbedaan ini sebagai pelajaran dalam meningkatkan kemampuan sosial Anda.

  • Kesan pertama yang baik di dalam lingkaran pertemanan baru penting untuk diciptakan. Mengingat rumah tangga Anda jalani berdua, saatnya untuk berpikir lebih luas dan bergaul lebih luwes untuk kemulusan hubungan Anda pula.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

8 tips sukses membaur tanpa canggung dengan teman dan kolega suami

Anda pertama kali bertemu dengan teman dan kolega suami di sebuah pesta. Kecanggungan jamak sekali muncul. Singkirkan kekhawatiran Anda dan ikuti 8 langkah ini saat membaur dengan teman dan kolega suami di pesta yang benar-benar asing bagi Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr